Mahram Untuk Fatima

Mahram Untuk Fatima
Doa fatima


__ADS_3

''


''


Malam hari Leon duduk termenung di ruang tengah rumah Arjuna sepupu nya,, semenjak sebelum Maghrib hingga kini sepasang suami istri itu belum keluar dari kamar nya,


''Arka sini, mama sama papa mu ngapain di kamar lama sekali, tanya Leon penasaran,


''Mama sama papa habis selesai sehat Maghrib om, sekarang papa sedang mengaji, terang arka memang itu kegiatan kedua orang tuanya di Jam sore menjelang malam,


''Oh apa masih lama, tanya Leon lagi,


''Itu papa, tunjuk arka kearah tangga tampak Juna baru turun dari atas,


''Ada apa, ucap Juna berjalan menghampiri Leon dan arka di ruang tengah,


''kamu lama sekali sih, seru Leon sedari tadi menunggu sampai bosan,


''Selesai shalat Maghrib aku mengaji, nanti juga kamu pasti tau, tidak usah protes, seru Juna menjelaskan


''Ck kamu, jam berapa kita ke rumah Fatima, ini sudah bada isya belum,


''Belum om, ini baru selesai Maghrib bada Maghrib seru arka menimpali,


''Terus bada isya kapan tanya Leon tidak sabar,


''Sebentar lagi, ucap Juna menjelaskan


''Ck lama,


''Kamu tidak sabaran sekali sih,


''Pergi aja sekarang mas sekalian shalat isya berjamaah di masjid, seru Rima menimpali sangat mengerti Leon sudah tidak sabar, mungkin Leon juga sedang gugup, pikir Rima,


''Ya sudah kita makan malam setelah aku dan Leon pulang dari masjid, Rima mengangguk dan tersenyum ke arah suami nya,


''ibu itu saudara bapak, katanya den arka mau masuk Islam ya, tanya bik Niah yang juga penasaran,


''Iya bik, sekarang mas Juna sedang mengantar ke masjid Abi nya Fatima untuk Leon mengucap kan dia kalimah syahadat, ucap Rima menjelas kan,


''Syukurlah ya Allah bertambah lagi saudara kita seiman semuslim,


''Iya bik doakan ya, semoga Leon Istiqomah, tidak hanya ber syahadat, tapi juga bisa menjalani ajaran dan nilai nilai tentang agama kita,


''Aamiin,

__ADS_1


Sedang Leon masih di depan rumah menunggu Juna mengeluarkan motor nya,


''Kita naik motor, tanya Leon heran melihat Juna mengeluarkan motor, bukan nya naik mobil Leon,


''Sini situ dekat tidak usah naik mobil, kamu tidak lihat Fatima setiap hari jalan kaki,


''Hem, jawab Leon dengan deheman,


''Ayok naik, Juna sudah duduk di atas motor matic nya, Leon ikut naik di belakang Juna, keduanya berangkat menuju masjid yang ada di ujung desa, lima menit kemudian keduanya sudah sampai,


''Turun lah, seru Juna seraya mematikan mesin motor nya,


''Kamu tunggulah di situ, tunjuk Juna di teras masjid, aku mau ambil air wudhu dulu,


Leon duduk di teras masjid menunggu Juna yang katanya entah mau apa, tanpa Leon sadari pak haji Sobri Abi nya Fatima memperhatikan nya, karna merasa tidak pernah bertemu Leon sebelum nya,


''Assalamualaikum, pak haji sobri menghampiri Leon yang sedang duduk menunggu Juna,


Selamat malam pak, ucap Leon tidak tau harus menjawab salam pak haji Sobri dengan apa,


''Seperti nya anda bukan orang sini, tanya pak haji Sobri


''Iya pak saya bukan orang sini, jawab Leo jujur apa ada nya,


''Mau kemana, cari siapa, tanya pak haji lagi,


''Mau apa cari Fatima, tanya pak haji Sobri lagi,


''Maaf pak, Fatima yang menyuruh saya datang kesini untuk bertemu dengan Abi nya,


Pak haji Sobri sedikit heran dan bertanya dalam hati dari mana Fatima mengenal pemuda ini,


''Memang nya ada urusan apa, saya Abi nya Fatima, ucap pak haji Sobri lagi,


''Oh maaf pak saya tidak tau, ucap Leon tak enak hati, pak haji Sobri menelisik dengan cermat leon siapa pemuda ini,


Tak lama kemudian suara azan berkumandang, membuat obrolan Leon dan pak haji terhenti sesat sampai azan selesai,


''Anak muda, kita lanjutkan nanti ngobrol nya ya, setelah shalat isya, kamu belum ambil air wudhu kan pergilah ber wudhu dulu setelah ini kita jamaah shalat isya bersama, ucap pak haji Sobri seraya bangun dari duduk nya,


''Maaf pak saya tidak tau caranya shalat, lirih Leon berkata jujur,


''Astaghfirullah, ucap pak haji Sobri mengelus dadanya seraya beristighfar,


''Dari mana Fatima mengenal pemuda ini, batin pak haji Sobri bertanya lagi,

__ADS_1


''Assalamualaikum, seru Juna menghampiri Leon dan pak haji sobri


''Walaiku salam Nak Juna,,,!


''Maaf pak haji, perkenalkan ini Leon sepupu saya, niat nya datang kemari ingin belajar agama dan kami meminta tolong pada pak haji untuk membimbing sepupu saya ini ber syahadat dia ingin memeluk agama kita pak haji, terang Juna menjelaskan niat kedatangan nya bersama Leon,


Mendengar ucapan Juna pak haji Sobri baru faham dan mengerti,


''Oh begitu iya iya,, sebaik nya kita berjamaah dulu, setelah itu kita bicarakan ini nanti, ucap pak haji Sobri seraya menepuk bahu Leon,


Dari kejauhan tampak Fatima memperhatikan Abi nya dan Leon, lagi hati Fatima merasa senang, Leon benar benar ingin memeluk agama yang sama dengan Fatima, niat nya tulus dia tidak main main dengan ucapan nya, Fatima tersenyum di balik cadar nya, Fatima lalu memasuki masjid dari arah samping tanpa di sadari Leon yang masih duduk di teras depan masjid,


Shalat isya pun dimulai masjid yang di penuhi dengan jamaah kebanyakan warga sekitar, hanya Leon sendiri duduk menunggu orang orang selesai melaksanakan ibadah shalat isya nya, setelah shalat isya selesai Leon masih menunggu orang orang yang melafalkan doa doa tulus dan berzikir, tak terkecuali Fatima entah semenjak bertemu Leon dan Leon mengutarakan niat nya yang ingin memeluk agama yang sama dengan nya, di setiap doa fatima terselip nama Leon di setiap butir tasbih nya juga terselip nama Leon, semoga malam ini Fatima ikut menyaksikan Leon mengucap dia kalimah syahadat di rumah Allah dengan sang Abi sebagai pembimbing nya,


''Nak Juna panggil kemari sepupu mu, titah pak haji sobri, Juna memanggil Leon yang masih duduk menunggu di teras masjid, Leon mengikuti langkah kaki Juna, menghampiri pak haji Sobri yang berada di belakang mimbar tak bergeming dari tempat nya mengimami tadi,


''Nak siapa nama mu tadi,,,


''Leon pak haji, jawab Leon cepat,


''Nak Leon apakah sudah tau tentang rukun rukun nya Islam,


''Tidak tau pak haji seraya menggeleng pelan


''Orang yang sudah menjadi mualaf tentunya memiliki kewajiban untuk melaksanakan setiap hal yang ada pada rukun Islam, yaitu


membaca dua kalimat syahadat, melaksanakan shalat lima waktu, melaksanakan puasa di bulan puasa dan membayar zakat, berangkat haji jika nak Leon mampu, semua yang saya sebutkan tadi hukum nya wajib untuk di laksanakan sebagai umat Islam,


''Iya pak haji saya sanggup dan mohon bimbingan nya, ucap Leon pasti tidak ada raut gugup seperti tadi,


''Setelah nya pak haji Sobri membimbing Leon mengucap kan dua kalimat syahadat sebagai kunci utama seorang mualaf, Leon mengucap kan nya dengan tenang dan benar,


''Alhamdulilah,


kelegaan dapat Fatima rasakan di balik tirai penyekat antara jamaah pria dan wanita, yang sedari tadi ikut mendengar dan menyaksikan Leon memeluk agama yang sama dengan nya, Fatima berdiri meninggal kan masjid dan kembali kerumah nya


Begitu juga Juna, lega dan bangga, sebagai umat Islam dan saudara


''Nak Leon setelah ini, ber khitan lah,,


khitan merupakan kewajiban karna termasuk fitrah yang harus di jaga, dalam tradisi Islam, khitan hukum nya wajib untuk laki laki,


Nak Juna tolong di bantu saudaranya, nak Juna lebih faham akan hal ini dan setelah sampai rumah suruh nak Leon untuk segera mandi besar, bimbinglah ucap Pak haji Sobri menjelaskan panjang lebar,


''Baik pah haji, dan terimakasih untuk waktunya, ucap Juna, Kini Leon sudah sah menjadi mualaf seagama dan seiman dengan Fatima gadis bercadar yang sudah menggetar kan hati Leon sejak pertama kali bertemu,

__ADS_1


Gengss part yang mengharu biru, jangan lupa tinggal kan jejak, like komen nya di tunggu VOTE nya di nanti, selamat membaca


''Bersambung


__ADS_2