
''
''
sedikit banyak rehan menyesali perbuatan nya mendatangi Fatima dan mempertanyakan hubungan nya dengan Leon. menurut Reyhan tidak salah juga karna Reyhan tidak ingin keputusan nya tinggal di daerah Fatima sia sia.
''Sebaik nya aku pulang saja. Sepertinya sia sia aku berada di tempat ini.'' gumam Reyhan merebah kan tubuh nya di ranjang hotel.
''Biar kan Abah saja yang bicara dengan Abi nya Fatima aku yakin pak haji Sobri tidak akan bisa menolak permintaan Abah.'' gumam Reyhan sudah tidak punya cara lain untuk mendapat kan fatima jalan satu satu nya meminta Abah nya kiai rahman untuk turun tangan
Perlahan Reyhan mengemasi pakaian nya memasuk kan nya kedalam koper mungkin esok atau lusa Reyhan kembali ke rumah nya.
Sedang Leon hari ini berada di bandara menjemput sang adik tersayang Laura, Leon menunggu dengan tenang duduk di bangku seraya memainkan layar gawai nya.
''Kak Leon.'' panggil Laura sontak Leon mendongak melihat siapa yang memanggil nya.
''Ara kamu sudah datang.'' seru Leon melihat adik nya berdiri di depan nya.
''Kak Leon sih sibuk dengan ponsel. Sampai tidak menyadari nya ke datangan ku.'' ucap Laura
''Maaf.'' lirih Leon sendu menatap adik nya.
''Seandainya dirimu berpenampilan seperti gadis muslimah menutup aurat mu. Kakak yakin akan jauh lebih cantik lagi.'' batin Leon berkata
''Kak Leon kenapa bengong apa yang kak Leon pikir kan. Apa kak Leon sedang berpikir jika aku memakai pakaian wanita muslim.'' ucap Laura yang dapat menebak isi pikiran Kakak nya.
''Kamu sudah jadi cenayang. Dapat menebak dengan sempurna pikiran kakak.'' tanya Leon
''Mama ku yang bilang kakak ku ini sedang jatuh cinta dengan gadis muslimah sampai rela pindah agama kar nya nya.'' terang Laura
''Apa mama bilang seperti itu.'' tanya Leon penasaran Laura mengangguk pelan.
Kita lanjut ngobrol di mobil. aku sudah kangen sama mama dan papa.'' Laura berjalan meningal kan Leon dan koper nya.
''Kebiasaan nih anak main tinggal aja.'' gerutu Leon mengikuti langkah kaki adik nya.
''Mana mobil nya kak.'' tanya Laura
__ADS_1
''Ini mobil nya.'' Leon membuka bagasi untuk memasuk kan koper adik nya.
''Ini mobil siapa kak.'' tanya laura
''Mobil kakak lah memang nya mobil siapa.'' Leon membuka pintu depan untuk adik nya.
''Masuk lah. Perlahan Laura menaiki mobil Leon dengan perasaan bertanya ini mobil siapa
''Serius ini mobil kakak.'' Tanya Laura penasaran.
''Kamu pikir ini mobil siapa.'' ucap Leon cuek
''Ya kali kali kak Leon pinjem mobil siapa.'' Laura tidak percaya kakak nya memakai mobil sejuta umat.
''Apa di rumah tidak ada mobil lagi selain ini.'' tanya laura lagi
''Banyak di garasi kamu mau mobil apa. Bugatti Veyron Lamborghini Aventador Rolls-Royce apa lagi Mercedez Benz. Hah itu semua masih ada kamu tinggal pilih.'' terang Leon
''Lalu kenapa kakak pakai mobil ini.'' tanya Laura lagi.
''Memang nya kenapa ada yang salah dengan mobil ini.'' tanya Leon lagi yang tampak sangat santai Laura merasa ini bukan kakak nya Leonardo Andreas, gadis itu bisa merubah kakak nya seratus delapan puluh derajat.
''Kaka memakai mobil ini saat pergi ke pabrik kalau untuk perjalanan bisnis di kantor kaka akan keluarkan yang di garasi. Ada kala nya kita menyesuaikan tempat dan momen nya. Tidak semua di ukur dengan kemewahan. Apa kamu mengerti adik ku. Leon mengacak acak rambut Laura
''Apa semua karna gadis itu kak. Tanya Laura ingin tau
''Gadis yang mana.'' tanya Leon tidak mengerti
''Gadis yang membuat kakak berpindah keyakinan.'' jalan Laura
''Kakak tidak pernah merasa gadis itu merubah kakak. Awal nya kakak penasaran akan sosok nya lalu kakak tertarik dengan agama nya kakak mempelajari sedikit demi sedikit ada banyak hal kebaikan yang kakak temukan di sana. Karna itu kakak memutuskan untuk pindah keyakinan. dan juga bukan karna gadis itu. tapi ke nyatanya gadis itu juga yang mengajari kakak banyak hal. terang Leon panjang lebar,
''Seperti apa sosok nya apa aku boleh bertemu dengan nya.'' tanya Laura penasaran
''Kakak berani jamin kamu akan langsung menyukai nya.'' ucap Leon tersenyum tipis mengingat Fatima tutur kata nya yang lemah lembut membuat Leon nyaman ngobrol dengan nya. Meski hanya sebentar
''Kenapa sosok nya semakin membuat Ara penasaran.'' Leon kembali tersenyum
__ADS_1
''Seandainya kamu laki laki seperti kakak kamu pasti akan jatuh cinta pada nya.
''Seperti kakak ku ini jatuh cinta pada pandangan pertama.'' ucap Laura melirik Leon
''Kamu tau kakak tidak pernah bertemu pandang dengan nya dalam waktu yang lama. Hanya sekilas beberapa detik saja.'' jelas Leon
''Maksud nya.'' ucap Laura tidak mengerti
''Apa mama tidak bilang pada mu. Gadis itu bercadar wajah nya menggunakan penutup hanya bagian mata saja yang terlihat. Kaka tidak bisa menjelaskan secara detail nya nanti saja saat kamu bertemu dengan nya maka kamu akan faham.''
Tidak terasa mobil yang di kemudikan Leon sudah memasuki mansion mewah keluarga Andreas tampak Luna dan para pelayan sudah menunggu kedatangan princess keluarga itu dengan penuh kerinduan
Laura berlari segera memeluk mama nya rasa rindu yang membuncah tertahan beberapa bulan ini. Ia tuntaskan dengan saling berpelukan.
''Kok kamu kurusan.'' Luna memindai putrinya dari atas kebawah merasa putri nya tampak lebih kurus dari terakhir di tinggal kan nya.
''Bagus dong kurus. Dari pada gemuk.'' seru Laura.
''Terlalu kurus juga tidak bagus sayang.'' Laura membawa putri nya masuk kedalam rumah langsung menuju meja makan, sudah tersedia aneka hidangan kesukaan Laura
''Ini nih yang bikin Ara gemuk mama sengaja ya.'' seru Laura seraya mengambil piring Leon yang sudah berisi nasi.
''Ara.'' seru Luna
''Biarin saja mah Leon tidak apa apa.'' ucap Leon seraya meletak kan banyak makanan kedalam piring Laura
''Kak Leon ini siapa yang mau ngabisin.''
''ya kamu lah mama bilang kamu kurusan makan lah yang banyak biar gemuk kan dikit.'' ucap Leon cuek.
''Ini ke banyakan kak Ara tidak akan sanggup menghabis kan nya.''
''iya kakak bantu kakak juga kangen makan sepiring berdua dengan mu.'' Laura mengerti maksud kakak nya tersenyum senang Leon yang dia kenal adalah kakak yang penyayang.
Luna tersenyum melihat kedua anak nya masih seperti dulu terutama Leon meski keyakinan mereka sekarang berbeda namun kasih sayang nya tak pernah pudar atau berubah
''Gengss gimana semoga kalian sehat selalu dan tetap author minta dukungan nya jangan lupa tinggal kak jejak.
__ADS_1
Bersambung