Mahram Untuk Fatima

Mahram Untuk Fatima
berkenalan


__ADS_3

''


''


Keluarga kiai Rahman sedikit kecewa dengan jawaban Fatima, apa lagi Reyhan, Niat nya ta'aruf ingin segera menikahi Fatimah dalam Minggu ini juga gagal karna fatima masih meminta waktu sampai tiga Minggu kedepan dengan alasan mencari kecocokan. Rayhan hanya dua Minggu berlibur tidak mungkin menunggu sampai tiga Minggu kedepan, niat nya berlibur untuk menikah dan segera memboyong Fatima ke Kairo. Sepertinya gagal.


Pak haji Sobri Abi nya Fatima tidak bisa berbuat apa apa semua keputusan ada di tangan putri nya. Tidak mungkin pak haji memaksa Fatima mengikuti kehendak hati nya. Mungkin Allah punya rencana lain. Untuk kebahagiaan Fatima.


''Abi maaf. Fatima mungkin sudah membuat Abi kecewa Fatima tidak menolak ta'aruf ini. Hanya saja Fatima meminta waktu itu juga memang yang di sarankan saat kita menjalani proses ta'aruf. Bulan begitu Abi.'' ucap Fatima memberi pengertian Abi nya


''Apa itu tidak kelamaan untuk nak Reyhan. Sedang nak Reyhan hanya berlibur selama dua Minggu saja.'' terang pak haji.


''Fatima tau Abi. Tapi itu juga salah satu proses nya. Fatima akan melakukan shalat istikharah untuk meminta petunjuk dari Allah.'' ucap Fatima lagi.


''Abi berharap kamu segera mendapatkan petunjuk dan jangan terlalu lama menunda hal baik karna itu tidak bagus.'' tutur pak haji Sobri pada putri nya.


''Proses ta'aruf di anjurkan untuk tidak terlalu lama Fatima. Jika di rasa sudah sama sama menemukan kecocokan maka bisa di lanjut kan dengan Khitbah lalu akad.'' lanjut pak haji sobri


''Segera pasti Fatima mendapat kan petunjuk dari Allah Abi. Jika tadi Fatima langsung setuju dan mengiyakan. Itu artinya Fatima sudah tidak punya pilihan untuk meminta petunjuk dari Allah.'' ucap Fatima lagi.


Ketika Fatima meminta untuk mengirim kan profil dan CV Reyhan menolak baginya profil dan CV tidak penting. Ketika kedua orang tua sudah mengenal masing masing dengan baik. Tentunya sudah mengetahui pribadi masing masing. Lain hal nya dengan fatima yang mengenal adalah orang tua tidak dengan Anak anak nya karna itu profil dan CV sangat penting dan di perlukan. Itu juga salah satu yang membuat kiai Rahman kecewa.


Pak haji Sobri menimbang nimbang apa yang di ucap kan putri nya ada benar nya, baik meminta petunjuk dulu dari Allah. Menikah bukan hal sederhana di mana dua orang yang tidak saling kenal akan menghabiskan sisa hidup nya bersama. Karna itu Fatima meminta waktu untuk nya berfikir dan meminta petunjuk dari nya.


''Fatima akan tetap mengirim biodata Fatima untuk putra kiai Rahman. Karna ini memang salah satu proses ta'aruf.'' Tarang Fatima..


Pak haji Sobri hanya diam. Kemudian memasuki kamar nya Duduk termenung di kursi goyang. Memikirkan putrinya. Fatima seakan mengulur waktu untuk memperlambat proses ta'aruf ini. pak haji terus berfikir apa yang membuat Fatima melakukan hal ini. Tidak mungkin karna pemuda itu. Sejauh ini pak haji masih berfikir positif untuk percaya seratus persen pada putri nya ia tau Fatima tidak akan melampaui batasan nya.


Di lain tempat Reyhan tampak kesal. Apa lagi yang di ragukan gadis itu. Pada nya tidak mungkin Reyhan menyakitinya atau tidak membuat nya bahagia. Matri Reyhan sudah siap. Iman dan taqwa tidak usah di ragukan lagi dasar agama Reyhan sudah mempelajari nya sedari kecil.

__ADS_1


''Abah Reyhan putus kan untuk tinggal di daerah Kiai haji Sobri. Dengan begini Reyhan bisa mengenal Fatima lebih dekat mungkin ini yang di inginkan Fatima. Mengenal Reyhan secara dekat.'' terang Reyhan meminta ijin Abah nya kiai Rahman..


''Tapi seperti nya itu tidak bagus nak.jika selalu mendekati Fatima.'' tutur kiai Rahman.


''Dengan seperti ini aku dan Fatima tidak akan saling mengenal Abah. Aku yakin jika pun aku mengirim pesan Wasup Fatima tidak akan menjawab nya.'' jelas Reyhan labi.


''Jika memang niat Fatima baik mengulur waktu untuk mencari kecocokan dengan mu tidak ada alasan untuk Fatima tidak membalas pesan mu.'' tutur kiai Rahman lagi..


''Tapi lebih baik jika Reyhan mendekati nya secara langsung saja Abah.'' kekeh Reyhan yang ingin tinggal di desa fatima.


''Terserah kamu saja yang penting kamu tau batasan mu dan jangan melanggar batasan mu.'' ucap kiai Rahman menasehati putra nya.


''Apa Abah tidak percaya dengan putra Abah ini. Reyhan tidak akan melakukan hal yang merugikan dan membuat malu Reyhan dan keluarga.'' tegas Reyhan


''Kamu akan tinggal di mana selama disana tidak mungkin kamu tinggal di rumah kiai Sobri.''


pagi ini juga rehan berangkat kembali ke desa fatima. Padahal baru tadi malam ia dan keluarga baru pulang dari rumah Fatima niat nya ta'aruf dan sekalian melamar Fatima gagal. Jalan satu satunya mendekati Fatima secara langsung dengan itu semoga Fatima lekas mendapat kecocokan dengan nya.


''Aku akan menemui Haikal. dia kan tinggal tak jauh dari sana. bisa menemani ku saat aku disana.'' batin Reyhan berkata.


Setelah berpamitan dengan Abah dan ummi nya Reyhan melajukan mobil nya memecah jalanan pagi menjelang siang itu. Di tengah perjalanan Reyhan juga sudah menghubungi sahabat nya.


Hampir empat jam Reyhan mengemudi mobil nya menuju alamat yang sudah di kirim oleh Haikal sahabat nya.


''Apa ini tempat nya nya.'' Reyhan sudah sampai di lobi. Dan menghubungi sahabat nya.


''Reyhan.'' panggil Haikal dari kejauhan.


''Kamu sudah sampai maaf ya aku yang terlambat.'' seru Haikal tidak enak hati.

__ADS_1


''Tidak apa apa tidak usah tidak enak hati aku juga baru sampai.'' ucap Reyhan seraya tersenyum tipis menghiasi bibir tebal nya. Rahang tegas dan di penuhi bulu bulu halus di sekitar nya.


''Aku ada meeting di perusahaan ini kamu menunggu sebentar tidak apa apa kan.'' ucap Haikal seraya menunjuk kan map di tangan nya.


''Tidak apa apa aku akan menunggu mu di sini.'' seru Reyhan menepuk pelan pundak sahabat nya.


Reyhan menunggu dengan sabar. Di lobi perusahaan tempat Haikal meeting Sampai selesai. Hingga Reyhan melihat Haikal keluar dari lif dengan seseorang.


''Haikal kamu sudah selesai.'' seru Reyhan menghampiri Haikal dan orang itu.


''Rey. Kenal kan ini pak Leon CEO perusahaan ini.'' Reyhan dan Leon saling berkenalan satu sama lain hinggap Leon pergi duluan meninggalkan Reyhan dan Haikal.


''Masih Musa sekali CEO perusahaan ini.'' tanya Reyhan kagum akan sosok Leon.


''Iya mereka juga punya pabrik di daerah yang kamu datangi kemaren.'' terang Haikal.


''Oh ya. aku juga ingat kemarin aku melewati pabrik itu. Cukup besar pabrik nya.'' jelas Reyhan


''Iya perusahaan ini bergerak di bidang ekspor makanan. Karna itu aku ingin bekerjasama dengan perusahaan ini meng ekspor prodak buatan ku. Biar tidak di konsumsi di dalam negri saja.'' terang Haikal.


''jadi selain punya perusahaan di bidang ekspor makanan mereka juga punya pabrik makanan. Hebat.'' ucap Reyhan.


keduanya keluar dari perusahaan Leon dengan menaiki mobil masing masing. Haikal sudah tancap gas duluan. tinggal Reyhan sekuriti perusahaan membantunya membuka kan pintu mobil untuk Reyhan.


''Terimskasih pak.'' ucap Reyhan ramah.


''Komen komen mana komen. Jempol mana jempol. Jejak kalian author tunggu


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2