
" Nadia "
Ucap seseorang membuat Nadia menolah, terlihat Mita yang berlari menghampiri nya.
" Bukannya Lo di Bogor ?"
Nadia mengangguk,,
" Gue baru sampai "
" Gila aja sih udah kalah minta tanding Lagi, aneh mereka "
" Gue juga berpikir kayak gitu, Cuma mau gimana lagi "
" Ya Udah kita masuk,, "
Nadia mengangguk dan mereka berjalan masuk, terlihat sudah ramai penonton bahkan terlihat Emeli juga berada di sana.
" Eh si Lampir juga nonton Tuh "
" Mita,, Udah kita cari tempat duduk "
Mereka kembali berjalan namun tiba tiba terdengar obrolan dari salah satu penonton yang malah membicarakan Kevin.
" Lo tau gak Team Basket SMA Pelita cakep banget, apalagi dia pemilik Sean Cafe "
" Serius,, gila masih sekolah udah pinter bisnis "
" Tapi denger denger dia udah punya cewek satu sekolah, pasti tuh cewek cuma manfaatin secara Kevin tampan juga tajir "
" Gue kira juga gitu,, eh eh,, itu dia "
Terlihat kedua team masuk ke dalam lapangan, semua bersorak.
Nadia menarik Mita duduk di kursi yang masih kosong.
Sementara Kevin terlihat mencari seseorang sudah pasti dia akan mencari keberadaan Kekasih sekaligus istrinya.
Nadia tersenyum dan mengangguk saat Kevin menatap,,
"**Semangat** , I love you hubby " lirih Nadia
Seakan tau Kevin terlihat mengangguk dan tersenyum,,
Beberapa penonton yang melihatnya langsung bersorak bahkan mereka tidak menyangka dengan apa yang mereka Lihat Sean Kevin Permana kapten Basket yang sangat dingin Tersenyum.
Emeli melihat ke arah Nadia, dia mengepalkan tangannya kesal.
Lo liat aja Nadia,,
Gue bakal ambil posisi Lo di Hati Kevin secepatnya.
Riko menatap Tema Tanding, bahkan beberapa pemain terlihat berbeda saat pertandingan awal.
" Loh kok pemain Lo beda, terus siapa dia ?" Ucap Riko menunjuk salah satu orang yang terlihat sebagai ketua Team mereka.
" Dia Mario Ketua Team Kita " Ucap Jefri
" Mau Lo apa sebenarnya, Lo udah kalah ya Kalah "
" Hahahaha,, Kenapa Lo takut kalah bukan ?"
" Lo,-
" Ko,, " Cegah Kevin menahan tangan Riko.
selama ini Jefri tidak bicara untuk menggantikan posisi pemain mereka, dia hanya ingin tanding ulang.
" Sorry bagi Team gue gak pernah ada yang merasa takut " Ucap Kevin menatap mereka dan hanya di balas senyuman licik lawan.
Dua Wasit terlihat masuk Lapangan,,
Semua bersiap untuk bertanding dan Bola pertama di pegang oleh Kevin.
Semua penonton terlihat ramai dengan lincahnya Kevin mendribble Bola, bahkan sekali lempar bola Langsung masuk ke dalam Ring.
Skor terus bertambah membuat team lawan merasa kesal, namun berbeda dengan Jefri dan Mario yang tampak santai dan tersenyum.
" Vin, gue curiga Jefri dan Mario " bisik Riko
Sebenarnya Kevin sudah sangat tau, namun dia sengaja diam dan melihat apa yang akan mereka lakukan.
" Kita waspada dan jangan kemakan ucapan mereka."
Riko mengangguk dan kembali bermain,,
Benar Saja saat Riko akan melempar Bola, Salah satu pemain lawan sengaja mendorong nya hingga Riko terjatuh,,
__ADS_1
" AW,, " Rintihnya
" Rik,, Lo gapapa ?" Ucap Kevin dan Bian mendekat.
" Eh,, Gak usah curang dong " Kesal Bian
" Apa Lo "
Kevin membantu Riko berdiri,,
" Serius Lo gapapa ?" Ucap Kevin dan Riko mengangguk.
Kevin menatap Jefri yang tampak tersenyum,,
Oke,, ini mau Lo gue ladeni . gumam Kevin.
Pertandingan kembali di mulai, Kevin akan melempar Bola namun tiba tiba Mario mendekat.
Cewek Lo cantik juga.
Deg..!!
Kevin terdiam membuat Mario merebut Bola dan langsung melemparkan nya.
" Astaga Vin,, Lo gimana sih " Kesal Bian karena skor mereka Seri 3_3
" Sorry, " Ucap Kevin .
Dia menatap Nadia yang tampak menatapnya,,
" Vin,, Lo gapapa ?" Ucap Riko dan Kevin mengangguk.
Lagi lagi Jefri dan Mario tersenyum melihatnya,,
" Lo tenang Vin, mereka sengaja buat Lo emosi dan gak konsen Tanding " Bisik Riko.
Kevin mengusap wajahnya,,
Dia pun kembali fokus di pertandingan, namun tiba tiba terlihat seseorang duduk di sebelah Nadia membuat Kevin kembali tidak fokus.
Lo liat di sebelah cewek Lo,
Jika Lo gak mau terjadi sesuatu dengan cewek Lo, mending Lo menyerah.
Lagi lagi Mario sengaja membuat Kevin tidak fokus tanding.
Ya Allah,, Jaga Nadia.
Kevin menatap Nadia,,
Sementara Nadia tampak bingung, kenapa Kevin terus menatapnya bahkan terlihat wajah yang Khawatir.
Ada apa Kak,,
kenapa terus Liat ke sini, Fokus tanding dan kita pulang.
aku khawatir dengan kaki kamu.
Nadia menggenggam tangannya,
Sementara laki laki yang berada di sebelah Nadia tampak tersenyum.
Pertandingan kembali di mulai,,
Kevin berusaha untuk kembali fokus namun sangat sulit, dia takut terjadi sesuatu dengan Nadia apalagi laki laki itu masih berada di samping Nadia.
" Vin,, Lo kenapa ?" Bisik Riko
" Nadia "
Riko langsung mencari di sekitar Penonton dan melihat Nadia bersama Mita, namun Matanya mengernyit saat menyadari seseorang yang duduk di samping mereka.
" Gila,, Apa mau mereka "
Kevin menggeleng,,
Dia sangat bingung , sama sekali tidak fokus bertanding.
" Mereka mau kita menyerah,, Kalau Nadia yang jadi korban Fix kita nyerah aja Vin " Lanjut Riko
Kevin kembali menatap Nadia, Dia memang tidak mau terjadi sesuatu dengannya namun melihat semangat teamnya dia tidak mau mengecewakan Mereka.
Mita menatap bingung,
Riko dan Kevin terus mengobrol padahal mereka masih harus Tanding.
" Mereka kenapa sih, kayaknya mereka Liatin Lo deh Nad "
__ADS_1
" Gue gak tau, tapi seperti terjadi sesuatu di sana "
Nadia menatap Kevin,,
Sangat jelas raut wajah Kevin yang berbeda seperti memikirkan sesuatu.
Namun tiba tiba Nadia menyadari seseorang yang duduk di samping nya, bahkan dia seorang laki laki sendiri dan duduk di barisan cewek membuatnya merasa heran.
Ini Cowok kok aneh banget ya,,
Duduk di tengah tengah barisan cewek. Gumam Nadia.
Tidak lama Nadia baru sadar,
Jika sudah pasti karena ini Kevin terus menatap nya dan beberapa Kali Mario membisikan sesuatu kepada nya.
dia pun mencari akal untuk pindah tempat duduk.
" Mit,, Gue kebelet anterin gue yuk " Ajak Nadia
" Ya Gue juga sama, Ya Udah yuk buruan "
Nadia menarik tangan Mita melewati laki laki itu yang tampak menatapnya.
Namun di saat Nadia melihat adanya Guruh di salah satu Kursi, dia segera menghampiri dan duduk di samping nya.
" Hai Kak " Ucapnya membuat Guruh menoleh.
" Loh Nad, Lo bilang kebelet "
" Sorry ,, gue sengaja buat pergi dari sana Lo liat laki laki yang duduk di sebelah gue kan, aneh banget dia "
Mita menoleh dan benar saja,
Terlihat dia terus menatap ke arah mereka.
Nadia sengaja mencari tempat ramai paling tidak untuk sementara dia aman dan bisa membuat Kevin fokus tanding.
" Kita gapapa kan Kak gabung di sini " Ucap Nadia
" Gapapa Kok,, "
Nadia mengangguk dan kembali menatap Lapangan,,
Kevin tampak menatapnya,,
Kesal rasanya melihat Nadia malah berpindah tempat duduk di samping Guruh.
" Gak usah emosi,, Gue yakin Nadia sadar keberadaan Cowok itu dan sengaja pindah duduk " Bisik Riko.
Kevin menatap dimana Nadia duduk sebelumnya, tidak ada laki laki itu di sana dan sudah sangat jelas jika semua di rencanakan.
" Kita bisa Fokus sekarang " Ucap Kevin kembali merebut Bola.
Pertandingan terus berjalan,,
Beberapa Kali Kevin akan melempar Bola namun terus di hadang,,
Brukk..
Kevin kembali terjatuh saat Mario sengaja menabrak nya.
" Astaga Kak Kevin " Ucap Nadia khawatir.
" Vin,, Lo gapapa "
Kevin mengangguk dan beranjak bangun,,
Guruh menatap Nadia,,
Ada rasa iri terhadap Kevin, namun dia sadar jika Nadia hanya mencintai Kevin.
Kevin menatap Nadia yang tampak khawatir, dia pun mengangguk dan tersenyum untuk membuat Kekasih sekaligus istrinya tenang.
Dia kembali bertanding dengan bola yang sudah berada di tangannya,,,
Jefri dan Mario tampak menghadangnya namun Kevin tersenyum dan langsung melepaskan bolanya walau jarak masih jauh membuat semua pemain bahkan penonton harap harap cemas,,,,
***Harap Harap Cemas apa team Kevin bakal menang atau Kalah,,
hihihi..
Tunggu Part selanjutnya,,
Oke bye bye***..
Mon Maaf,,
__ADS_1
No Edit langsung kirim, Banyak Typo harap maklum ..🤪🤪