Love Petal Falls

Love Petal Falls
Chap 22 : Rasa Bersalah


__ADS_3

Di atas atap gedung Emerald Tower, Ryuzen sedang menikmati menghisap seputung rokok yang ada di mulutnya, dirinya kini sedang menunggu Kenzo yang tadi telah ia perintahkan untuk datang menemuinya di tempat tersebut.


"Tuan Muda Han! " panggil Kenzo yang baru saja datang.


Ryuzen membalikan tubuhnya ke arah datangnya kenzo.


"Ada apa kau menyuruhku kemari, tidak biasanya," ucap Kenzo yang jarang sekali diajak bicara di tempat ini.


"Kenzo, apa kau ingat apa yang aku ceritakan tentang seorang gadis yang menyelamatkan hidupku lima tahun lalu?"


"Ya, aku ingat!" jawab Kenzo


"Bisakah kau bantu aku mencari tahu siapa gadis itu?" tanya Ryuzen yang kemudian mematikan rokoknya yang telah habis.


"Tapi tuan kenapa tiba-tiba sekali, bukankah kejadian itu sudah lima tahun berlalu, dan lagi kau sudah memberikan uang padanya, kau juga sudah sengaja meninggalkan kartu nama, tapi gadis itu malah tidak pernah sekalipun menghubungimu," jelas Kenzo.


"Kau tahu, ada kalanya rasa bersalah itu sering sekali datang menghantui hidup dan itu sangat tidak nyaman, hal itulah yang sering aku rasakan lima tahun terakhir ini."


"Gadis tak berdosa itu menyelamatkan hidupku, tapi dengan cara diriku yang malah menghancurkan dirinya saat itu," Ryuzen mengatakan hal itu dengan nada datar dan tatapan nanar.

__ADS_1


"Lalu, bagaimana caranya kau mencari gadis itu sekarang?" tanya Kenzo ingin tahu.


"Entahlah, tapi yang jelas aku berharap gadis itu baik-baik saja," tutur Ryuzen.


"Ryuzen, kau pernah menjadi dewa penyelamat hidupku. Kau tenang saja aku pasti akan selalu membantumu!" ucap Kenzo yang berjanji dengan sungguh-sungguh.


"Thanks Kenzo, kau memang orang yang paling bisa ku percaya saat ini," ucap Ryuzen dengan ekspresi datar, sambil memandang luasnya langit yang membentang begitu luas dari atap Gedung Emerald Tower.


~~


Hari ini Sara yang sudah berjanji akan makan siang bersama Rony di restoran orleon. Dan kini dirinya sedang bersiap dengan merapikan dandanannya di dalam toilet yang ada di toko C-lovely. Namun tiba-tiba, dari luar Thomas mengetuk-ngetuk pintunya dan memanggil namanya berulang-ulang.


Sara pun membuka pintu dari dalam.


"Iya Tom, ada apa? Kenapa kau ribut sekali?!" tanya Sara pada Thomas yang terlihat tidak santai.


"Itu, itu di luar ada seorang pria tampan berkacamata hitam yang mencarimu, sepertinya orang kaya," ucap Thomas dengan gaya rempongnya.


"Siapa? Rony?" tanya Sara menebak-nebak.

__ADS_1


"Rony memang tampan sih, tapi bukan dia! Pria yang mencarimu sepertinya lebih tampan dan lebih tinggi dari Rony, sudah sana cepat sana kau temui dia!" perintah Thomas mendesak Sara.


"Iya, iya...." ucap Sara yang langsung bergegas karena di desak oleh Thomas.


Sara pun menemui pria yang dimaksud oleh Thomas, dan pria itu kini sedang berdiri membelakangi toko.


"Tuan, apa anda mencariku...?" tanya Sara yang baru saja tiba.


Pria itu pun membalikan badan dan kemudian melepas kacamata hitam yang ia kenakan, dan menyimpannya di saku jas miliknya.


"Astaga...! Dia kan pria yang waktu itu aku tabrak di depan kedai kopi tempo hari," gumam Sara sambil menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan miliknya.


"Kau masih ingat denganku Nona?" kata Ryuzen yang kini sudah berbalik badan dan berdiri menghadap kearah dimana Sara berdiri.


"Tu.... Tuan, apa kau kemari mau minta ganti rugi soal pakaianmu yang terkena tumpahan kopi kemarin?" tanya Sara *to the point.


⚘⚘*


Kalau suka jangan Lupa tekan like, lalu comment dan favorite ya...! Vote jangan lupa THANK YOU~🌷

__ADS_1


__ADS_2