
''
''
Waktu berlalu begitu cepat dua bulan sudah Leon dan Fatima menjalani biduk rumah tangga, mereka jalani dengan begitu manis ternyata benar ada nya pacaran setelah menikah begitu indah dan nikmat nya.
Sepeti biasa setelah selesai shalat Jum'at Leon membawa Fatima pergi ke desa selain melihat keadaan pabrik rumah Fatima juga sudah menjadi rumah ke dua nya.
Mumpung di desa Fatima melihat ladang bunga nya dan juga kios yang sekarang di kelola aqila di bantu asma Sofyan dan tambah lagi dua orang Aisah dan juga Mahira. hari ini menjelang akhir pekan kios Bunya Fatima lumayan ramai pemesan nya
''Alhamdulillah Ahir nya selesai juga.'' aqila menghela nafas nya lega dapat menyelesaikan semua
''Alhamdulillah Rezki setelah menikah, ya Fatima.'' lanjut aqila sedikit menggoda fatima
''Alhamdulilah aqila. jika pernikahan ku membawa keberkahan buat semuanya tidak hanya aku dan suami ku.'' jawab Fatima
''Amiin..! mbak Fatima memang benar ada nya setelah mbak Fatima menikah dengan kak Leon kios bunga semakin ramai pembeli terkadang kami sampai keteteran padahal sudah tambah dua orang membatu.'' ucap asma ikut menimpali
''Amiin asma Rizki buat kita juga siapa tau bisa nambah gaji.'' ucap aqila
''Iya jangan kuatir bulan ini di tambah gaji kalian.'' jawab Fatima
''Terima kasih besti ku.'' aqila memeluk Fatima erat.
''Ada apa Kila kelihatan nya senang sekali kamu.'' mendengar suara berat Leon Fatima dan yang lain menoleh ke sumber suara.
''Kak Fatima bilang kami semua naik gaji kak Leon.'' jawab asma cepat.
''Apa benar itu.'' ucap Sofyan cepat
''Iya bulan ini.'' jawab Fatima lembut
''Alhamdulilah.'' Sofyan tampak senang seraya mengucap sukur.
''Sofyan ambil kan makanan di mobil.'' Leon memberikan kunci mobil nya. kedatangan Leon tidak pernah absen dari makanan yang selalu ia bawa setiap kali datang ke kios istri nya dari sebelum mereka menikah.
''Bang Leon selalu setiap kesini bawa makanan seakan tau kami semua belum makan.'' Sofyan meletak kan makanan di atas meja.
__ADS_1
''Makan lah selagi masih hangat.'' Leon mengambil dua kotak dan juga minuman nya
''Sayang kita makan dulu ini sudah terlambat nanti kamu sakit perut.'' Leon meletak kan dua kotak makan siang nya di atas meja.
''Sofian kamu makan di meja belakang ya istriku juga mau maka.'' Leon menyuruh Sofyan untuk tidak masuk kedalam kios
''Soap bang.'' jawab Sofyan sudah mengerti
''Buka lah cadar mu Sofyan tidak di sini.'' Fatima tersenyum di balik cadar nya seraya membuka pengikat penutup wajah nya.
''Biarkan kecantikan istri ku ini aku saja yang menik matinya.'' wajah Fatima bersemu merah menahan malu mendengar pujian sang suami. Leon terkekeh pelan
''Kenapa tertawa.'' tanya Fatima
''Wajah mu merah. kenapa masih malu.'' ucap Leon
''Aku sudah sangat lapar.'' Fatima mengalih kan pembicaraan.
Leon dan Fatima menikmati santap siang nya. Leon juga menyuapi Fatima dengan makanan nya begitu juga Fatima kedua nya saling. Bertukar makanan dan saling menyuapi.
''Romantis sekali dua sejoli ini serasa dunia milik berdua.'' aqila bergumam ketika matanya tak sengaja melihat kemesraan Fatima dan suami nya.
''Mereka melihat kita.'' ucap fatima
''Biarkan saja sayang kita hanya saling menyuapi bukan melakukan hal lain.'' ucap Leon cuek.
......................
Di tempat lain Excel berusaha menemui Laura di sebuah restoran tadinya Laura menolak untuk bertemu. Namun Excel dapat menyakinkan Laura untuk setuju makan siang dengan nya. Excel susah menunggu di ruang VIP restoran hotel..
''Ara duduk lah.'' Excel menarik kursi di depan nya dan mempersilahkan Laura untuk duduk.
''Terima kasih maaf aku terlambat. Ucap Laura.
''Kita makan dulu aku sudah memesan nya sebelum lanjut mengobrol ada yang ingin aku bicarakan.'' Laura menurut duduk keduanya makan dengan tenang menikmati makan siang nya sampai selesai
''Ara.'' Excel memegang tangan Laura.
__ADS_1
''Atas nama kedua orang tuaku aku minta maaf.'' Excel memegang tangan Laura yang ada di atas meja.
''Aku dan keluarga ku sudah melupakan dan me maaf kan. Tidak usah di bahas lagi.'' ucap Laura seraya menarik tangan nya dari genggaman tangan Excel
''kita masih bisa kan berteman. Meski kita sudah tidak lagi menjadi sepasang kekasih.'' Excel berkata dengan raut wajah nya yang tampak memohon.
''Kenapa tidak tentu saja bisa.'' ucap Laura seraya menyunggingkan senyum tipis nya.
''Terima kasih kamu sudah me maaf kan ku dan kedua orang tua ku.'' ucap excel lagi.
Tanpa Laura sadari dari kejauhan tampak seorang wanita paruh baya sedang mengawasi ke duanya.
''Gadis bodoh sudah masuk perangkap.'' gumam nya seraya menyungging kan senyum jahat nya.
Wanita itu adalah Mauren mama nya Excel. Mauren sudah menyusun rencana dengan putra nya akan menghancurkan keluarga Andreas karena mereka perusahaan suami Mauren mengalami kebangkrutan. Tidak lagi mendapat kepercayaan dari para rekan bisnis nya gara gara Leon dan papa nya menuntut Mauren dan suami nya atas perkataan nya sewaktu di restoran, untuk membuktikan bahwa produk yang perusahaan Leon keluarkan tidak halal dan hanya menggunakan logo halal saja.
''apa kamu tidak kembali lagi ke Jerman.'' Tanya laura
''Tidak aku baru saja membuat perusahaan ku sendiri di sini.'' jawab Excel
''Oh..!
Jawab Laura
Sedang Excel tampak tersenyum miring. Pertemuan nya dengan Laura seakan Excel percaya dengan Laura bahwa kedua orang tua nya bersalah dan meminta maaf. Nyata nya Excel percaya dengan kedua orang tua nya. keluarga Laura sudah memfitnah kedua orang tua Excel dan membuat perusahaan papa nya kehilangan banyak klien.
''Excel aku pergi dulu. Di kantor masih banyak pekerjaan.'' Laura pamit untuk pergi terlebih dulu. meninggal kan restoran.
Mauren memasuki ruang VIP di mana sang putra masih tak bergeming dari tempat nya.
''Bagai mana.'' Tanya Mauren
''Sudah Laura sangat percaya pada ku. Aku memintanya untuk tetap berhubungan dengan ku sebagai teman meski kita tidak lagi sebagai sepasang kekasih.
''Itu bagus yakinkan mereka kalau kamu memang orang baik dan perlahan hancurkan perusahaan nya. Kita buat nasib perusahaan mereka sama seperti perusahaan kita yang di Jerman.'' ucap Mauren.
Excel mengangguk setuju dengan rencana mama nya. Excel juga akan membuat Laura menyesal sudah menghina keluarga nya
__ADS_1
''Gengss tidak update beberapa hari ini ada banyak sekali kesibukan di rumah mohon doanya untuk ummi author yang sekarang sedang menjalankan ibadah umroh semoga di lancarkan ibadah nya
Bersambung