Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 71


__ADS_3

Mobil mereka melewati jalanan yang sama sekali tidak pernah Riko lewati, jalanan kampung.


Namun Gresia terlihat turun dan berjalan masuk ke dalam sebuah Gang.


Riko pun meninggalkan mobilnya dan berjalan mengikuti Gresia, matanya menatap tidak percaya dengan apa yang dia lihatnya sebuah kenyataan yang sama sekali berbeda jauh dengan apa yang selalu di lihatnya setiap hari di sekolah.


Gresia masuk ke dalam rumah yang sangat sederhana sangat berbeda jauh dengan penampilannya dan gayanya di sekolah.


tanpa pikir panjang Riko segera mengambil beberapa foto dan mengirimkannya.


Lagi lagi Riko kembali di kaget kan dengan suara teriakan,,


Siapa laki laki itu dan kenapa mereka bertingkah seperti itu.


Riko terus melihat nya, dia pun segera merekamnya.


*******


Nadia menemani Kevin di Cafe karena Irvan menghubunginya.


" Bos " Ucap Irvan saat melihat Kevin datang


" Ayo Sayang " Ajak Kevin mengandeng tangan Nadia masuk dan terlihat seorang laki laki paruh baya yang sedang menunggu nya.


" Bos,, Ini Pak Felix " Ucap Irvan


Kevin tersenyum dan mengulurkan tangannya,,


" Halo Saya Kevin pemilik Sean Coffee "


" Astaga ,, Ternyata masih sangat muda saya benar benar sungguh mengagumkan "


Kevin tersenyum,,


" Kak,, aku tunggu di sana ya " Bisik Nadia dan Kevin mengangguk.


" Silahkan Kita bicara di ruangan Saya "


Kevin mengajak Felix ke ruangannya untuk membicarakan kerja sama mereka, dan Nadia sendiri tidak mau mengganggu nya dan lebih memilih menunggu.


" Silahkan Mba " Ucap Irvan membawakan Hot Coklat juga Cemilan.


" Makasih Gan "


" Saya permisi Mba, jika butuh sesuatu panggil saya Saja "


" Makasih ya "


Irvan berjalan meninggalkan Nadia yang tengah duduk sendiri.


Senyuman terukir menatap sajian di depannya, sudah pasti Kevin lah yang meminta Irvan menyiapkan untuknya.


Ting,,


ponselnya bunyi dan ternyata Kevin lah yang mengirimkan Chat untuknya.


Hubby


Maaf Sayang aku tinggal sebentar kamu jangan lupa makan.


❤️


Nadia Tersenyum dan menggeleng membaca Chat dari suaminya, selalu saja Kevin perhatian kepadanya walau dia sibuk.


Nadia akan menikmatinya namun seseorang memanggilnya,,


" Sorry,, Lo sendiri kan "

__ADS_1


Nadia menoleh terlihat dua orang wanita berdiri di samping nya,,


Jika di lihat mereka seperti seumuran dengannya namun mereka lebih berani make up tebal sedangkan Nadia hanya memakai bedak tipis dan pelembab bibir namun tetap saja terlihat cantik natural.


" Ada apa ya ?" Ucap Nadia bingung.


" Lo bisa pindah kan, Toh kita lihat Lo juga sendiri sedangkan Kita berempat "


Nadia menatap mereka yang hanya berdua dan mereka bilang berempat .


" Temen gue lagi jalan, Lo lihat semua kursi penuh"


" Oke Sebentar " Ucap Nadia mengambil ponselnya.


sementara Irvan menatapnya,


dia akan menghampiri namun Nadi terlihat menggeleng dan membuatnya tidak kembali melangkah.


" Oke Silahkan " Ucap Nadia


Kedua perempuan itu pun duduk, mereka langsung memanggil Irvan dan memesan minum juga makanannya.


Nadia duduk dengan bermain ponselnya, sesekali dia menatap sekeliling yang ramai pengunjung.


Sean Coffee memang selalu ramai apalagi di setiap bulannya selalu ada varian rasa bukan hanya dari Coffee, Boba atau juga makanannya.


dan karena itulah Omset yang selalu meningkat ,namun walau begitu Kevin tidak pernah sombong dia sering memberikan bonus kepada karyawan nya juga berbagi dengan yang membutuhkan.


Nadia melirik dimana dua remaja belia yang datang, mungkin mereka masih lebih muda sekitar satu tahun darinya namun di lihat dari penampilan nya sudah sangat dewasa, Nadia hanya menggeleng sembari menikmati hot coklat nya.


" Guys,, gila macet banget padahal gue udah full make Up hari ini "


" Betul,, Ya Kali mau ketemu seseorang tapi bulukan "


Lagi lagi Nadia hanya menggeleng mendengar obrolan mereka,,


Remaja jaman sekarang. gumamnya kembali bermain game di Handphone nya.


" Tapi gue denger dia udah punya cewek deh, bikin patah hati aja deh "


" Wait,, sebenarnya kalian tuh bicarain siapa sih?"


Salah satu dari mereka ternyata masih belum tau siapa yang sedang di bicarakan.


" Astaga Nona,, Ya Kevin lah pemilik Cafe ini "


...Uhuk,, Uhuk,,...


tersedak mendengar nama suaminya mereka sebut,,


" Sorry " Ucapnya saat melihat mereka yang Menatapnya.


" ***Aneh banget sih dia, udah sendirian pasti cewek broken Home deh "


" Iya,, Liat aja penampilannya*** "


Mereka malah membicarakan Nadia yang hanya memakai kaos juga jaket.


Namun Nadia tidak menghiraukan nya, dia membiarkan mereka mengatainya.


Kevin yang keluar bersama Felix pun mendapat tatapan dari para pengunjung Cafe, terutama empat cewek yang sedari tadi membicarakan nya.


" Baiklah Mas Kevin,, Terima kasih atas waktunya dan saya minta Maaf sudah mengganggu,, " Ucap Felix menjulurkan tangannya.


" Sama Sama Pa,, Semoga kerja sama ini bisa berjalan lancar "


" Kalau begitu Saya Permisi "

__ADS_1


" Silahkan Pa "


Kevin menatap Felix yang berjalan keluar, dan setelahnya dia mencari keberadaan istrinya.


senyuman terukir di saat melihat Nadia duduk di sudut Cafe dengan masih menatap ponselnya.


Dia pun berjalan menghampiri,,


Sedangkan beberapa wanita yang berada di sana di buat terpana, walau hanya memakai kaos saja Kevin sudah terlihat sangat tampan.


" ***Gila,, Itu Kevin ke sini "


" Jantung gue*** "


Kevin begitu saja melewati mereka dan mereka dibuat kaget saat malah Kevin menghampiri perempuan yang sedari tadi mereka bicarakan.


" Ternyata di sini " Ucapnya mengacak pucuk rambut Nadia.


Nadia mendongak dan tersenyum,,


" Loh kok ke sini, dimana Pak Felix " Ucap Nadia menatap sekeliling.


" Sudah pulang, kenapa Hem,, "


" Kenapa belum di makan " Lanjut Kevin saat melihat makanan yang masih utuh.


Nadia menggeleng,,


" Aku masih kenyang "


Kevin tersenyum dan duduk di samping Nadia dengan terus menatap wajah istrinya,,


Keempat wanita tadi tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, bahkan ternyata pacar dari laki laki yang mereka bicarakan dan idolakan.


" Udah sore kita pulang, Kamu mesti istirahat" Ajak Kevin mengandeng tangan Nadia.


Nadia menatap keempat wanita tadi yang melihatnya dia pun tersenyum,,


" Hubby,, Bentar " Ucapnya sengaja manja di hadapan mereka.


" Apa Sayang "


" Kamu Sayang gak sama aku "


" Sayang lah,, Kamu itu istri Aku sayang "


Nadia tersenyum,,


" Tapi banyak yang suka sama Kamu "


Kevin tersenyum dan menarik hidung mncung Nadia,,


" Gak peduli,, karena di hati aku cuma ada kamu"


Nadia tersenyum dan memeluk lengan Kevin, mereka berjalan keluar melewati mereka yang dibuat seperti Patung.


Sedangkan Irvan terkekeh melihat Nadia yang bermanja dengan Kevin,dia tau jika Nadia sengaja membuat Keempat wanita itu Panas.


Mba Nadia ada ada saja,,


tapi sukses buat mereka bungkam, lagian seenaknya saja membicarakan istri bos.


gak tau saja gimana Bos begitu mencintai Mba Nadia. gumam Irfan yang masih terus melihat ekspresi dari mereka.


**********


Sorry telat Up terus,,

__ADS_1


Lagi bener² riweh dengan segala urusan dunia nyata nih,,


Tapi Next pasti kembali seperti dulu Kok Up 2x terutama ACDK yang kangen aku masih Up..


__ADS_2