
''
''
Luna merasa sangat senang saudaranya dari Jerman sangat menyukai menu yang ia sajikan masakan khas Indonesia terutama hazel sangat menyukai rendang buatan Fatima ini pertama kali nya ia makan rendang bukan hanya Hazal Hera juga tampak menyukai menu satu itu.''
''Bagai mana masakan nya bibi apa bibi menyukai nya.'' tanya Laura
''Iya bibi sangat suka ini Ara, ini apa nama nya.'' tanya Hera menunjuk menu rendang di hadapan nya.
''Ini rendang bibi masakan khas Indonesia.'' jawab Fatima sepertinya Laura juga tidak tau apa nama nya.
''Seperti nya mama tidak menyuruh memasak ini.'' ucap Luna mengingat menu apa saja yang ia berikan pada tukang masak di rumah nya.
''Ini Fatima yang masak mah.'' jawab Leon karena Leon yang menyuruh nya.
mendengar ucapan Leon hazel berhenti mengunyah makanan nya. kalau ia tau Fatima yang masak hazel tidak akan memakan nya terlanjur makanan di piring nya sudah habis tak bersisa bah kan tadi sempat nambah sedang Anya diam diam melirik Fatima bukan hanya cantik tapi juga pinter masak batin nya.
''Wah hebat istri kak Leon ya..! bukan hanya cantik tapi pinter masak juga.'' seru Anya seraya meletak kan sendok garpu nya
''Tapi sayang kenapa kecantikan nya harus di tutupi dengan cadar.'' Anya menatap Fatima sinis.
''karena kecantikan kakak ipar ku limited edition hanya orang tertentu yang bisa melihat nya.'' jawab Laura tersenyum sinis ke arah Anya
''Oh ya orang tertentu yang bisa melihat nya selain aku dan mama siapa lagi yang sudah melihat kecantikan kakak ipar.'' ucap Anya lagi
''Siapa saja asal itu wanita. istriku tidak sembarangan menunjuk kan wajahnya pada pria yang bukan mahram nya. apa lagi pria yang suka menatap wanita dengan pandangan lapar.'' Leon menjawab dengan lugas menatap Sena sedari tadi tidak mengalih kan pandangan nya dari Laura.
Anya terdiam tidak bisa menjawab lagi ia memilih pergi setelah selesai dengan makan nya.
''Beruntung sekali kamu Leon mempunyai istri seperti nak Fatima.'' Hera tersenyum manis menatap Fatima
''Mata mu indah sekali Fatima.'' Fatima buru buru menunduk kan pandangan nya takut yang lain pria selain suami nya menatap mata nya.
''Leon ajak lah istrimu berkunjung ke Jerman nanti bibi akan sangat senang. bibi besok akan pulang.'' ucap Hera
''Kenapa cepat sekali bi. tinggal lah lebih lama Ara belum membawa bibi jalan jalan.'' ucap Laura
__ADS_1
''Lain kali saja kalau ada waktu bibi akan datang lagi kesini, bibi meninggal kan paman dan sepupumu kasian mereka.'' ucap Hera.
''nanti Leon juga akan berkunjung ke sana bik, bawa Fatima juga.''
''Janji ya bibi tunggu.'' ucap Hera
''Pasti bik.''
''Ara seperti nya kamu dan Excel sedang ada masalah.'' ucap sane
''Hem.'' jawab Laura dengan deheman malas untuk meladeni omongan sane
''Jadi benar kalian benar benar putus.'' sela Anya menimpali.
''Kemarin pagi aku melihat Laura dan Excel sedang bertengkar di parkiran hotel.'' terang sane lagi
''Sane sudah cukup aku tidak ingin membahas hal ini lagi.'' Laura sedikit kesal
''jadi Ara kamu bisa menikah dengan sane. kamu kan sudah putus dengan Excel.'' bibi hazel ikut menyela
''Ara baru saja putus dengan kekasih nya. tidak secepat itu mencari pengganti Excel biarkan adik ku menenangkan diri nya dulu.'' leon menjawab ucapan bibi hazel
di bawah meja hazel mengepal kan tangan nya dengan erat menahan gemuruh emosi di salam dada nya. sekali lagi Maikel menolak secara halus permintaan hazel. jika dulu Leon beralasan tidak ingin terburu buru untuk menikah sama hal nya dengan alasan yang ia berikan untuk sane dan Laura
acara makan malam sudah usai Luna Maikel dan yang lain mengantar ke pergian mereka di teras rumah menunggu sampai mobil tamu nya menghilang di balik gerbang.
''Kak Leon apa bibi hazel dan Anya melihat kakak ipar tidak mengenakan cadar nya.'' tanya Laura.
''Hem bibi hazel masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.'' terang Leon
''Bibi mu memang seperti itu. maaf kan dia ya Fatima.'' Luna tidak enak hati pada menantunya.
''Fatima tidak apa apa mah.'' jawab Fatima lembut.
''Bibi mu masih sakit hati karena permintaan nya kami tolak. yang ingin menikah kan Anya dengan Leon.'' sela Maikel menimpali
''Maaf dalam pandangan Islam di larang menikah jika masih ada hubungan darah sekalipun itu sepupu karena sepupu hubungan nya masih sangat dekat.'' terang Fatima
__ADS_1
''Anya bukan putri dari bibi mu. Anya putri paman Alex dengan wanita lain bibi mu menerima nya karena bibi hazel tidak punya anak.'' jelas Luna
''kami menyayanginya seperti putri kami sendiri tidak pernah membedakan antara Laura dan suami mu maupun Anya. tapi ternyata bibi mu mengingin kan hal lebih dari itu.'' jelas maikel
''Atas desakan suami bibi mu paman Alex menyuruh bibi hazel meminta Leon menikahi Anya. mulanya kami berfikir ingin menyetujui nya tapi Tuhan berkehendak lain.'' lanjut Luna ikut menjelaskan
''Allah menunjuk kan pada ku paman Alex punya tujuan lain dengan pernikahan itu.'' ucap leon kali ini Leon yang bercerita
''Ingin menguras dan menguasai harta kami kak.'' sela Laura ikut menimpali.
''Seperti yang kamu bilang tadi hanya menginginkan harta ku tapi tidak mencintai ku.'' lanjut Leon
''Yang kulihat Anya memang mencintai mu. sorot mata nya tidak bisa bohong.'' ucap fatima melihat dari sorot mata Anya menatap suami nya penuh cinta.
Leon diam mendengar ucapan istrinya itu benar ada nya Anya memang mencintai Leon semua orang pun tau tapi Leon tidak pernah menanggapi nya perasaan Leon sama seperti laura hanya mengganggap nya adik.
''Sudah itu tidak penting jangan membahas nya lagi.'' Leon berkata lembut
..
..
..
..
Di tempat lain Excel tampak murka setelah menghubungi kedua orang tua nya untuk menanyakan hal yang Laura ucap kan namun kedua orang tua Excel memutar balik kan fakta seolah merekalah yang di permalukan tangan nya terkepal sangat erat
📲
''Mama tidak bohong kan.'' tanya Excel pada mama nya.
''Apa kamu pikir mama berbohong. mana tidak memberitahu mu karena mama tidak ingin kamu kecewa ternyata Laura sendiri yang memberi tau mu.'' ucap Mauren pada putra nya Excel
''Hem Excel juga tidak percaya dengan ucapan Laura sebelum Excel bertanya langsung pada mama.''
''Kamu tau sendiri kan wanita seperti apa yang kamu cintai apa lagi keluarga nya. menjual prodak berlogo halal sedang mereka non muslim dan makan di restoran non halal.'' terang Mauren
__ADS_1
Mauren tidak berkata yang sebenar nya pada Excel justru memutar balik kan fakta dengan begitu Mauren sudah menanam kebencian di hati putra nya Excel karena itu memang tujuan Mauren untuk balas dendam
bersambung