
Sorak Semua Pendukung SMA Pelita memenuhi gedung bahkan semua tampak gembira saat Bola yang Kevin lempar masuk ke dalam Ring.
Kevin tersenyum dan Teamnya langsung berlari memeluk nya.
Sementara Jefri dan Mario diam menatap mereka,,
Kalian boleh senang tapi gue gak akan pernah membiarkan kesombongan kalian.
Kalian lihat saja apa yang bakal gue lakukan.
Jefri melangkah keluar Lapangan di ikuti semua,
Kevin menatap mereka dan menggeleng bahkan dengan kekalahan mereka yang kedua kalinya mereka langsung berjalan keluar tanpa bicara apa pun.
Nadia menarik Mita turun untuk menghampiri mereka,,
namun malah Terlihat Emeli yang sudah berada di bawah dan terlihat mendekati Kevin dengan minum di tangannya.
" Minum dulu Vin,, Sorry Keringat Lo " Ucapan mengambil tisu namun Kevin malah meninggalkannya.
Nadia tampak kesal,,
dia hanya berdiri menatap nya tanpa berniat menghampiri suaminya.
" Gila aja tuh Lampir Cepet banget geraknya " Ucap Mita.
" Tau Lah males gue,, " Ucap Nadia
" Loh Nad Lo mau kemana ?"
Nadia akan keluar namun seseorang menahan tangan nya.
" Mau kemana Hem,, " Ucap Kevin membuat Nadia menoleh.
" Keluar,, Bukannya sudah ada yang nunggu Kakak " Kesal Nadia membuat Kevin tersenyum.
" Emeli maksud kamu "
" Siapa lagi "
" Jadi kamu cemburu ? Astaga Sayang,, Kamu tau cuma kamu di hati aku "
Nadia mencebikan bibirnya,,
" Oke aku minta Maaf ya,, Jangan ngambek lagi" Ucap Kevin mengusap wajah Nadia.
" Ehem,, "
" Ciye,,, Aku kamu sekarang " Goda Bian membuat Nadia malu.
Kevin hanya tersenyum dan menggeleng.
sementara Emeli memanas melihat mereka, Kevin sendiri sama sekali tidak peduli dengan keberadaan nya.
Sial.
Emeli langsung keluar dan meninggalkan mereka.
" Jangan jauh jauh dariku " Bisik Kevin saat menyadari seseorang mengintai mereka.
Nadia mengangguk dan hanya menurut saat Kevin menggenggam tangan nya menuju mobil.
" Vin,, Lo mau kemana ?" Ucap Riko bersama semua temannya.
" Kalian kalau mau ke Cafe silahkan , gue balik "
" Yah gak asih Lah Vin,, Ikut lah "
Kevin menatap Nadia yang mengangguk, ,
" Baiklah,, Kita ke Sana sekarang "
" Yeey,, "
Semua masuk ke dalam mobil masing masing dan langsung melaju keluar.
__ADS_1
Sementara Jefri tampak sangat kesal, bahkan di saat Kevin di tekan juga di cederai tetap saja team mereka menang.
" Bos,, Mereka sudah pergi " Ucap salah seorang datang menghampiri.
" Dasar Bod** harusnya Lo bisa menahan Cewek itu "
" Sorry Bos,, tapi dia,-
" Stop,, Gue gak mau tau gara gara Lo rencana gue gagal "
Jefri langsung melangkah pergi membuat semua termasuk Mario mengikuti nya.
_____
Semua sudah berkumpul di Sean Cafe, namun tidak terlihat Kevin di sana karena dia berada di ruangannya untuk membersihkan tubuhnya.
Nadia duduk menunggu,,
Dia bermain ponselnya, Riko, Bian juga beberapa temannya tampak asik mengobrol dan tertawa.
" Kenapa gak makan " Ucap Kevin menghampiri Nadia dan duduk di samping ya.
Nadia menoleh dan hanya menggeleng,,
Kevin terlihat sudah segar dengan pakaian Casual.
Dia memang sengaja meninggalkan beberapa pakaian di Cafe jika dia berada di sana cukup lama.
" Hai guys,, Gue boleh gabung kan " Ucap seseorang membuat semua menoleh.
Mereka langsung menyebik saat melihat Emeli lah yang datang dan dengan tidak malunya dia duduk bergabung bersama mereka.
Nadia menggeleng bingung, tidak pernah menyerah memang cewek satu ini mengajar cinta suaminya.
" Oya Vin,, Selamat ya buat kemenangan Lo." Ucap Emeli dan hanya di balas anggukan Kevin
" Bay the way gimana Kaki Lo,, Apa Lo gak mau periksa takut terjadi sesuatu "
Kevin mengernyit,,
" Kaki gue gapapa,, "
Dia tidak habis cara untuk berada di sana dan lebih pastinya bisa Deket dengan Kevin.
" Eh Lo ngapain sih ke sini, Perasaan kita gak ngundang Lo deh .. Lo gak liat kalau di sini semua cowok ?" Ucap Bian yang memang merasa tidak suka dengan Emeli.
" Sorry gue gak salah denger, Semua Cowok lah terus yang Onoh cowok juga ?" Ucap Emeli menunjuk Nadia .
" Beda kali kalo Nadia, Dia pacarnya Kevin sah sah saja dia ikut Lah Elo ? siapa Neng ?"
" Kalian jangan Lupa, sebelum ada Nadia juga gue yang di samping Kevin "
Nadia langsung menatap Kevin,,
" Jadi dulu Kalian,-
" Hei,, mana Ada Kamu juga tau Sayang "
Deg..!!
Emeli Semakin panas mendengar Kevin memanggil Nadi dengan sebutan Sayang.
" Vin, Lo lupa gue selalu bareng sama Lo "
" Ralat ya,, Lo yang ngikutin gue " Kesal Kevin membuat Emeli terdiam.
Semua tertawa mendengar Ucapan Kevin,, Apalagi melihat wajah Nadia yang tampak sangat kesal.
" Kalian semua awas ya " Ucap Emeli beranjak dan keluar
" Yey,, Sewot " Goda Bian Tertawa.
Nadia menggeleng dan menyenderkan kepalanya, rasanya sedikit lelah.
" Kenapa,, Capek kita pulang sekarang " Ucap Kevin mengusap rambut Nadia.
__ADS_1
" Gak enak sama semua Kak "
" Tapi kamu Capek, kita pulang "
Nadia mengangguk,,
" Guys,,gue balik Nadia Kecapean..
Kalian pesan apa pun "
" Oke,, Thanks Vin "
Kevin menggandeng Tangan Nadia keluar, Namun di saat mereka akan masuk ke dalam mobil terlihat seseorang melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan akan menabrak menabrak mereka.
" Bos Awas " Teriak Irfan yang baru saja datang.
Kevin menoleh dan langsung menarik tangan Nadia,,
Mereka hampir Terjatuh dengan Kevin yang memeluk Nadia.
" Astaga Nad, Kamu gapapa ?" Khawatir Kevin
Nadia tampak shock dan hanya diam membuat Kevin semakin khawatir.
" Woy,, Berhenti Lo " Teriak Irfan membuat semua keluar.
" Kevin,,Nadia kalian gapapa " Ucap Riko
Kevin mengangguk namun terlihat Nadia yang masih memeluknya bahkan tubuh nya bergetar, sudah pasti karena merasa takut.
" Fan,, Lo liat Plat Mobilnya "
" Samar samar gue Liat "
" Pulang " Lirih Nadia membuat Kevin mengangguk.
Tanpa banyak Bicara Kevin membopong tubuh Nadia menuju Mobil,,
" Hati Hati Vin " Ucap Riko dan Kevin mengangguk dengan langsung masuk kedalam mobil dan melajukan nya.
__
Mereka kembali masuk dan masih merasa bingung siapa yang berniat mencelakai Viken juga Nadia.
" Gue rasa mereka sengaja melakukan ini, Jika mereka pengunjung Cafe gak mungkin Langsung melaju cepat karena masih di area parkir " Ucap Riko.
" Lo bener,, Kayaknya dia memang sudah stay di sana dan menunggu Kevin dan Nadia keluar"
Riko tampak berpikir,,,
Selama ini memang dialah yang selalu pandai memecahkan masalah bahkan sering membantu Kevin.
Berbeda dengan Bian yang lebih gegabah.
" Lo udah kirim Nomor mobilnya "
Irfan mengangguk,,
" Gue udah kirim "
Siapa sebenarnya dia
Apa dia Jefri dan Mario yang masih gak terima dengan kekalahan mereka.
Riko mengambil ponselnya untuk mengetikan sesuatu namun malah dia di Kaget kan dengan Pesan masuk di ponselnya,,
****,, Umpatnya langsung beranjak ,,,
*********
Hai Guys,,
Mu'uph baru sempat Up Lagi kemarin sedikit sibuk ngurus Gadering Kantor.
Mudah mudahan bisa kembali Up tiap harinya,,
__ADS_1
Miss You All
🤗🤗