Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 66


__ADS_3

Kevin menatap dimana Nadia sudah terlelap , dia pun membenarkan selimut yang menutupi tubuhnya.


ditatapnya wajah Ayu istrinya, entah mengapa hanya dengan hitungan bilang rasa cinta dan sayangnya melebihi nyawanya.


melihat Nadia bahagia tiap hari adalah impiannya, dia sendiri tidak mau kembali melihat wanita yang berada di hadapannya ini sedih bahkan menangis.


Tangannya terangkat membelai rambut Nadia, sungguh sangat cantik pantas banyak laki laki yang menginginkan nya.


Nadia mengerjapkan matanya dan tersenyum melihat suaminya sedang menatapnya,,


" Kenapa bangun " Lirih Kevin mengusap wajah Nadia yang menggeleng.


Diliriknya Jam yang sudah pukul 12 malam,, dia pun beranjak duduk dan Kevin membantu nya..


" Kamu belum tidur ?" Ucapnya dan Kevin tersenyum.


" Sebentar lagi,, Kamu tidur lagi masih malam "


Nadia melirik dimana Laptop Kevin yang masih menyala sudah pasti jika suaminya sedang mengerjakan sesuatu.


" Aku bantuin Kakak " Ucapnya beranjak


Kevin menautkan alisnya dan menatap dimana Nadia yang langsung berjalan menuju meja kerjanya dan duduk di sana.


Walau masih sangat muda, Namun Kevin termasuk pekerja keras terbukti jika di usia dini dia sudah memiliki usaha bisnis Cafe yang selalu ramai.


Kevin berjalan menghampiri dan berdiri menatap Nadia yang menatap Laptopnya..


beberapa hari tidak datang ke Cafe laporan masuk menumpuk,,


Stok kosong, supplier barang bahkan beberapa promosi kerja sama dari beberapa Produksi barang menumpuk di email masuknya.


" Kerja Sama ?" Ucap Nadia


Kevin mengangguk dan duduk dan menunduk di samping Nadia sembari menatap laptop.


" Ada beberapa Supplier yang mengirimkan barang mereka untuk mengajak kerja sama, beberapa juga sudah Irfan handle "


Nadia mengangguk,,


dia menatap beberapa merk barang yang mereka tawarkan dan kebanyakan itu adalah aneka minuman kalangan anak muda.


beberapa juga terlihat aneka cemilan dan makanan.


Nadia menatapnya dengan teliti.


Kevin terus menatap Nadia yang tampak serius, dia membiarkan istrinya melakukan apa saja toh sekarang usahanya sudah menjadi usaha bersama karena Nadia sudah tidak sedikit membantu mengembangkan bisnis Cafenya hingga membuat ramai pengunjung.


" Terus rencana Kakak apa kedepannya ?" Ucap Nadia bersandar dan menatap Kevin yang berada di sampingnya.


Kevin menoleh dan tersenyum,,


" Sekarang kamu Bosnya, jadi aku harus bagaimana selanjutnya tidak mungkin terima semua kerja sama mereka bukan ?"

__ADS_1


Nadia menautkan alisnya membuat Kevin tersenyum,,


" Okey, because now I'm the boss so let me think for a bit " Ucap Nadia dan Kevin mengangguk.


Nadia kembali menatap beberapa barang di sana,,


" Jadi menurut aku, mending Kakak terima ini deh,, untuk aneka minuman ringannya cocok jika gabung di Cafe dan cemilannya juga kebanyakan favorit di kalangan remaja jadi kita gak begitu fokus di Coffee,,


Em,, tapi kalau di Mix dengan Coffee pun aku rasa masih enak aja dan ini bisa untuk menarik rasa penasaran siapa saja yang datang "


Kevin menatapnya,,


minuman dengan aneka susu dan rasa buah yang memang sedang ramai di kalangan remaja sekarang,,


" Baiklah karena Bos sudah memutuskan dan sebagai pegawai saya akan menurutinya "


Nadia terkekeh,,


" Apa sih lucu tau,, "


" Kita tidur sudah malam, besok masih harus sekolah "


" Em,, "


Kevin menutup Laptopnya dan membereskan mejanya, dia pun beranjak namun Nadia masih duduk di sana membuatnya menoleh.


" Gendong " Ucapnya merentangkan kedua tangannya.


Dia pun membopongnya dan membawanya ke atas ranjang.


" Good Night Honey " Ucap Kevin dan Nadia tersenyum,,


Mereka pun memejamkan matanya dan sama sama menuju alam damai.


********


Keesokan Harinya,,


Hari Senin,


dimana setiap sekolah di laksanakan Upacara bendera.


semua siswa/wi memakai seragam lengkap berdasi dan bertopi begitu pun dengan Nadia dan Mita yang berjalan menuju Lapangan Upacara.


Sudah banyak yang berbaris di sana, mereka masuk ke dalam barisan kelas XI IPA.


Tidak lama terlihat segerombolan Kelas XII diantaranya ada Kevin yang bersama Riko juga Bian berjalan dan mereka berdiri di depan semua adik kelas.


Banyak mata memandang ke arah Kevin yang memakai Almamater, postur tinggi membuatnya semakin mempesona ,,


banyak bisikan yang terdengar membicarakan ketampanan dari Kapten Basket sekolah.


dimana biasanya Kevin tidak memakai Almamater dan kini terlihat rapi.

__ADS_1


" Gila emang Damage Suami Lo Nad " Bisik Mita


Nadia tersenyum dan menatap dimana suaminya berdiri dan ternyata Kevin pun sedang menatapnya,,


Bahkan senyuman terlihat di wajah tampan nya, Nadia menoleh saat beberapa siswi yang terpesona dengan senyuman suaminya.


Jadi ramai kan gara gara liat senyuman kamu,, kesal Nadia merubah wajahnya jadi cemberut, Kevin menautkan aslinya bingung.


Tidak lama semua Anggota OSIS datang, Guruh yang juga banyak di Idolakan tidak kalah menjadi sorotan beberapa siswi.


walau setiap hari dia selalu memakai Almamater namun tetap saja tidak akan bosan jika menatap ketampanan nya.


Semua Guru sudah berbaris di sana, Upacara pun di mulai dengan tertib.


Namun suasana tegang terjadi saat Pak Ahmad sebagai Kepala Sekolah memberikan sambutan jika hari ini akan diadakan Razia Tas setelah selesai Upacara dan meminta semua siswa/wi untuk tidak masuk ke dalam kelasnya hingga semua guru dan anggota OSIS selesai memeriksa isi tas mereka.


bahkan ponsel yang mereka bawa pun harus di sita dan baru bisa di ambil sepulang sekolah.


Semua siswa/wi tampak heran, tidak biasanya ada Razia di sekolah mereka sudah pasti telah terjadi sesuatu jika sudah ada seperti ini.


" *Aneh deh,, kan sudah lama sekolah tidak mengadakan Razia dan hari ini dadakan banget , mana gue bawa make up lagi di tas "


" Iya gue juga, mana baru beli lagi Make Up gue"


" Aduh gimana dong gue, surat dari pacar gue masih di tas* "


banyak yang saling berbisik membuat Nadia menatap sekeliling, dia memang tidak membawa sesuatu di dalam tasnya dan jika memang ponselnya akan di sita pun tidak masalah karena sama sekali tidak ada sesuatu di dalamnya.


" Sering ada Razia kayak gini Mit " Ucap Nadia dan Mita menggeleng.


" Biasanya karena ada yang ketahuan membawa sesuatu, Tapi entahlah ini dadakan banget "


Nadia mengangguk dan terlihat Guruh datang bersama dua Guru menuju Kelasnya.


" Kalian tunggu di luar dan jangan ada satupun yang masuk, untuk Ponsel Kalian bisa langsung di masukan ke dalam Dus yang Guruh bawa " Ucap Gresia.


Semua siswa/wi memberikan ponselnya kepada Guruh yang sudah membawa Dus, tidak terkecuali Nadia juga Mita.


" Thanks " Ucap Guruh saat Nadia meletakan ponselnya.


Nadia mengangguk dan kembali berdiri bersama Mita untuk menunggu nya,,


Setelah semua ponsel terkumpul,


Guruh masuk ke dalam Kelas untuk membantu. terlihat mereka membuka tas satu persatu,,


beberapa barang mereka sita dan lebih banyak adalah kosmetik.


hanya tinggal Tas Nadia dan Mita yang belum mereka periksa,,


Gresia membuka Tas Nadia, tidak ada sesuatu di dalam tasnya namun di saat membuka kantong kecil dalam tasnya matanya menatap sebuah benda tidak asing di dalamnya,,


dia pun mengambilnya,,

__ADS_1


__ADS_2