
"Terima kasih Jie'er, kamu memang pendekar yang unik. Sikapmu mengingatkanku pada seniorku di benua awan" ucap wasit ke pada liu jie sambil melambaikan tangan menyuruh liu jie segera turun dan bersiap siap.
Wasit pertandingan mulai memberi arahan dengan suara yang dapat didengar suluruh orang yang hadir "Sesuai aturan pertandingan maka dironde ke dua ini tiap peserta dapat memilih satu orang lawan dan menantang peserta tersebut, jika peserta yang mendapatkan tantangan menolak maka dia akan dianggap gugur. mengingat jumlah dari peserta ada tujuh orang maka akan ada peserta yang bertarung tiga orang sekaligus. Berarti pada ronde ke dua ini hanya akan ada 3 pertarungan diatas arena, oleh karena itu pertarungan pertama dan kedua hanya akan berlaku aturan peserta duel satu lawan satu sedangkan pertarungan ketiga peserta akan bertarung tiga orang sekaligus dan yang berhasil bertahan akan dinyatakan lolos ke ronde berikutnya, saya akan memberi waktu 15 menit bagi para peserta sebelum memberikan tantangan".
"Wah sepertinya pertarungan ketiga pasti seru karna peserta akan menguras energi lebih banyak"
"Ah menurut saya pertarungan ketiga itu lebih mudah, sapa yang cerdas memanfaatkan situasi tentunya akan mudah memenangkannya"
Suara bisik bisik diantara penonton mulai ramai membahas pertarungan ketiga nanti. begitu juga dibangku peserta, mereka bertujuh mencoba menganalisa lawan dari pertandingan sebelumnya karna salah memilih lawan sama artinya mengakui kekalahan.
Wen wen kemudian mencoba membuat daftar lawan berdasarkan ingatan analisa pertarungan sebelumnya.
"Sepertinya mereka semua murid berbakat, 15 menit sudah lebih dari cukup membuat analisa :
Chu kay murid berbakat dari sekte Tapak Budha dan ahli dalam pertarungan tangan kosong.
Yao meng murid berbakat dari sekte hutan bambu dan ahli dalam jurus gabungan ilusi dan senjata sejenis pisau terbang.
Fuxing murid berbakat dari sekte pedang tunggal dan ahli dalam penggunaan senjata pedang, jurus jurusnya dapat menyerang dari dekat maupun jauh.
Taykun murid berbakat dari kuil nestapa dan ahli menggunakan tongkat, tubuhnya sekeras baja dan dia sangat tenang bagai air yang mengalir.
Rui murid wanita berbakat sekte pedang surga dan keahlian bermain pedangnya sangat bagus dan hebat.
sisanya hanya saya dan jie'er".
"Kakak mau melawan siapa?" Liu jie yang menyadari wen wen telah selesai menganalisa kemudian mencoba mencari tau siapa lawan yang dipilih wen wen.
"hum kakak akan bertarung sesama wanita saja, kakak kurang yakin bisa menang dari Rui tapi kakak punya strategi menghadapi permainan pedangnya" wen wen menjawab Liu jie dengan jawaban yang kurang meyakinkan.
"Kakak gigiku sakit" Liu jie menatap kakaknya sambil memegangi pipi kanannya.
__ADS_1
"itulah kalo makan permen kayak kesurupan, sakit gigi kan jadinya. sudah mulai hari ini kurangi permen ganti dengan susu saja" wen wen melotot dan memarahi jie'er.
"tapi kak" Liu jie merasa berat tapi juga takut melihat wen wen melotot seperti biji matanya mau keluar.
"tak ada tapi tapi, kamu mau setiap hari sakit gigi. sini semua permen mu?" urat urat wen muncul karena marah.
Liu jie yang takut terpaksa hanya bisa melihat permen permennya disita dengan mata yang berkaca kaca.
"Jiahahahahaaaaaaa kapokkkkk" tiba tiba Dewa naga tertawa terbahak bahak dibalik jubah Liu jie.
karena merasa jengkel permennya disita tapi tak berani membantah, ditambah ejekan dari gurunya dan rasa sakit yang ngilu digigi, Liu jie tiba tiba berteleport ke atas arena dan berteriak sambil memegang pipi kanannya "Siapa diantara kalian yang merasa Laki laki cepatttttttttttt naik kesini dan hadapi saya, tak usah lama saya akan melawan dua orang sekaligus".
"Khyaaaaaaaaaaa apa apaan dia, apa dia jadi gila karena permennya disita" Wen wen marah marah sambil menunjuk Liu jie dari ruang peserta.
"Uahahahaaaaa Jie'er sakit ya, mau guru belikan permen rasa coklat?" Dewa naga emas menggoda Liu jie dengan nada mengejek.
"Guru, sekarang otakku tak normal jangan terus mengejekku" Liu jie mendengus kesal melihat gurunya makin bahagia diatas penderitaannya.
"Hahahaaaa baiklah baiklah, kalau kamu menang guru akan mengajarimu Jurus sisik naga, dan akan memberitahu nama asliku bagaimana apa sekarang kamu senang" dewa naga membujuk muridnya karena dia tau ke dua hal itu sudah lama dinanti nantikan Liu jie.
"Ahhh guruuuuuuuu khihihihihi" Liu jie menyipitkan mata dan sejenak melupakan sakit gigi yang dideritanya.
"Ayolah guru semangat sedikit, muridmu yang auper hebat ini sangat sayanggggg sama guru, semangat ya jangan kaya cacing sakit ahahaha" kini gantian Liu jie yang menggoda gurunya.
"ahahahaaaaaa dasar murid tengik, ya sudah cepat menangkan pertandingan ini batas waktumu hanya 10 menit, jika lewat maka perjanjian batal" dewa naga menjilat ****** liu jie sebagai balasan karna mengejeknya dan alhasil liu jie menggeliat diarena sambil tertawa geli.
"Hahahahaaaa pemuda yang menarik" ucap kaisar Qyu wei yang melihat tingkah aneh Liu jie.
"Hoiiiiii cepat sini bertarung denganku, aihhh guru sudah sudah saya mau bertarung" Liu jie yang sambil tertawa meminta gurunya berhenti menjilati putingnya agar dapat fokus.
Seuthhhhh. . .
tiba tiba terdengar suara angin yang terbelah dan benar saja akhirnya Fuxing yang naik diarena dengan salto berkecepatan tinggi membuat angin serasa terbelah.
kemudian disusul oleh Yao ming yang santai menapaki tangga arena dan dengan sombongnya dia memain mainkan pisau kecil berwarna perak mengkilat di jari jemarinya.
__ADS_1
"Baiklah semua peserta bertarunglah dengan adil dan aturannya masih sama seperti kemarin dilarang membunuh peserta yang lain, karena kalian sangat bersemangat jadi saya mengumumkan pertandingan dimulai Gonggggggg" wasit langsung melompat keluar arena setelah membuka pertandingan pertama.
Yao ming dan Fuxin langsung menyebarkan aura pembunuh untuk menekan Liu jie namun sayangnya aura mereka yang masih berada ditahap pendekar bumi ke 5 tidak ada apa apanya dihadapan Liu jie.
melihat liu jie yang tetap tenang, kini Yao ming mengeluarkan jurus ilusinya untuk menjebak Liu jie, "Jurus Alam Kehampaan" jurus ini menciptakan kondisi target akan berhalusinasi seakan berada didunia tanpa oksigen sehingga untuk bertahan akan sangat sulit.
Yao ming yang merasa jurusnya berhasil, karena melihat Liu jie terjebak dan memegang lehernya seakan keaulitan bernafas, dia tak membuang buang waktu dan melancarkan jurjs berikutnya seakan ingin segera melumpuhkan Liu jie dengan memotong urat pembuluh darah besar di kedua lengan dan kedua pahanya.
"Jurus Pisau terbang haus darah"
seketika pisau yang tadi dijari jemari Yao ming yang tak lain adalah pusaka bumi seakan hidup dan membelah diri menjadi empat kemudian terbang dengan kecepatan tinggi langsung ke arah 4 urat besar pembuluh darah Liu jie.
Arrrrggggghhhhhhhh
suara yang meraung kesakitan yang keras terdengar ke seluruh area pertandingan, namun ternyata suara itu bukan berasal dari Liu jie namun setelah asap tebal menghilang terlihat Liu jie sedang memegang leher Yao ming dengan tangan kiri sambil terus memukulinya dengan tangan kanan.
Sambil terus memukuli Yao ming, Liu jie menyampaikan sesuatu agar Yao ming menyadari ilusinya hanya jurus rendahan "Apa kamu berfikir cuma kamu yang bisa menggunakan jurus ilusi, sayangnya sewaktu kamu menapaki tangga tadi saya sudah melancarkan serangan dengan jurus ilusi dewa pemimpi kepadamu sehingga kamu takkan mampu membedakan mana kenyataan dan mana ilusi dan saat kamu sudah merasa menang dengan jurus jurusmu barulah saya memukul lantai dengan keras yang menimbulkan asap debu agar kamu tersadar dari ilusiku, Cih apanya yang pendekar berbakat".
Mereka yang sedari awal menonton pertandingan sangat heran, mengapa Yao ming hanya diam ditempat seakan dirinya berdiri tanpa jiwa dengan tatapan kosong dan hanya mematung saat Liu jie mendatanginya bahkan tiba tiba Yao ming Menjerit dalam kepulan asap debu.
Namun setelah mendengar perkataan Liu jie yang masih asik memukuli Yao ming barulah semua orang yang menonton faham ternyata Liu jie jauh lebih mengerikan dibalik kelakuannya yang konyol di ronde pertama.
Tiba tiba sosok pria sepuh sekitar umur 75 tahun melompat diatas arena dan menahan tinju Liu jie dengan tinjunya, kedua tinju itu beradu dan menghasilkan ledakan dahsyat dan membuat mereka berdua termundur namun yang membuat pria sepuh itu kaget, bukan karena tinju Liu jie mampu membuat tangannya bergetar tetapi cengkeraman tangan kirinya seakan tak dapat terlepas dari leher Yao ming bagaikan Naga yang mencengkram mangsanya.
Merasakan langsung kehebatan Liu jie membuat Pria sepuh itu sadar bahwa cucunya Yaoming bukanlah tandingannya bahkan meski dia sendiri turun tangan maka hasilnya tak dapat dipastikan.
"Anak muda maafkanlah orang tua renta ini yang telah mengganggu pertarunganmu, dia adalah murid sekaligus cucuku, dia tak bisa mengenali lawannya dengan baik. tolong ampuni cucuku dan jangan hancurkan dia lebih dari ini, kasihanilah kakek tua ini". pria sepuh itu menyadari tak ada jalan selain memohonkan ampunan untuk nyawa cucunya, mengingat jika bertarung dengan liu jie maka belum tentu dia akan menang, sedangkan jika dia menang tentunya kaisar Qyu wei akan menghukumnya mengingat kaisar adalah orang yang tidak menyukai kecurangan.
Melihat pria sepuh itu bersyujud memohon ampunan cucunya, Liu jie berfikir tentu dia tak akan melakukan hal itu jika memang tak menyayangi cucunya. kini dia tiba tiba kembali mengingat kakeknya sendiri dan merasa iba karena dia merasa kakeknya pun akan melakukan hal yang sama.
Liu jie kemudian melepaskan cengkeramannya, dia berjalan menuju pria sepuh itu sambil melangkahi tubuh Yao ming yang tak sadarkan diri dengan bersimbah darah diwajahnya serta beberapa tulang rusuk yang patah.
"Bangunlah kek, saya juga memiliki seorang kakek yang sangat menyayangiku, saya yakin dia sedang mengawasiku dari atas jadi berdirilah dan maafkan saya yang melukai hati kakek, sebenarnya saya sedang sakit gigi karena permen jadi saya hanya bisa melampiaskannya diatas arena" sambil memegang kedua pundak pria sepuh tersebut, Liu jie mengangkatnya berdiri dan membungkuk minta maaf.
***Note: karena kurangnya vote hingga 20 episode maka saya juga akan menurunkan perform, yang tadinya 2 episode perhari mungkin jadi 1 episode saja dan bonus eps mingguan dicabut dulu hihihi.
__ADS_1
Kecuali hati lagi senang ya mungkin akan balik 2 episode per hari.
Sorry ya 😁😉***