Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 24


__ADS_3

Ponsel Kevin kembali berdering dan kali ini Bian lah yang menghubunginya..


" Halo "


" Vin, Lo dimana sih ini tas Lo sama Tas sepupu Lo udah gue bawa "


" Oke Lo ke Cafe, gue ke sana sekarang "


Nadia menatap Kevin,,


" Kenapa Kak, ada yang masalah ?"


" Gak Ada,, Kita pulang yuk "


Nadia mengangguk dan mereka berjalan menuju Mobil nya.


____


Bian bersama Riko sudah berada di Sean Coffee namun mereka belum melihat mobil Kevin di sana.


" Astaga kemana mereka coba, bolos bareng bener bener sepupu kompak " Gerutu Bian yang sudah membawa dua tas di tangannya.


Kevin memintanya untuk membawakan tas mereka sepulang sekolah,,


" Kalian sudah datang " Ucap Kevin yang baru saja sampai bersama Nadia .


Bian dan Riko menoleh,,


Nadia tampak tersenyum menatap mereka,,


" Hai Kak " Sapanya.


" Hai Nadia "


Bian tampak senang di sapa oleh Nadia, gadis yang juga menjadi idamannya.


" Kak, gue ke toilet ya " Ucap Nadia dan Kevin mengangguk.


" Vin, Lo tumben banget bolos ada Masalah terus Lo bolos bareng Nadia " Ucap Riko


" Gapapa cuma ajak Nadia ke danau, kasihan selama di Jakarta dia belum pergi jauh "


Nadia kembali menghampiri dan berdiri di dekat Kevin,,


" Duduk sini,, ini temen temen gue Bian dan Riko " Ucap Kevin memperkenalkan.


Nadia tersenyum dan menyalami mereka, dia pun duduk di samping Kevin.


" Gimana Lo betah di Jakarta Nad " Ucap Bian


" Betah Kak "


" Panas gini macet lagi, beda di Bogor kan adem "


Nadia tersenyum,,


Sedangkan Riko sendiri merasa curiga antara Kevin juga Nadia, jika mereka hanya sepupu tidak akan seperti ini dan tingkah Kevin kepada Nadia seperti seorang kekasih.


Nadia hanya memainkan ponselnya sembari mendengarkan ketiga para cogan ngobrol, dia memang selalu diam jika bersama dengan orang yang tidak dikenalnya.


Kevin melirik Nadia,


dia merasa jika Nadia tampak Bosan,,


" Udah sore gue balik, Kalian kalau mau di sini pesan lagi sama Irfan " Ucap Kevin


" Loh kok pulang sih,, "


Kevin tidak menjawab dan mengambil tasnya,,

__ADS_1


" Gue duluan Kak " Ucap Nadia mengikuti Kevin.


Riko terus menatap mereka,


memang tingkah keduanya tidak seperti sepupu melainkan seperti sepasang kekasih namun kenapa Kevin bilang jika Nadia adalah sepupunya jika memang mereka pacaran menurut Riko pun hal yang wajar tapi kenapa harus di tutup tutupi.


" Gila Nadia cantik banget ,, Wajahnya mulus kaya jalan tol body-nya kaya gitar spanyol " Ucap Bian yang memang sudah sangat mengagumi Nadia dari pertama.


" Siap siap Lo berurusan sama Kevin kalau deketin Nadia "


Bian menggaruk tengkuknya,,


Merinding rasanya jika harus berurusan dengan Kevin,laki laki dingin dan tidak berperasaan.


*****


Nawang menunggu di ruang tengah karena pihak sekolah menghubungi nya jika Kevin juga Nadia ijin pulang karena ada keperluan keluarga yang mendesak.


" Assalamualaikum " Ucap Nadia saat membuka pintu rumahnya


" Waalaikumsalam,, "


" Mama ngapain di sini "


Nawang tersenyum ,,


" Gapapa Mama menunggu Kevin Sayang, Boleh Kan Mama bicara berdua dengan Kevin "


" Iya Ma, kalau gitu Nadia ke kamar dulu "


" Ya Sayang "


Kevin mengernyit bingung,,


" Ikut Mama Ke kamar " Ucap Nawang membuat Kevin semakin bingung namun dia tetap membuntuti nya.


" Pak Ahmad telpon Mama,dia bilang Kamu dan Nadia ijin untuk keperluan keluar.. Mama Tau ini ulah kamu Kevin, kamu bawa Nadia bolos kemana ?"


Walau mereka memang sudah menjadi suami istri namun tetap saja status mereka yang masih sekolah.


" Jalan jalan Ma "


" Dan harus bolos tidak menunggu hari Minggu?"


" Mama tau di usia kalian saat ini sedang menikmati masa masa remaja tapi Vin, Nadia itu gadis yang polos dan baik Mama gak mau jika Nadia di Cap buruk di sekolah kasihan dia"


" Ma,, aku gak mungkin menjuruskan Nadia ke pergaulan buruk dan Mama juga tau gimana aku "


" Ya Mama tau ,, tapi Mama gak mau lagi mendengar kamu membawa Nadia bolos sekolah "


Kevin mengangguk,,


" Ya Sudah kamu ganti seragam kamu "


" Oya Ma, terus Saat Pak Ahmad tanya Mama jawab Apa "


Nawang menghela napasnya,,


" terpaksa Mama ikut membohongi Pak Ahmad, Mama bilang jika memang ada Urusan keluarga"


Kevin tersenyum,,


" Makasih Ma " Ucapnya mengecup pipi Nawang.


Nawang sangat kaget dengan tingkah putranya, setelah menikah dengan Nadia sikap Kevin memang sedikit berubah.


Dulu Kevin yang lebih suka menyendiri sekarang tidak, bicara hanya di saat penting dan sekarang tidak .


Nadia memang membawa dampak baik untuk putranya.

__ADS_1


_____


Di dalam kamarnya Nadia baru saja selesai mandi, dia memakai kaos rumahnya dan celana jeans panjangnya.


tubuhnya idealnya memang membuat siapa saja terpesona, wajah Ayu nya pun sungguh sangat memikat.


Ceklek,,


Pintu kamar terbuka dan menampilkan Kevin yang berjalan masuk dan meletakan tasnya,,


" udah bicara sama Mama nya Kak "


Kevin mengangguk dengan melepas sepatunya,,


" Lo mau kemana " Ucap Kevin saat melihat Nadia keluar.


" Bantu Mama Masak "


Nadia memang sangat menyukai masak, saat Orang tuanya masih hidup dia akan selalu membantu masak atau bahkan membuat Kue.


" Mama " Sapa Nadia


" Sayang ,, Sudah mandi "


" Mama bikin apa ?"


" Oh ini cemilan Sayang,, "


" Nadia bantu ya Ma "


Nawang mengangguk ,,


Nadia memang gadis yang begitu baik dan juga polos membuatnya langsung menyukainya saat dulu bertemu saat bersama Hanung.


" Tadi Kevin ajak kemana aja "


Deg..


Nadia bingung kenapa Mama mertuanya tau,,


" Kak Kevin cerita sama Mama "


Nawang tersenyum dan berjalan menghampiri menantu cantiknya..


" Tante juga pernah muda dan juga pernah bolos seperti Kalian, karena itu adalah masa masa yang sangat indah "


Nadia tersenyum,,


walau ini kali pertama nya dia bolos sekolah dan itu sendiri pun karena Kevin.


" Maafin Nadia ya Ma, harusnya tadi Nadia gak usah bolos dan bisa pergi setelah pulang sekolah"


" Kenapa minta Maaf sayang,, Mama gak masalah Kok karena dulu Mama juga pernah ngelakuin itu "


Nadia tersenyum dan kembali membuat adonan.


" Kamu aduk terus ya, biar Mama siapin Oven nya "


" Siap Mama "


Nawang mengusap wajah cantik Nadia,, melihat Senyuman Nadia mengingat kannya kepada Hanung dan menjaga Nadia sekarang adalah janjinya dengan sahabat nya.


___


Kevin selesai mandi berjalan keluar dengan masih memegang handuk di tangannya, mencari kaos yang akan di pakai nya.


tumpukan baju Nadia pun sudah terlihat di sana dan itu berarti Mamanya sudah meminta Pelayanan di rumah nya memindahkan semua keperluan Nadia ke kamar dirinya.


Kaos hitam dan celana jeans selutut membuat kadar ketampanan Kevin meningkatkan, siapapun yang melihatnya akan pasti langsung terpesona.

__ADS_1


Langkah nya terhenti saat mendengar suara dering ponsel,,


Di saat mencari nya terlihat Ponselnya Nasi yang tergeletak di atas ranjang dan Kevin langsung mengambilnya dan matanya menangkap nama yang tidak dia kenalnya menghubungi Nadia,,


__ADS_2