
Nadia terlihat tidak biasanya, dia terdiam setelah kejadian kemarin membuat Kevin khawatir.
" Lo bener gak sarapan, atau kita sarapan sebentar masih keburu Kok " Ucap Kevin namun Nadia menggeleng.
" Gue gak lapar Kak,, "
Kevin menghela napas,,
dia pun melihat sebuah Minimarket dan langsung menepikan mobilnya,,
" Tunggu sebentar " Ucapnya mengusap pucuk rambut Nadia.
Nadia menatap Kevin yang keluar mobil dan berjalan masuk, entah apa yang mau Dia beli.
Nadia menyenderkan kepalanya menatap jalanan yang mulai ramai dengan banyak kendaraan.
" Lo makan dulu " Ucap Kevin kembali dengan membawa Roti juga Susu Kotak.
" Tapi gue gak lapar Kak "
" Nurut sama Suami, Gue gak mau Lo sakit sekarang dimakan Oke "
Nadia menghela napasnya dan memakannya,,
Kevin merasa lebih tenang dan Kemabli melajukan mobilnya.
Hanya tinggal 5menit Bel sekolah bunyi, mobil Kevin terparkir di tempat biasa.
" Ingat belajar yang benar gak usah mikir macem macem " Ucap Kevin menatap Nadia yang mengangguk,,
Nadia mencium punggung tangan Kevin seperti biasanya dan karena memang sudah terbiasa.
" Nadia tunggu " Ucap Kevin membuat Nadia menoleh.
Kevin mengecup kening Nadia,,
" I Love you " Ucapnya dan Nadia tersenyum,,
" I Love you too "
Nadia berjalan keluar dan lebih dulu berjalan menuju Kelasnya,
Kevin baru menyusul nya setelah Nadia sudah tidak terlihat.
Emeli yang menatap mereka tampak tersenyum, dia pun menyimpan Ponsel nya dan berbalik.
Untuk Pertama Kalinya Seorang Guruh Ketua OSIS tidak masuk sekolah, semua ramai di bicarakan di grup sekolah.
Bahkan Mita sendiri merasa heran, tidak biasa Guruh Ijin walau tubuhnya tidak sehat pun pasti Guruh akan tetap memaksanya.
" Untung belum masuk " Ucap Nadia duduk di samping Mita yang masih menatap ponselnya.
Nadia menatap heran,,
" Liat apa sih Lo serius banget "
" Semua siswi gempar karena Ketua OSIS Kita gak masuk "
" Kak Guruh maksud Lo "
" Siapa Lagi,, "
" Memangnya kenapa ?"
" Sakit,, Pasti Sakit hati deh karena Cintanya bertepuk sebelah tangan "
" Hus,, Ngaco "
" Ya Kan Cintanya Lo tolak Nadia,, Jadi sakit kan dia "
" Bisa kan gak usah keras keras bicaranya "
Mita tersenyum menatap beberapa teman kelasnya yang langsung menatap ke arah Mereka.
Nadia mengambil ponselnya ,dan benar saja semua ramai membicarakan Guruh di grup sekolah.
______
Nadia bersama Mita berjalan menuju Perpustakaan, mereka akan mencari buku untuk tugas mereka.
__ADS_1
Beberapa siswi menatap ke arah mereka dan terlihat membicarakan keduanya.
" Ngapa coba mereka " Bisik Mita
Nadia menoleh,
Dia mengangkat bahunya dan tidak memikirkan mereka.
" Eh Lo tau gak, kenapa Kak Guntur Sakit padahal kita tau gimana Kak Guntur dia gak pernah bolos sekolah, dia selalu aktif "
" *Memangnya kenapa, Sakit apa sih Ketos Kita "
" Gue denger sih karena di tolak sama seseorang"
" What,, Cowok secakep Kak Guntur di tolong penasaran gue siapa sih yang berani nolak, secantik apa dia, sombong banget "
" Siapa lagi kalau bukan anak baru kelas XI IPA"
" Maksudnya Lo,-
" Ssst,,, Ada anaknya* "
Semua langsung berhenti saat Nadia berjalan dan duduk di samping mereka,
Nadia tau apa yang sebenarnya mereka bicarakan dan sudah pasti adalah dirinya namun dia tidak mau membuang waktu untuk hal gak penting meladeni mereka.
" Yuk Nad, balik Ke kelas " Ajak Mita
" Heran gue,, Dulu aja Deket sama Ketos tapi giliran Udah dapet Kapten Basket ditinggal deh Si Ketos Kita, kasih banget "
Nadia memejamkan matanya,,
Jadi memang benar semua membicarakan tentang dirinya,,
Nadia menoleh,,
" Sorry gue yang Lo maksud ?"
" Siapa lagi memangnya,, Gak usah sok cantik deh Lo "
Nadia tersenyum,,
" Lah memang dia cantik, buktinya Ketos juga Kapten Basket kita aja Naksir Semua " Ucap Mita
" Bilang aja kalian iri sama Nadia iya kan ?"
" Ye,, iri Lo bilang mana Ada "
" Mita udah,, apa sih " Cegah Mita
" Lagian Lo diem aja sih mereka ngatain Lo "
Nadia tersenyum dan menggeleng,,
" Buang buang energi tau gak ngurusin Mereka, mending ke Kantin yuk gue laper "
Mita mengangguk,,
Mereka berjalan menyusuri Lorong, sama saja semua menatapnya dan berbisik.
" Udah biarin aja " Ucap Nadia
Hingga mereka sampai di kantin dan kedatangan mereka seperti menjadi pusat perhatian, semua langsung menatap Nadia juga Mita yang berjalan berdampingan.
Tidak terlihat Kevin bersama kedua sahabatnya di sana, Mereka sedang berlatih basket untuk pertandingan lusa.
Setelah membeli Minum juga cemilan, mereka mencari tempat duduk namun seseorang malah menabrak Nadia dan menumpahkan kuah soto di seragamnya.
" Sorry gue gak sengaja " Ucap nya langsung berjalan pergi.
" Eh Lo gimana sih,, Nadia Seragam Lo " Ucap Mita.
" Gue ke Toilet bersihin,, "
" Tunggu gue ikut "
Setelah mereka keluar kantin, seseorang tampak tersenyum melihatnya dan berbalik pergi.
Di Toilet Nadia mencoba membersihkan nya, namun tetap tidak bisa bekasnya tetap terlihat.
__ADS_1
" Duh,,gimana coba ini " Ucap Nadia.
" Tunggu gue beli seragam di Koperasi Sekolah dulu, Lo gapapa gue tinggal ?"
" Gapapa,,Tolong ya Mit "
" Iya,,tunggu ya "
" Oke Makasih "
Nadia terus membersihkan nya dengan air namun warna cokelat masih terlihat, bahkan tercium jika kuah soto yang begitu pedas.
Mita segera berlari menuju Koperasi Sekolah, namun dia berpapasan dengan Emeli yang baru saja keluar Koperasi.
" Loh Kok tutup sih " Ucap Mita saat melihat Koperasi yang sudah tutup.
" Lo temen Nadia Kan, ada Apa ?" Ucap Emeli
Mita menatap Emeli, dia memang tidak menyukai Emeli karena sikapnya yang sok cantik .
" Gapapa Kak " Ucapnya berlalu meninggalkanku Emeli yang tersenyum,,
Aduh,,
gimana dong Nadia, mana Kelasnya masih lama ini baru jam 10 pagi..
Kevin yang baru saja selesai Latihan berjalan bersama Riko juga Bian,,
" Lo Kok sendiri dimana Nadia ?" Ucap Kevin
" Nadia di toilet Kak, Seragam nya tertumpah Kuah soto eh Koperasi malah udah tutup "
Kevin menoleh,,
Tumben Jam masih pagi namun Koperasi sudah tutup padahal biasanya hingga sekolah bubar baru tutup
Kevin langsung berlari,,
" Loh Vin,, Lo mau kemana ?" Ucap Riko
Kevin terus berlari menuju Toilet, dia khawatir dengan Nadia.
Nadia terus menunggu Mita yang belum juga kembali, Setengah seragam nya sudah basah karena dia terus membasuh nya dengan air namun tetap saja tidak hilang.
Tok,,
Tok,,
" Nadia ini gue,, " Ucap Kevin mengetuk pintu Toilet
" Kak Kevin, dimana Mita ?"
" Koperasi udah tutup,, Lo buka pintunya "
" Tapi Kak,, seragam gue basah "
" Buka dulu Nad,, "
Nadia membukanya dan hanya menampilkan wajahnya.
Seragamnya yang basah hingga membuatnya tembus pandang.
" Lo gapapa ?" Ucap Kevin dan Nadia mengangguk
" Seragam gue basah "
" Lo pakai Jaket gue "
Nadia menerimanya dan kembali masuk, tidak lama terlihat Nadia keluar dengan memakai jaket yang Kevin bawa.
" Sementara pakai jaket gue dulu "
" Iya Kak,,thanks ya "
" Tapi Lo gapapa kan ?"
Nadia mengangguk,,
" Gue udah minta Orang rumah bawain seragam ke sini "
__ADS_1
Nadia mengangguk,,
Kevin menggandeng tangannya dan berjalan meninggalkan Toilet,,