
Kevin sampai di depan kamarnya dengan Nadia yang masih di gendongannya,,
" Buka " Ucap Kevin membuat Nadia bingung.
" What,,?"
" Pintu nya Sayang,, tangan gue susah "
Nadia terdiam dia merasa salah dengan pendengaran nya,,
" Fiuh,, "
Nadia menggeleng ,,
" Buka pintunya " Ulang Kevin membuat Nadia langsung membuka nya.
______
Sementara Nawang baru saja sampai di rumah,,
" Silahkan Nyonya "
" Makasih Pa "
Nawang berjalan masuk dengan sebuah bingkisan di tangannya,,
" Mba,, Kevin sudah pulang ?" Ucapan saat melihat mobil Putranya yang terparkir di halaman rumah.
" Sudah Nyonya,, "
" Tumben langsung pulang biasanya ke Cafe dia, Oya Mba ini tolong potong kue nya dan bawa ke kamar Menantu saya "
" Baik Nyonya,, Oya Nyonya tadi Mas Kevin perhatian sekali dengan Mba Nadia "
" Maksudnya Mba "
" Mba Nadia di gendong ke kamarnya di suruh istirahat "
Nawang tersenyum,,
Putranya sudah ada perubahan dengan sikapnya yang tidak lagi dingin.
" Ya Sudah Mba, saya ke Kamar dulu "
Nawang menuju kamarnya dan melewati kamar Kevin, terdengar suara obrolan dari dalam membuatnya merasa lega karena putra dan menantunya tidak lagi bertengkar.
Di dalam kamarnya Nadia masih terus meminta ponselnya namun Kevin tidak mengijinkan nya dan malah menyikatnya.
" Kak,, ponsel gue mana " rengek Nadia.
" Besok baru gue kasih, Lo baru sembuh dan cahaya ponsel bisa buat kepala pusing "
" Terus gue ngapain coba "
" Terserah,, gue mau mandi "
Nadia kesal dan melipat kedua tangannya di atas dada,,
Kembali ke kamar dan tidak di perbolehkan melakukan apa pun hanya di atas ranjang membuatnya kembali merasa bosan.
Tok,,
tok,,
tok,,
" Mas Kevin, ," Ucap Pelayan
" Ya Sebentar Mba "
Nadia berjalan membukanya,,
" Maaf Mba,,Tadi Nyonya suruh Bibi anterin ini"
" Mama sudah pulang Mba "
" Sudah baru saja "
" Makasih Mba "
Nadia menutup kembali pintu kamarku dengan membawa piring berisi Pie buah.
" Mama tau aja gue suka Pie buah " Ucapnya dengan memakannya.
Kevin yang baru saja selesai mandi menautkan alisnya, dia penasaran apa yang sedang Nadia lakukan karena posisi duduknya yang membelakangi dirinya.
__ADS_1
" Ngapain ?"
" Uhuk,,Uhuk,, "
Kevin segera mengambil gelas di meja dan memberikan nya.
" Bisa gak kalau gak usah ngagetin " Kesal Nadia.
" Sorry,, Lagian Lo ngapain coba "
" Makan ini,, bukannya Lo bilang gue suruh makan banyak.. ini gue makan semua gendut gendut deh gue "
Kevin terkekeh,,
" Penasaran juga gimana Lo kalau gendut "
" Ih Kak Kevin "
Kevin tertawa dan berjalan menuju cermin besar di sana,dia terlihat masih mengeringkan rambutnya.
______
Di Meja makan Nawang menata makanan untuk makan malam mereka, beberapa masakan terlihat di sana.
" Waw,, Mama semua yang masak " Ucap Nadia menatap aneka makanan di meja, Cumi saos tiram, udang crispy, ayam goreng juga sayur Tersedia di sana .
Nawang Tersenyum,,
" Aduh,, bau nya buat perut Papa kroncongan ini" Ucap Abdi yang baru saja datang.
" Kita makan,, Terus dimana Kevin Nak "
" Tadi masih telpon Ma "
" Ya Sudah kita tunggu Kevin "
Nadia mengangguk dan duduk di kursinya,,
" Gimana keadaan kamu Nak, Mama bilang kamu semalam demam ?" Ucap Abdi menatap Nadia.
" Udah mendingan Pa,, "
" Syukur lah,, Kamu sakit kenapa apa karena Kevin "
" Loh kok Aku Pa " Ucap Kevin berjalan mendekat.
" Engga Kok Pa,, Kak Kevin malah gak tidur karena jagain Nadia "
" Papa denger Kan "
Abdi tertawa,,
Beliau tau bagaimana sifat putra nya walau sangat diem juga dingin namun sebenarnya Kevin merupakan anak yang periang dan penyayang.
" Karena sudah kumpul kita makan,, Nadia kamu makan yang banyak sayang biar tubuh kamu sehat " Ucap Nawang.
Nadia mengangguk,,
" Stop sambalnya,, Ingat perut " Cegah Kevin saat Nadia akan mengambil sambal.
" Mama,, "
" Maaf Sayang,, kali ini Kevin bener "
Nadia langsung meletakan sendok nya, dan mereka menikmati makan malam dengan sedikit obrolan.
_____
Hari semakin malam,,
Nadia belum bisa tertidur, seharian dia hanya berada di kamar dan tidur membuat matanya sangat sulit untuk terpejam.
Diliriknya Kevin yang sudah tertidur, sementara Ponselnya hingga saat ini belum juga Kevin kembali kan.
" Kak,, "
" Hem,,"
" Lo belum tidur?"
Kevin membuka matanya dan menatap Nadia.
" Gue gak bisa tidur " Lanjut Nadia membuat Kevin menghela napasnya.
" Tutup mata Lo pasti Lo akan tidur "
__ADS_1
" Udah tapi masih gak tidur juga, dari pagi gue tidur terus jadi malam melek gini "
Kevin beranjak duduk dan memijat pelipisnya,,
" Terus Lo mau ngapain "
Nadia tersenyum,,
" Handphone gue dong,, Pasti gue ngantuk kalau main game "
" Ga "
" Lo boleh tidur deh,, serius "
" Gue bilang engga ya engga , Sekarang Tidur udah malam "
" Ya Udah Lo tidur aja sendiri " Kesal Nadia membuat Kevin mengalah.
" Ini ,, Tapi jangan terlalu lama mainnya terus tidur " Ucap Kevin dengan memberikan ponsel Nadia.
" Oke,,Kakak tidur lagi deh gak gue ganggu "
Kevin kembali berbaring,,
Nadia duduk dan bermain Game On-line,, Dia memang suka bermain game.
Namun Kevin sendiri tidak tertidur dia menatap Nadia yang sedang bermain.
Dan benar saja tidak berlangsung lama Nadia mulai membaringkan tubuhnya, Matanya mulai terpejam namun tangannya masih memegang Ponsel.
Kevin terus menatapnya hingga terdengar suara napas teratur,,
" Nadia,,Nadia,, " Gumamnya mengambil ponsel dari tangan Nadia dan meletakan di samping ranjang.
Tangannya menarik selimut dan menutupi Tubuh gadisnya,, di tatapnya wajah Nadia yang sudah berdamai dengan alam mimpi indahnya..
Lo gadis yang selalu buat gue emosi, marah, kesal tapi kenapa gue selalu memikirkan Lo, selalu berusaha membuat Lo senang, bahagia dan tersenyum.
Sulit bagi gue untuk marah terlalu lama sama Lo.
Kevin mengusap pucuk rambut Nadia dan mengecup nya dalam.
"good night my girl"
Kevin membaringkan tubuhnya menghadap Nadia dan memejamkan matanya yang sudah sangat mengantuk.
********
Keesokan Harinya,,
Bian sudah bersama Riko, mereka baru saja sampai disekolah.
Belum terlihat mobil Kevin di parkiran membuat keduanya masih berada di sana untuk menunggu sahabat satunya itu,,
" Lama bener Si Kevin " Ucap Bian menatap jam tangannya .
" Kangen Lo sama Kevin "
" Anjim,, Gue masih Normal Kali Ko "
" Ya Kali Lo juga ikut kaya cewek cewek itu "
Bian menatap dimana beberapa siswi yang seperti biasa akan selalu menunggu Idola mereka.
" Ko, gue penasaran apa bener Nadia sepupu Kevin "
" Kenapa Lo tanya gitu "
" Gue Liat Kevin kayak perhatian banget sama Nadia, dia menjaga Nadia kemana mana Bahkan selalu membawanya kalau hanya sekedar sepupu gak mungkin seperti itu juga apa mungkin mereka sepupu yang pacaran ?"
Riko Tertawa,,
" Aneh Lo,, Sepupu Pacaran gimana maksudnya"
" ya Kali aja Kevin suka Nadia atau bahkan mereka saling menyukai tapi terhalang status"
Riko terdiam,,
Bian juga sahabat mereka dan sudah semestinya dia juga tau akan status Kevin juga Nadia.
" Sebenarnya Kevin dan Nadia bukan sepupu "
" Maksud Lo ,, "
" Intinya mereka memang bukan sepupu dan mereka memang pacaran " Ucap Riko membuat Bian melongo.
__ADS_1
" What,, Pacaran?"
Ucap Seseorang membuat Bian dan Riko langsung menoleh,,