
Kevin, Riko dan Gresia sudah berada di dalam rumah.
Kevin menatap Gresia yang tampak masih diam dan menunduk.
" Mereka siapa Miss dan kenapa mereka menagih hutang, Apa Miss punya hutang kepada mereka " Ucap Kevin menatap Gresia yang masih terus diam.
" Bu- bukan siapa siapa, Kalian Ada Apa ke sini"
Riko menatap Kevin,,
" Kita bisa bantu Miss menyelesaikan semua hutang itu asal Miss mau membantu Kami "
" Tidak perlu saya bisa selesai kan semua, Kalian bisa pergi "
" Biaya sekolah anak Miss, rumah juga bayar hutang dan Miss hanya bekerja sendiri suami Miss pengangguran bagaimana Miss bisa membayar semuanya " Ucap Kevin membuat Gresia terdiam.
" Saya hanya ingin Miss menjawab pertanyaan Saya dan semua hutang Miss akan saya bayarkan "
" Apa yang ingin kamu tahu "
Kevin membenarkan duduknya,,
" Sebenarnya ada hubungan apa antara Miss dengan Emeli, Beberapa kali saya Lihat Miss menagih janji kepada Emeli "
Flashback.
Gresia terus di tagih hutang oleh beberapa orang, dia terpaksa meminjam uang di renternir untuk membiayai kehidupannya, biaya sekolah kedua anaknya karena suaminya yang seorang pengangguran.
gaji dia bekerja di sekolah masih tidak mencukupi kebutuhan sehari hari apalagi suaminya yang terus meminta uang kepada nya, suaminya tidak mau bekerja dan membantunya hingga akhirnya dia pun harus mencari hutang kemana mana.
Di saat bersamaan Emeli melihat nya saat akan sedang di tagih rentenir.
" Saya bisa bantu Miss membayar semua hutang Miss kenapa mereka asal Miss bantu Saya " Ucap Emeli yang berdiri di belakang Gresia.
" Emeli,, "
" Miss hanya bantu saya untuk membuat Nadia di keluarkan dari sekolah "
" Apa kamu serius dengan ucapan kamu Emeli"
" Apa Saya terlihat bercanda, ?"
" Baiklah tapi bagaimana jika pihak sekolah akan tau "
" Tenang saja, selama Miss bisa menjaga rahasia ini semua akan baik baik saja ."
Gresia mengangguk,,
Emeli tersenyum dan berjalan pergi.
Dan pagi itu,,
Emeli berangkat lebih awal, dia menunggu Nadia yang datang.
Dia sengaja membawa obat obatan yang dibelinya dari seseorang.
Di saat melihat Nadia datang bersama Kevin, Emeli langsung bersembunyi.
Karena hari Senin, maka seperti biasanya sekolah mengadakan Upacara Bendera.
semua siswa/wi berjalan menuju lapangan namun Emeli malah masuk ke dalam kelas XI IPA dan meletakan obat itu di dalam tas Nadia.
Dia pun menghampiri Gresia,,
__ADS_1
" Saya sudah meletakan obat di dalam Tas Nadia, dan selanjutnya Miss tau apa yang harus di lakukan bukan " Ucap Emeli.
" Oke "
Emeli mengangguk dan berjalan menuju Lapangan begitu pun dengan Gresia.
Hingga Nadia harus melakukan pemeriksaan Laboratorium,
Disaat mereka sedang menunggu hasil, Gresia sengaja meminta ijin ke toilet padahal sebenarnya Gresia akan menukar hasilnya.
semua sudah Emeli rencanakan dan Gresia hanya menurut nya untuk bisa lepas dari semua hutang hutang itu.
FlashOn.
Kevin mengepalkan tangannya,
Ternyata memang benar semua ini kerjaan Emeli,,
" Jadi semua rencana Emeli " Geram Kevin dan Gresia mengangguk.
" Saya Minta Maaf, Tapi Tolong jangan keluarkan Saya dari sekolah. Saya masih harus membayar biaya anak saya sekolah apalagi suami saya seorang pengangguran."
" Ini Termasuk Kriminal Miss, Hanya karena Uang Miss mau menerimanya " Ucap Riko yang tidak habis pikir.
" Kalian tidak tau bagaimana hidup Saya, Kalian hidup dengan berkecukupan karena Kalian lahir dari orang kaya."
Riko terdiam,
dia menatap bagaimana Miss Gresia, entah jika dirinya yang berada di posisinya.
" Saya tidak akan meminta Papa mengeluarkan Miss dari sekolah, tapi Miss bantu saya membongkar semua yang sudah Emeli lakukan"
" Apa yang harus saya lakukan, tapi Emeli,, "
" Dan untuk semua hutang Misa besok Saya akan melunasinya "
" Terima Kasih Banyak "
" Saya permisi "
Kevin dan Riko beranjak,,
" Kevin tunggu " Ucap Gresia membuat Mereka berhenti dan menoleh.
" Sekali lagi Saya minta maaf karena sudah berusaha memfitnah Nadia."
Kevin mengangguk dan berjalan pergi, Gresia terus menatap nya.
" Gue gak nyangka ternyata benar semua dalang di balik ini semua Emeli " Ucap Riko.
" Terus apa rencana Lo Vin "
Kevin berhenti dan terdiam,,
" Lo Ikuti langkah gue selanjutnya " Ucapnya berjalan meninggalkan Riko yang mematung.
*****
Nadia menunggu Kevin yang belum juga pulang, padahal Kevin bilang hanya sebentar namun sudah hampir 2jam tapi belum juga kembali.
Di atas meja sudah tertata makanan yang sudah di masaknya.
Kemana sih,,
__ADS_1
bilangnya hanya sebentar tapi dua jam belum kembali.
Nadia pun beranjak dan membuka pintu kamar.
Kamar yang luas dengan desain sangat cantik, terlihat foto pernikahan mereka yang di pajang di atas dinding.
Nadia kembali melangkah, Foto dirinya berada di meja sisi ranjang.
Kevin benar benar menyiapkan semuanya tanpa dia tahu.
" Gerah banget, mandi dulu aja deh tapi gue gak bawa baju,, " Gumamnya.
Pandangan nya menatap di mana sebuah lemari besar berada di sana, dia pun membukanya.
Tumpukan pakaian di sana, tangan menarik satu pakaian yang ternyata pakaian perempuan dengan size yang sama dengannya.
" Pakai lah,, semua itu milik kamu " Ucap seseorang membuat Nadia menoleh.
Kevin berjalan mendekat,,
" Kenapa baru pulang, Kakak bilang hanya sebentar "
" Maaf Sayang,, Tapi ini aku sudah sampai memangnya mau apa ?" Goda Kevin menatap wajah Nadia yang mulai Blussing.
" Kakak kapan siapin semuanya, dan semua pakaian ini,-
Kevin tersenyum,,
" Seminggu yang Lalu, dan aku sengaja membeli pakaian untuk kita jika suatu saat kita menginap di sini ."
" Terus kenapa bisa pas dengan tubuh Aku "
Kevin terkekeh,,
" Sayang,, Kita hidup sudah beberapa bulan sudah pasti aku tau semua tentang kamu, size pakaian kamu, makanan kesukaan kamu, apa yang kamu sukai dan tidak ."
" Ya Sudah,, Kamu mandi dan setelahnya kita makan,, Kamu sudah memasaknya bukan ?"
Nadia mengangguk,,
" Aku mandi dulu " Ucapnya dan Kevin mengangguk.
Kevin menatap Nadia yang masuk ke dalam kamar mandi, sementara dia berjalan menuju balkon Kamarnya.
Emeli,,
Jadi Lo orang di balik semua ini, Gue gak nyangka Lo bisa berbuat senekat ini.
Tapi Lo bakal terima akibat dari ulah Lo karena berani mencelakai Nadia.
Kevin merogoh celana nya dan menghubungi seseorang.
******
Berbeda dengan Emeli yang terus mondar mandir, dia memikirkan rencana yang akan dia lakukan untuk mencelakai Nadia kembali.
Coba Jika saat itu Miss Gresia berhasil menukar hasil Laboratorium, semua ini tidak akan terjadi dan Nadia sudah di keluarkan dari sekolah bahkan di benci Kevin juga keluarganya.
karena ini gue harus kembali berpikir untuk mencelakai Nadia.
Sejenak nya saja dia minta gue bayarin hutang hutangnya,, siapa juga yang bakal bayarin.
lagian sok Sokan bergaya hidup mewah tanpa Melihat kemampuan sendiri.
__ADS_1
Sial,,