
''
''
Sore ini Reyhan mendatangi rumah sahabat nya Haikal yang tinggal tak jauh dari desa Fatima. Merasa bosan sendiri di hotel tempat tinggal nya selama berada di daerah ini. Dengan tujuan ingin mendekati Fatima secara langsung dalam mencari kecocokan satu sama lain.
''Minum lah Ada nya cuma ini maklum jomblo sejati.'' ucap Haikal seraya menjatuh kan bobot tubuh nya di kursi sofa.
''haikal bagai mana menurut mu Fatima seperti sengaja menghindari ku. Dia selalu menjawab apa saja yang aku tanyakan akan tetapi tidak pernah bertanya balik padaku, jika seperti ini bagai mana aku dan Fatima bisa mencari kecocokan satu sama lain. Jika Fatima enggan bertanya apa apa padaku.'' terang Reyhan mengukap kan keluh kesah nya. Sebelum nya Reyhan sudah membicarakan tentang niat nya tinggal sementara di sini.
''Kenapa aku lebih setuju dengan Fatima yang ingin mengenal dan mencari kecocokan satu sama lain melalui saling mengirim biodata, karna apa mungkin Fatima tidak tau harus bertanya apa padamu.'' terang Haikal mengutarakan pendapat nya.
''Menurut ku kelamaan Haikal. Dengan bertemu satu Minggu secara intens satu Minggu selanjut nya bisa untuk proses Khitbah setelah itu akad dan aku bisa membawa Fatima kembali ke Kairo melanjutkan studi ku. Sebelum benar benar tinggal di sini.'' Tarang Reyhan punya sisi pendapat yang berbeda dengan Haikal.
''Berdoa saja sama Allah mintalah di permudah segala urusan mu disini. Saran ku juga jangan terlalu memaksa Fatima. Dalam waktu dekat siapa pun tidak akan menemukan kecocokan kecuali Allah yang menunjuk kan. Jika terlalu memaksa takut nya Fatima semakin tidak nyaman.'' terang Haikal lagi.
''Bagai mana dengan orang lain yang melakukan ta'aruf tanpa saling mengirim biodata. Mereka cocok cocok aja tuh, tidak ada masalah bahkan mereka mencari ke cocokan setelah menikah kenapa tidak seperti itu saja tidak salah kan mencobanya.''
''Benar tidak salah mencoba nya tapi pernikahan bukan untuk di coba bro, dan setiap orang punya jalan pikiran nya masing masing.'' ucap Haikal lagi.
__ADS_1
''paling tidak Fatima sangat faham dan mengerti dasar dasar agama. Menikah juga untuk apa kalau Fatima menikah untuk ibadah aku yakin dia tidak akan pikir panjang dengan mencari kecocokan selama tiga Minggu.'' Reyhan kekeh menganggap waktu tiga Minggu sangat lah lama. berfikir keras bagai mana caranya Fatima menyetujui Minggu Minggu ini dapat melakukan proses Khitbah atau lamaran.
''Terserah kamu aku sudah memperingat kan jangan memaksa Fatima memaksakan kehendak mu, kenapa tidak kamu saja yang mengundurkan jadual kembali mu ke Kairo, ikuti saja proses ta'aruf ini sesuai proses nya.'' ucap Haikal lagi mencoba menasehati memberi pengertian pada sahabat nya.
''Tetap saja ini kelamaan.'' Reyhan tampak bingung ia ingin segera mempercepat proses ta'aruf itu.
''Apa aku temui saja Abi nya Fatima. Aku yakin Fatima akan menurut pada Abi nya.'' batin Reyhan berkata seakan punya ide.
''Aku akan coba temui Abi nya Fatima malam ini. Siapa tau pak haji Sobri bisa membujuk Fatima.'' ucap Reyhan mengutarakan niat nya pada sahabat nya Haikal.
''Terserah kamu semoga berhasil.'' Haikal tidak bisa berkata apa apa. Bagi nya sudah cukup memberi pengertian pada sahabat nya Reyhan. Selanjut nya biar Allah saja yang menentukan nya. Karna apa pun yang di paksa tidak akan baik.
Seperti biasa rutinitas Fatima mengajar murid nya mengaji secara daring. Hal itu ia lakukan hampir setiap hari dan semenjak hari itu pak haji Sobri sering kali mengintip putrinya secara diam diam. Hatinya bimbang apakah Fatima susah menjalin kasih dengan pria mualaf itu. Namun pak haji tidak mau berseuzon dengan putri nya sendiri jika melihat Fatima dekat dengan Leon membuat hati nya bimbang. berfikir lagi kedekatan putrinya masih dengan Leon masih di batas wajar, Fatima dan Leon tidak pernah membahas hal lain tentang hati dan perasaan masing masing keduanya. Fatima benar benar mengajar Leon mengaji melalui daring. Tidak lebih dari itu.!
"Nak Reyhan." pak haji kaget melihat Reyhan berada di masjid duduk tepat di belakang nya.
"Ada apa kok sepertinya mendadak kemari dan ini juga sudah malam jam berapa tadi berangkat dari rumah, dan bagai mana Kabar nya Abah." sederet pertanyaan dari pak haji karna memang tidak tau Reyhan berada di tempat ini sudah beberapa hari yang lalu.
"Saya sudah tiga hari yang lalu di sini pak haji." ucap Reyhan menjelaskan
__ADS_1
"Oh bapak tidak tau, kenapa tidak bilang dulu mau kesini dan selama di sini nak Reyhan tinggal di mana." tanya pak haji lagi.
"Rehan tinggal di hotel tidak jauh dari sini pak haji. Rehan datang dan tinggal di sini memang sengaja Maaf." ucap rehan pelan
"Maaf untuk apa." tanya pak haji penasaran.
"sebenar nya niat Reyhan tinggal di sini supaya lebih dekat dengan Fatima pak haji, saya juga sengaja tidak memberi biodata pada Fatima. Karna menurut saya lebih baik jika saling mengenal lebih dekat dengan sering nya bertemu siapa tau kecocokan itu lebih cepat di dapat." pak haji mengerti arah pembicaraan Reyhan. yang sebenar nya keberatan dengan waktu tiga Minggu itu.
Fatima mendengar pembicaraan Abi nya dan Reyhan juga mengerti maksud kedatangan Reyhan. Setelah nya Fatima pergi meningal kan masjid keputusan nya masih sama meminta waktu tiga Minggu itu dan tidak mau mempercepat nya. Itu nama nya ta'aruf pemaksaan.
"Nak Reyhan bapak sangat mengerti maksud nak Reyhan. Nanti biar bapak bicarakan dengan Fatima bapak tidak bisa membuat keputusan. Karna memang proses ta'aruf seperti itu. Waktu tiga Minggu menurut bapak sangat lah cepat nak. Tidak lama jika nak Reyhan sabar menunggu." selama tinggal disini apa nak Reyhan sudah menemui Fatima." tanya pak haji
"Sudah di kios bunga." jawab Reyhan
"Lalu apa bagaimana dengan pertemuan mu dengan Fatima apa saja yang kalian bicarakan." tanya pak haji ingin tau
"Sepertinya Fatima tidak begitu merespon kedatangan saya. Fatima hanya menjawab semua pertanyaan saya hanya dengan iya dan tidak tanpa ingin bertanya sesuatu pada ku, jika Fatima tidak bertanya sesuatu bagai mana Fatima akan mengenal saya pak haji." ucap Reyhan mengutarakan unek unek hatinya.
Pak haji diam mencerna ucapan Reyhan tidak tau harus bicara apa kembali mengingat Fatima yang kekeh meminta biodata Reyhan yang ingin ta'aruf berjalan sesuai proses nya,
__ADS_1
"Gengss dua hari author tidak update di rumah ada acara pernikahan adik author. hari ini update malam hari karna pagi tadi masih membereskan sisa sisa hajatan kemarin,
"Bersambung