Legenda Dewa Perang

Legenda Dewa Perang
24. Kesuksesan


__ADS_3

Jelas saja bagi wen wen yang hanya manusia biasa sangat terkejut bahkan terduduk lemas sebelum pingsan karena melihat sosok dewa naga emas, suatu hal yang mustahil baginya karena makhluk itu hanyalah mitos dialam dunia manusia.


Melihat wen wen pingsan membuat Liu jie segera menyalirkan energy Qy murni miliknya lewat sentuhan jari telunjuk kekening wen wen dan perlahan wen wen mulai siuman. saat dia siuman tampak yang pertama dia pandang adalah sosok naga dan lagi lagi dia kembali pingsan.


Melihat itu, Liu jie geleng geleng kepala dan bergumam "Uhmmm manusia jenius ahli strategi kaya kakak saja tak tahan melihat keadaan guru, bagaimana dengan pendekar lemah yang kukalahkan tadi. ahh lebih baik nunggu kakak siuman dulu deh daripada habis haiskan energi Qy murniku, toh paling juga pingsan lagi".


"Hahahahaaaa bukan mereka yang lemah tapi kamu yang kuat bodoh, tapi benar juga yang kamu bilang. baiklah sambil nunggu lebih baik kamu masuk alam dimensimu dan berlatih dengan kitab jurus sisik naga ini, oh iya seperti janji guru tadi, namaku adalah Shangdi" setelah memberitahukan nama dan memberikan kitab kepada liu jie, dewa naga memainkan sungutnya dilobang hidung dan lobang telinga Liu jie.


"Aduh aduh geli guru, ngomong ngomong Nama guru sangat keren dan kitab ini pasti akan kupelajari dengan serius guru?" Liu jie melihat kitab tersebut dengan mata berbinar binar.


"Dulu dialam dewa saat adu tanding dengan guru, saya sangat kerepotan mengalahkannya karna jurus ini. jika saya berhasil menguasainya maka saya akan ajukan adu tanding ulang terus jika berhasil mengalahkannya maka akan kuhukum dengan menggelitiknya sampai menangis Khihihihi" Liu jie tersenyum licik dengan mata menyipit memandangi kitab tersebut.


Shangdi yang melihat senyum licik itu langsung menyipitkan mata dan yakin pasti muridnya tersebut memiliki pemikiran yang konyol lagi.


"Baiklah guru, ayo kita masuk kedalam gua dulu dan tolong sembunyikan aura guru jangan sampai mengundang keributan" setelah mengajak gurunya dan membawa wen wen kedalam gua, dia kemudian duduk dan bersemedi kemudian masuk ke alam dimensinya untuk berlatih.

__ADS_1


Setelah berada dialam dimensinya sendiri, dia mencari Sirei sang iblis perang. "Ahhhh ketemu, wah wah wah ternyata dia juga sedang fokus semedi meningkatkan kekuatannya, ah kalau begitu sebaiknya saya tinggalkan saja dan segera berlatih kitab ini".


"Uhmmm apa apaan ini, ternyata dari sekian banyak halaman hanya ada satu jemis jurus didalamnya, selebihnya kertas kosong. dasar guru penipu tapi tak apalah lebih baik saya segera mempelajarinya dan kembali".


Tanpa membuang waktu, Liu jie mempelajari satu persatu gerakan dan penjelasan dalam kitab itu.


"Ahhh memang hanya selembar namun ada 7 tahapan didalamnya dan sudah sebulan saya menghabiskan waktu disini berlatih akan tetapi hanya mampu memahami 4 tahapan. sebaiknya saya segera menguasai ketujuh tahapan ini dalam waktu dua bulan agar bisa segera kembali". Liu jie kemudian melanjutkan latihannya karena merasa 2 bulan di alam dimensinya sudah cukup untuk wen wen sadar dari pingsannya dialam manusia.


Setelah 2 bulan berlalu kini Liu jie berhasil menguasai ketujuh tahapan tersebut, dia tampak sangat bahagia namun seakan ada luapan energi yang terkunci meminta dilepas. tak berlama lama dia kemudian kembali menengok Sirei yang masih asik bersemedi "Ahhhh mau sampai kapan dia begini awas saja kalau nanti kubutuhkan dia tak muncul akan kusegel dengan rantai matahariku" dia pun keluar dari alam dimensinya.


"Guru guru kitab tebal ini kok isinya hanya kertas kosong dan hanya ada satu lembar yang berisi petunjuk?" Liu jie menyapa Shangdi karena penasaran dengan kitab itu.


"Sudah guru tapi ada yang aneh dengan tubuhku serasa ada sesuatu yang memaksa keluar guru"


"khyaaaaaa apaaaaa kamu sudah menguasainya, bagaimana bisa secepat itu? uhmmm tapi jika difikir fikir lagi kamu memang berbeda jadi saya rasa itu hal yang wajar. Ji'er sebenarnya ketujuh tahapan itu adalah inti dari jurus sisik naga, adapun kertas kosong yang tebal itu hanyalah pajangan jadi kalau mau tidur tiduran kitab itu bisa dijadikan bantal hahahaaaa" Shangdi tertawa terbahak bahak setelah menjelaskannya dihadapan liu jie.

__ADS_1


"Oh begit, Khyaaaa gu guruuuu tampaknya kelakuan guru sangat konyol ahahahaaaa" Liu jie pun ikut tertawa sebelum dia tersungkur ketanah.


"Ahhhh ini pasti karena hasil penguasaan jurus itu, baiklah jie'er sekarang kamu harus duduk dan fokus biar guru yang ambil alih dari sini" ucap Shangdi yang kemudian memunculkan sebuah tanda berbentuk segel dari jarinya kemudian dia menyentuh pusar Liu jie "Jurus pemusnah segel" . tiba tiba jari shangdi mengeluarkan semacam cahaya keemasan yang perlahan memasuki tubuh liu jie.


setelah semua cahaya tersedot masuk kedalam seluruh pori pori Liu jie, tiba tiba tubuhnya bercahaya keemasan dan setelah cahaya itu memudar tampak tubuh Liu jie kembali seperti semula namun kali ini dia merasakan ada semacam kekuatan besar yang melindunginya.


"Jie'er sekarang pasang kuda kuda bertahan dan lihatlah hasil dari pelatihanmu" Shangdi memberi arahan kepada Liu jie namun kali ini dengan posisi siap menyerang.


"Baik guru" Liu jie kemudian melompat mundur dan memasang sebuah kuda kuda bertahan.


Melihat Liu jie yang sudah siap, shangdi kemudian melayangkan sebuah jurus serangan cakaran yang kuat kearah leher liu jie "Jurus cakar dewa penghancur perisai ".


Dhuarrrrrrrr


Liu jie sungguh kaget mengetahui jurus yang dilayangkan shandi ternyata tak mampu melukainya, terlebih lagi sisik berwarna emas muncul sebagai bentuk perisai tepat dititik leher dimana serangan shangdi akan bersarang. Liu jie hanya termundur sekitar tiga meter akibat dahsyatnya serangan shangdi namun tak memiliki luka sedikitpun.

__ADS_1


"kau berhasil jie'er, sepertinya kamu ditakdirkan untuk hal yang besar" Shangdi dengan bangganya memuji liu jie sambil lagi lagi memainkan sungutnya di telinga liu jie.


Suasana sangat riuh akibat guru dan murid yang sangat bersemangat tersebut. Tidak berselang lama wen wen pun tersadar dari pingsannya.


__ADS_2