
Nadia menatap sekeliling semua menatapnya sudah pasti karena berita dalam Grup sekolah.
" Siapa sih yang sebar gosip " Kesal Mita menggeleng.
" Uwek,, "
Lagi lagi Nadia merasa perutnya kembali mual, dia segera berlari keluar.
" Nad, Lo kenapa ?" Ucap Mita
" Kelihatannya sih Lugu ternyata dia cewek murahan "
Mita menoleh ternyata Emeli lah yang bicara.
" Maksud Lo apa sih "
" Lo liat sahabat yang Lo bangga ,, Gimana sifat aslinya mungkin ini hanya alasannya dia biar Kevin mau nikah sama dia atau jangan jangan,-
" Jaga Ya Mulut Lo "
" Hei,, Yang harusnya di jaga mulut Lo..
buat apa terus nutupi sifat buruk sahabat Lo udah jelas jelas dia menikah dan hamil atau bisa jadi dia hamil dulu dan sengaja deketin Kevin supaya ada yang tanggung jawab "
" Nadia bukan cewek seperti itu ,"
" Terus dia cewek seperti apa ??
Masih Sekolah tapi udah nikah dan sekarang kalian semua lihat bukan dia mual mual sudah pasti dia hamil "
Mita menggeleng,,
" Kalau memang Nadia hamil bukannya itu juga Anak Kak Kevin, mereka sudah menikah "
" Diem Lo,,
Gue tau bagaimana Kevin, dari dulu dia sama sekali tidak dekat dengan cewek dan semenjak Nadia datang Kevin jadi berubah, ini pasti karena Nadia sengaja deketin Kevin karena dia tau hamil "
Brak !!!
" Lo,-
Mita menyambar ponsel nya dan mengejar Nadia,,
Emeli tersenyum melihatnya,
apa pun caranya dia akan lakukan untuk memisahkan Nadia dari Kevin.
___
Nadia terus memuntahkan isi dalam perut nya, hanya cairan karena memang dia sama sekali tidak makan apa pun.
" Nadia,, Lo di dalam kan " Ucap Mita dari balik pintu.
Ceklek,,
Terlihat Nadia membuka pintu dengan wajah pucat.
" Astaga Nad, Lo kenapa ?"
Nadia menggeleng,,
" Gue telpon Kak Kevin "
Belum Mita Menelpon Kevin sudah berada di sana, dia sempat membaca grup sekolah dan mencari keberadaan Nadia.
" Nadia " Ucap Kevin berlari menghampiri.
Nadia menatapnya,,
Kevin langsung memeluk nya erat, dia tau jika Nadia sudah pasti membaca grup sekolah.
" Berita itu,-
" Sst,, semua akan baik baik saja " Ucap Kevin mengusap bahu Nadia.
Mita semakin di buat kesal karena Berita yang terus ramai, bahkan mereka menganggap Nadia hamil setelah mereka melihat Nadia mual saat di Kantin.
__ADS_1
" Nad,, " Lirih Mita membuat Nadia melepaskan pelukannya.
" Lo liat ini "
Nadia membacanya,,
Air matanya menetes di wajahnya, semua gosip yang tersebar tentang dirinya bahkan semua membicarakan jika Nadia hamil di luar nikah dan menjebak Kevin untuk tanggung jawab.
" Mita,, semua ini gak bener.
gue gak hamil " Ucap Nadia menatap Mita.
" Gue tau Nad,, gue percaya sama Lo "
Kevin mengepalkan tangannya,,
siapa yang sudah berani membuat gosip tentang mereka bahkan menjelekkan Nadia wanita yang sangat dia cintai.
" Vin,, Kalian di panggil Bu Gresia " Ucap Riko
Kevin mengangguk,,
Dia sudah pasti akan berurusan dengan Guru BK mereka.
" Ka,, ini gimana ?" Ucap Nadia
" Kita temui Bu Gres dulu dan jelaskan semuanya "
Nadia mengangguk,,
Kevin menggenggam tangan Nadia berjalan menuju ruang guru,,
semua menatap mereka, bisikan terdengar keduanya.
Mereka menyalakan Nadia dalam masalah ini. mungkin karena Gosip Emeli jika Nadia lah yang terus menggoda Kevin.
Tok,,
Tok,,
Tok,,
Kevin membuka pintu ruangan dan terlihat Beberapa guru berada di sana.
" Kevin, Nadia silahkan duduk " Ucap Gresia guru BK mereka.
Kevin tampak tenang berbeda dengan Nadia yang sedikit bingung, di tambah kondisi tubuhnya yang sedang tidak Fit.
rasa mual dalam perutnya juga Kepala yang sedikit pusing membuat pandangannya sedikit kabur namun dia harus bertahan untuk menjelaskan semuanya.
" Apa Benar berita di Grup Sekolah jika Kalian sudah menikah dan Nadia hamil "
" Saya tidak menyangka dengan kamu Kevin, Kamu salah satu siswa pantai di sekolah, kamu bahkan sering menjadi panutan banyak siswa dan Kamu Nadia, Kamu juga termasuk siswi pandai walau kamu baru di sekolah tapi kamu bisa mengikuti pelajaran ,, "
Bukan hanya Gresia yang berbicara namun beberapa guru pun ikut bicara,,
Nadia tampak memegang kepala nya Yang semakin pusing.
Bruk,,
Nadia jatuh membuat Kevin Khawatir,,
" Astaga Nadia " Ucap Kevin langsung membopong tubuhnya
" Mau Kemana kamu Kevin, kami belum selesai bicara "
" Alah itu pasti akal akalan Nadia supaya tidak terkena hukuman "
" Maaf Pa, Anda seorang Guru dan tidak seharusnya Anda bicara seperti itu " Ucap Kevin kembali melangkah
" Kami belum selesai Bicara Sean Kevin Permana "
Kevin menghentikan langkahnya ,,
" Keadaan Nadia lebih pentin "
Kevin kembali melangkah keluar dengan membopong Nadia,,
__ADS_1
" Dasar Remaja jaman sekarang, sudah pasti karena pergaulan bebas "
Kevin membawa Nadia menuju Mobil,dia sangat khawatir dengan kondisi Nadia ..
" Vin,, Nadia kenapa ?" Ucap Riko yang datang bersama Bian juga Mita
" Gue bawa Nadia ke Rumah Sakit "
Riko mengangguk,,
Kevin melajukan mobilnya keluar,,
Sementara Bian terlihat bingung juga heran,,
" Ko,, Memang benar mereka sudah menikah dan Nadia hamil ?"
Riko menghela napasnya,,
Sebenarnya dia sudah tau jika Kevin dan Nadia menikah.
Kevin telah menceritakan semuanya namun Bian sendiri dia sama sekali tidak tau masalah ini.
" Ya Mereka sudah menikah "
" What,,, Gak mungkin "
" Mereka menikah karena perjodohan,, itu terjadi 4 bulan yang lalu."
" Tunggu,, kenapa Lo bisa tau dan gue ,-
" Karena Mulut Lo ember,, Kevin sudah cerita semau sama Gue tapi Jika masalah Nadia Hamil,-
" Stop,, Kalian juga percaya jika Nadia hamil " Kesal Mita.
Riko dan Bian saling tatap,,
" Kalian dengar,,
Walau mereka sudah menikah, tapi mereka masih ingat status mereka seorang pelajar.
status mereka boleh sudah suami istri tapi mereka bersikap seperti sepasang kekasih " Ucap Mita meninggalkan mereka.
Ini baru pemanasan dan gue bakal terus membuat semua orang percaya jika Nadia hamil di luar nikah bahkan hingga sekolah mengeluarkan nya. Ucap Emeli tersenyum.
Sementara di ruang Guru semua masih protes dengan tindakan Kevin dan Nadia yang ternyata sudah menikah.
Sedangkan peraturan di sekolah mereka melarang siswa/wi nya untuk menikah apalagi hingga hamil.
" *Semua ini tidak benar, Sesuai peraturan sekolah jika siswa/wi tidak boleh menikah dan jika ketahuan hamil mereka harus di keluarkan dari sekolah walau mereka termasuk siswi Pandai di sekolah "
" Yang di Katakan Anda Benar Pa, Ini akan berdampak dengan siswa/wi lain jika kita tidak langsung bertindak*."
" Sabar Bapak, Ibu,,
Saya sudah menghubungi Pak Ahmad dan beliau akan pulang siang ini , Saya akan membicarakan semuanya " Ucap Gresia .
Semua mengangguk,,
Mereka akan menunggu Pak Ahmad yang memang sedang berada di luar kota untuk menghadiri seminar di sana.
*********
Rumah Sakit Medistra Jakarta
Kevin menunggu Nadia yang masih di periksa Dokter di dalam,
Dia mengusap wajahnya melihat wajah Nadia yang begitu pucat.
Ting,,
Kevin merogoh nya dan mengernyit saat melihat pesan masuk dalam ponselnya,,
**********
Maaf,, Maaf,,
Telat Up, ,
__ADS_1
😍😍😍