Mahram Untuk Fatima

Mahram Untuk Fatima
Hidayah,


__ADS_3

Seperti biasa setiap bada ashar Fatima mendatangi rumah Rima, untuk mengajar putra Rima mengaji dan juga Rima,


''Fatima ada yang ingin aku bicarakan dengan mu sedikit, Rima tampak ragu,


''Ada hal apa mbak, tanya Fatima tersenyum di balik cadar nya,


'' sebelum nya saya minta maaf, Fatima seperti ini kamu tau kan sepupu suamiku, pria yang sering kemari, bahkan tempo hari membukakan pintu untuk mu, nama nya leo, ucap Rima hati hati, Fatima mendengarkan penuturan Rima dalam diam,


''leon ingin meminta no wasup mu, lirih Rima takut Fatima marah,


''Untuk apa mbak, tanya Fatimah penasaran


''Kamu tidak marah kan,


''Asal dengan alasan yang jelas, kenapa aku harus marah, mendengar ucapan Fatima Rima tersenyum senang,


''Sepertinya dia tertarik dengan mu, Leon ingin mengenal mu lebih dekat lagi, tapi jika kamu tidak bersedia memberikan no wasup mu tidak apa apa, jelas Rima, takut Fatima marah,


''fatimah tidak tau mbak, karna Fatima tidak pernah berkirim pesan dengan lawan jenis kecuali Abi, jawab Fatima pelan,


''Ya sudah tidak apa apa nanti biar aku sampaikan pada nya, ucap Rima merasa tidak enak pada Fatima, setelah berbincang sedikit dengan Rima Fatima pamit pulang,


''Fatima kamu tidak marah kan, aku minta maaf, Rima benar benar merasa tidak enak hati,


''Tidak apa apa mbak, tidak usah minta maaf, wajar jika seorang pria tertarik dengan lawan jenis nya, ucap Fatima seraya tersenyum di balik cadar nya,


''Aku pulang dulu ya mbak, tidak usah minta maaf lagi, seru Fatima menepuk pelan lengan Rima,


Fatima berjalan menyusuri jalan setapak di Padang rumput Fatima sangat menyukai nya, pemandangan yang memanjakan mata, rumput yang bergoyang bunga liar yang tumbuh bermekaran menambah suasana indah Padang rumput itu, tak jauh dari Padang rumput terdapat ladang Bunga milik nya, Fatima memperhatikan bunga bunga bermekaran indah,


''Hai,, sapa seseorang tiba tiba, Fatima menoleh ke sumber suara, Fatima cukup kaget dengan kehadiran Leon, buru buru fatima menunduk kan pandangan nya,


''Maaf aku mengaget mu, ucap Leon canggung,


''Boleh aku mengenal mu, tanya leon lagi, Fatima hanya diam tidak tau harus menjawab apa,


''Tidak masalah kan jika hanya mengenal, lanjut Leon,,

__ADS_1


''Apa tujuan anda ingin mengenal saya, tanya Fatimah tiba tiba,


''Apa salah jika saya ingin mengenal mu lebih jauh lagi, tanya Leon tanpa menjawab pertanyaan Fatima,


''aku juga ingin tau lebih dalam tentang agamamu bisakah kamu mengajariku, lanjut Leon lagi,


''Fatima terdiam mencerna ucapan pria di samping nya,


''Ada banyak orang selain aku, yang bisa mengajari mu tentang agamaku, ucap Fatima,


Aku tidak tau harus bertanya pada siapa, aku juga merasa malu sebesar ini masih ingin belajar tentang agama, tutur Leon pelan


''Memang nya keluarga mu tidak pernah mengajarimu, tanya Fatimah pelan dan berhati hati takut orang di dekat nya itu tersinggung,


''Aku dan keluargaku semua non muslim, wajar aku tidak tau, jawab Leon membuat Fatima sedikit kaget,


''Alasan apa yang membuat mu tertarik dengan agamaku, tanya Fatima lagi,


Jujur pertama melihat mu aku tertarik dengan cara mu berpakaian, di jaman modern seperti ini masih ada yang sepertimu, sepupuku sedikit memberi penjelasan padaku, aku semakin penasaran jawab Leon apa ada nya,


Bantu aku menjemput hidayah itu, ucap Leon asal yang sebenar nya tidak tau dengan apa yang di maksud hidayah,


''Diam diam Fatima tersenyum di balik cadar nya,


Datang lah ke masjid yang ada di ujung jalan ini, temui lah abi ku, siapa tau abi ku bisa membantu mu, mengurangi rasa penasaran mu tentang agama ku,


Kenapa tidak kamu saja yang membantuku, mendengar ucapan Fatima Leon sedikit kecewa yang menyuruh nya bertemu dengan Abi nya,


''Aku sudah membantu mu dengan menyuruh mu bertemu dengan Abi ku, ucap Fatimah berlalu pergi meninggal kan Leon sendiri,


Kamu membuat rasa penasaran ku semakin dalam Fatima, gumam Leon seraya mengulum senyum, lalu bergegas menuju mobil nya melanjutkan perjalanan yang tinggal lima menit menuju rumah sepupu nya,


Sedang Fatimah juga sama meneruskan langkah nya untuk pulang hari sudah semakin sore,,


''Assalamualaikum Abi, ucap Fatima seraya mencium tangan Abi nya dengan hangat,


''Walaikum salam, kenapa baru pulang Fatima, tanya Abi Fatima

__ADS_1


''Iya Bi Fatima sedikit berbincang dengan mbak rima, dan tadi Fatim juga mampir ke ladang bunga, jelas Fatim, sedikit berbohong tidak mungkin Fatima berkata jujur pada Abi nya bertemu Leon di ladang bunga,


''Ya sudah pergilah bersih bersih, sudah sore sebentar lagi waktunya Maghrib, Fatima ber gegas masuk kedalam rumah nya, membersih kan diri dan bersiap untuk melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di masjid,


''Sedang Leon masih berada di rumah Juna asik bermain dengan arka putra dari sepupu nya, menunggu Juna dan istrinya yang sedang melaksanakan shalat Maghrib, tak berapa lama Juna dan Rima menghampiri Leon dan putra nya di ruang tengah,


''Leon maaf ya kami lama, ucap Rima tak enak hati


''Tidak apa apa santai saja, jawab Leon,


''Sayang bagai mana kamu sudah bilang kan sama Fatima, tanya Juna pada istrinya,


''Sudah sih cuma Fatima seperti nya enggan memberikan no wasup nya pada Leon, ucap Rima menjelas kan,


''Tidak apa apa Rima, sebenarnya aku tadi sempat bertemu dengan Fatima kami berbincang sebentar, Leon mengingat pertemuan nya tadi dengan Fatima,


''Oh ya kalian ngomongin apa, tanya Juna penasaran,


''Tidak aku berterus terang tertarik dengan Fatima dan agama nya, mengenai Fatima dia diam tidak bicara apa apa, mengenai niat ku yang ingin tau lebih tentang agama nya dia menyuruh ku bertemu dengan Abi nya di masjid, jelas Leon apa ada nya,


''Tidak apa apa tu bapak nya dulu deketin siapa tau nanti anak nya luluh, dapat pahala dapat juga anak nya, cetus Juna,


''Ada niat terselubung dong, tidak tulus untuk belajar agama nya,


''Kamu benar Rima, tapi aku benar benar memang niat belajar agama kalian, terang Leon mengutarakan isi hatinya selain ingin dekat dengan Fatima, Leon benar benar tertarik ingin belajar agama Islam,


''Buktikan pada Fatima bahwa kamu tidak hanya ingin mendekati Fatima tapi kamu benar benar ingin belajar apa yang di anut nya, ucap Juna menimpali,


''Minggu ini aku akan datang menemui ayah Fatima, doakan saja,


''Itu bagus hidayah bukan hanya di tunggu tapi juga harus di jemput, ucap Juna,


''Hem Fatima juga berkata hal yang sama, hidayah sudah mulai mendekatiku, teruslah menjemput hidayah itu, jelas nya, yang sebenar nya Leon sendiri tidak tau apa itu hidayah, baginya ini lah perjuangan Leon menarik simpati Fatima,


''Bersambung


''

__ADS_1


__ADS_2