
''
''
Laura terus terpana dan teringat akan Fatima tanpa hijab dan penutup wajah nya kecantikan yang benar benar murni dan alami.
''Kamu kenapa sih.'' tanya Leon penasaran melihat Laura diam seperti sedang memikir kan sesuatu.
''Kak Leon tau kak Fatima. sebentar apa boleh aku bercerita.'' tanya Laura
''Memang nya apa yang mau kamu ceritakan.'' tanya Leon penasaran
''Ah tidak jadi ini privasi.'' Laura membuat semua orang yang ada di meja makan penasaran.
''Kalau privasi tadi kenapa mau cerita bikin penasaran saja.'' ucap Luna mewakili Leon yang juga penasaran
''Kita makan saja aku rasa tidak usah cerita, karna ini privasi.'' ucap Laura lagi.
Setelah selesai makan malam Leon bergegas menuju kamar nya bersiap untuk belajar mengaji dengan Fatima melalui daring.
Sedang Laura menarik tangan mama nya dan membawa ke kamar
''Laura ada apa sih.'' tanya Luna penasaran
''Mama tau aku tadi melihat kak Fatima tanpa kerudung dan penutup wajah nya.'' ucap Laura
''Di mana setau mama Fatima tidak sembarangan membuka penutup wajah nya.'' Luna tidak percaya dengan apa yang putri nya katakan, sekaligus penasaran.
''Tadi aku memaksanya mencoba baju. Dan aku juga ikut masuk kedalam mulanya Fatima enggan berganti baju di depan ku, setelah aku bilang bahwa kita sama sama perempuan. akhirnya aku bisa melihat yang orang lain tidak bisa melihat nya. Rambut nya yang lurus hitam dan panjang. Kulit nya yang putih mulus seputih susu dan wajah nya yang ayu cantik alami meski tanpa perawatan.'' Laura membayangkan wajah fatima tanpa penutup wajah nya selama ini
''Beruntung nya pria yang memperistrinya mah. Pria itu tidak akan pernah membagi kecantikan istri ya dengan pria lain.'' terang Laura.
''Semoga kakak mu bisa menikahinya menjadikan nya menantu mama.'' Luna mengingat pertemuan singkat nya dengan Fatima waktu itu. Sudah bisa membayangkan seperti apa gadis bercadar itu.
__ADS_1
''Hem semoga mah.''
Setelah berbincang dengan mama nya Laura tertidur dengan lelap nya begitu juga Leon setelah mengaji daring bersama Fatima kemudian melakukan shalat isya dan lanjut menjemput mimpinya. Tidak ada yang tau dengan apa yang akan terjadi esok hari.
......................
Pagi ini seperti biasa Leon sudah bersiap untuk pergi ke kantor. Sang adik Laura juga tampak bersiap tidak mau berlama lama nganggur di rumah setelah selesai dengan kuliah nya. Segera membantu sang kakak dan papa bekerja di kantor
''Malam nanti Leon tidak pulang mah Leon akan ke pabrik.'' seperti biasa Luna sudah hafal dengan putra nya di hari Sabtu dan Minggu Leon akan menghabis kan waktunya di pabrik.
''Hem mana sudah tau.'' jawab Luna
''Kak Leon pabrik kan Minggu libur ngapain juga di sana.'' tanya Laura heran
''Ada saja pekerjaan dik. Hari Minggu juga ada yang bekerja yang mau lembur mencari tambahan gaji. tidak semua pekerja pabrik libur.'' terang Leon
''Bukan nya kak Leon datang ke pabrik sengaja ingin bertemu dengan kak Fatima.'' ucap Laura
''Ada pekerjaan juga dik. kalau masalah bertemu Fatima itu sekedar saja.'' ucap Leon tidak membenarkan ucapan adik nya.
''Terimakasih doa nya.'' Leon mengacak acak rambut sang adik
''Kak Leon ih.'' kesal Laura Leon mengacak tatanan rambut nya.
Setelah selesai sarapan Leon segera pamit dengan sang mama di ikuti sang adik dan papa nya. Ketiga nya pergi ke kantor dengan mobil nya masing masing di perjalanan Leon mendapat telepon dari Juna di pabrik ada masalah sedikit Leon bergegas membelok kan mobil nya menuju pabrik tidak lupa menghubungi sang papa untuk memberi tau Leon tidak ke kantor melain kan Langsung ke pabrik.
''Ada apa Juna.'' begitu sampai di pabrik Leon langsung menemui Juna.
''Ada supplier mengembalikan semua barang nya ke kita.'' terang Juna.
''Seberapa banyak barang itu.'' Leon menjatuh kan bobot tubuh nya di kursi depan Juna
''Satu kontainer.'' terang Juna lagi
__ADS_1
''Siapa dan apa lasan nya.'' Juna menyodorkan berkas ke arah Leon
''Tidak mungkin semua barang dalam keadaan rusak dan ini juga kadaluarsa.'' Leon berdiri dari duduk nya
''Mana barang itu.'' tanya Leon lalu ke luar dari ruangan Juna di ikuti Juna di belakang nya.
Juna membawa Leon pergi ke kudang tempat di mana barang yang di kembalikan dari supplier.
''ini bukan milik kita. Kemasan sama tapi aku tau ini bukan milik kita.'' Leon sudah bisa memastikan itu bukan barang dari pabrik nya
''Kamu tau Juna aku sendiri yang mengawasi ketika pabrik mengirim barang ke supplier ini. Dari pengemasan di dalam pabrik sampai pengecekan dan masuk kedalam kontainer aku lihat dengan mata kepala ku sendiri. barang kita semua berkualitas tidak ada cacat sedikit pun.'' Juna percaya Leon sangat menjaga kualitas produk nya.
''Jangan di sentuh biarkan seperti ini.'' Leon tau ini bukan prodak dari pabrik nya.
''Lalu ini bagai mana.'' tanya Juna
''Kita datangi dulu supplier nya. Aku rasa ada seseorang yang ingin menghancurkan kualitas produk kita. Dengan menukar barang yang sudah rusak dan mengembalikan nya.''
kenapa Juna tidak kepikiran ke sana karna hampir tidak ada barang yang di kembalikan ke pabrik dalam keadaan rusak dalam jumlah banyak Juna juga belum melihat barang yang di kembali kan yang memang bukan dari pabrik Leon.
Siang ini juga Leon Dan juna mendatangi penyuplai barang nya. Sampai kedua petinggi pabrik yang turun tangan kenapa bukan manajer pabrik. Karna Leon tidak ingin hal serupa terjadi lagi di kemudian hari cukup sekali ini saja kejadian yang mungkin akan merusak reputasi pabrik nya.
''Kembalikan semua barang ini Ke pengirim nya. Aku dan pak Leon yang akan mendatangi penyuplai barang ini.'' titah Juna pada manajer pabrik nya.
''baik pak.'' manajar pabrik itu segera memrintah kan pekerja gudang menutup kembali kontainer itu.
''Barang rusak segini banyak nya berapa uang kerugian yang pabrik tanggung jika benar ini bukan barang pabrik ini.'' ucap salah satu pekerja itu.
''yang pasti nya tidak lah sedikit.'' jawab teman nya seraya menutup kembali kontainer itu. Dan melaporkan nya pada manajer pabrik
Setelah dari gudang Leon dan Juna kembali ke ruangan Juna menyiap kan semua berkas dan bukti kalau barang itu bukan dari pabrik nya. Leon juga mengambil beberapa prudak nya dari pabrik untuk mencocokan nya nanti di sana dengan prodak yang rusak..
''Gengss jangan lupa tinggal kan jejak like dan komen nya untuk suntikan penyemangat author
__ADS_1
Bersambung