
Mendengar perintah Shangdi maka Sirei segera menjelaskan jurus yang sedang digunakan pendekar tersebut "Sebenarnya jurus itu salah satu jurus yang dapat digunakan manusia jika dia telah menjual jiwanya kepada iblis kegelapan, namun sebagai gantinya Jika manusia tersebut terus menerus menggunakan jurus tersebut maka dia akan berubah menjadi iblis kemudian akan menjadi budak dari iblis kegelapan".
"Ohhh begitu, memangnya kamu kenal dengan Iblis kegelapan?" Liu jie mengorek informasi sambil mengorek hidungnya mencari upil.
"Hahahaaaaaa Iblis kegelapan ya, sebenarnya jauh sejak era kekacauan kekuasaan para dewa dan iblis, saya dan iblis kegelapan adalah partner. yaaaaa bisa dikatakan kami adalah 10 besar jajaran iblis yang paling ditakuti" Sirei dengan bangganya saat menceritakan hal tersebut sambil mengenang kembali masa masa jayanya.
Namun senyumnya tak berselang lama setelah mengetahui bahwa Liu jie tak memasang ekspresi apapun.
Sirei kemudian melanjutkan ucapannya "Maaf tuan jika ada ucapanku yang mengganggu".
"Ahhhh tidak tidak jangan bilang begitu, tadi sy cuma merindukan sesuatu" Liu jie mencoba menenangkan Sirei yang tampak merasa bersalah.
"Kalau boleh tau tuan merindukan apa?" Xie xue pun ikut ikutan angkat bicara karena merasa baru kali ini dia melihat Liu jie rindu akan sesuatu.
Mendengar pertanyaan Xie xue, Liu jie tersenyum dan mengelus rambut Xie xue "Sebenarnya dalam situasi seperti ini saya merindukan permen rasa kacang Xue hahahaaaaa".
Ucapan Liu jie sontak membuat semua anggota kelompok kaget dan tertawa, sedangkan Xie xue saking kagetnya dia terpeleset jatuh dari pohon dan membuat suara gaduh.
__ADS_1
Jelas saja suara gaduh tersebut menarik perhatian kedua kelompok yang sedang bertarung. kedua kubu masing masing menarik diri mundur dan menjaga jarak.
"Siapa kalian, apa kalian ada dipihak mereka?"
"Hei apa kalian datang untuk membantu mereka?"
"Waspada mereka bisa saja dipihak mereka dan menunggu saat yang tepat untuk menyerang"
Kedua kubu saling menaruh curiga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap Liu jie dan Xie xue sedangkan bagi anggota kelompom bintang surgawi lainnya masih tetap diam ditempat masing masing.
Mendengar ucapan kedua kubu ya g sibuk melontarkan tuduhan tuduhan membuat Liu jie menggaruk kepalanya dan menonjok kepala Xie xue hingga benjol " Djbukkkk Ehehehe maaf maaf mengganggu, kalian salah faham, saya dan kawanku ini sebenarnya hanya ingin lewat tapi apa boleh buat kami terpaksa harus sembunyi karena tak ingin mengganggu kesenangan kalian".
"Jangan berbohong, cepat sebutkan apa tujuanmu sebenanrnya?" Salah satu pendekar melontarkan kata kata dengan tajam ditambah dengan aura yang menekan.
Sayangnya aura pendekar tersebut tidak berpengaruh sama sekali sehingga membuat mereka semakin waspada.
"Kan sudah saya bilang, masa iya saya harus bohong. nih saya kasih tau ya, berbohong itu tidak bikin kenyang tau haha" Liu jie menjawab pertanyaan tadi diselingi dengan gurauan dan tawa sehingga memberi kesan bahwa Liu jie tak takut dengan mereka.
__ADS_1
"Bocah ini hahaa, baiklah pendekar bertopeng jika kamu ingin lewat dengan selamat maka tinggalkan singa api itu biar kami bisa mengambil inti silumannya haha" Pendekar yang membawa senjata pusaka kampak bermata ganda tertawa dan mencoba mengintimidasi Liu jie.
Mendengar ucapan pendekar tersebut membuat Liu jie tertawa terbahak bahak "Hahahahahaha Hei botak, sepertinya otakmu ada dipantat ya? bahkan hanya dengan kentutku kamu akan minta ampun ehhh malah mau unjuk gigi".
Liu jie kemudian menyipitkan mata seakan memikirkan sesuatu "Baiklahhh sudah saatnya saya menunjukkan jurus yang akan menggemparkan ya paling tidak menggemparkan dunia orang orang Botol".
"Botol itu apa tuan?" Xie xue melirik Liu jie dengan penasaran, setaunya tuannya tersebut pasti merencanakan kekonyolan jika sudah memasang senyum kecil dengan mata menyipit.
"Botol itu Bodoh dan ***** uahahahaaa" Liu jie lagi lagi tak berhenti tertawa seakan ketegangan pertarungan tak berarti apa apa padanya.
melihat tingkah Liu jie membuat pendekar kapak semakin geram "Jangan sombong kamu, saya akan membunuhmu kurang dari dua jurus dan akan kumakan jantungmu. Saya akan membuatmu melihatku memakai wajahmu sebagai topeng. Terima in-"
Belum selesai pendekar kapak itu bicara Liu jie berteleport dan muncul dalam posisi mengambang dan membungkuk dihadapan pendekar tersebut. Liu jie mengucapkan sesuatu yang membuat semua orang terbelalak
"Jurus Racun muntah muntah Tutttttttt" Liu jie kentut tepat dimuka pendekar tersebut, tak butuh waktu lama, pendekar tersebut pingsan seketika.
Semua orang yang ada disitu seakan ingin muntah darah, bingung, kaget, perasaan mereka campur aduk antara mau tertawa tapi kagum dengan kehebatan Liu jie.
__ADS_1
"khihihi ternyata masakan kak wen wen jika ditahan dalam perut selama semalaman bisa menjadi racun juga hahaa" Liu jie membungkuk tertawa dengan satu tangan memegang perut dan satu tangannya lagi menunjuk wajah pendekar kapak yang terkapar pingsan tersebut.