
Kevin membuka matanya, matanya menatap Nadia yang masih terlelap di samping nya dengan tangan memeluk nya.
Senyuman terukir di wajah tampan nya, melihat wajah polos Nadia yang tetap saja terlihat cantik walau saat tertidur.
Kini tidak ada guling pembatas di tengah tengah mereka , walau status mereka yang sudah menikah namun keduanya masih bisa menjaga Untuk tidak melakukan nya dulu.
Kevin laki laki normal namun dia tau jika Nadia belum siap dan mereka pun masih sekolah, dia tidak akan memaksa Nadia.
Pukul 6 pagi,,
Udara di sana masih sangat dingin bahkan matahari seakan malas untuk keluar membuat Nadia masih sangat betah berada di balik selimut tebalnya.
Kevin mengangkat pelan tangan Nadia, Dia beranjak duduk dan mengusap pucuk rambut istrinya.
Matanya menatap di mana gelas yang berada di sisi ranjang mereka terlihat kosong.
Sudah menjadi kebiasaan Nadia akan langsung minum setelah bangun tidur.
Dengan langkah pelan, Kevin berjalan mengambil Gelasnya dan berniat untuk mengisinya kembali.
Di ruang tengah tidak terlihat siapa pun namun sudah pasti jika Bi Imah sudah bangun karena Rumah sudah terlihat bersih dan tercium bau masakan.
Kevin berjalan masuk ke dalam dapur, namun Bukan Bi Imah yang sedang memasak melainkan Aisah lah yang berada di sana.
Kevin langsung berjalan menuju Kulkas Untuk mengambil air.
Tanpa sengaja Aisah menoleh.
" Loh Si Aden sudah bangun " Ucap Bi Imah masuk ke dalam membuat Kevin menoleh.
" Iya Bi "
" Apa Aden Lapar, biar Bibi siapkan sarapannya"
" Gak usah Bi, nunggu Nadia bangun "
" Baik Den,,
Itu Air putih, apa mau Bibi buatkan Teh hangat ?"
" Gak Usah Bi, ini Buat Nadia .
Dia biasa minum saat bangun tidur, Ya Udah Bi Saya ke kamar "
" Silahkan Den "
Bi Imah tersenyum melihat Kevin, usia muda tidak membuatnya egois namun dia terlihat begitu menyayangi Nadia.
" Ibu salut sama Den Kevin, Walau masih muda tapi sudah bisa menjadi suami siaga dan begitu baik juga perhatian dengan Neng Nadia"
" Iya Bu,, Mudah mudahan kelak Ais juga bisa mendapatkan suami seperti A Kevin "
" Amin,, "
Mereka pun kembali memasak,,
_____
Kevin meletakkan Gelas di samping ranjang , dia menatap Nadia yang masih tertidur pulas tidak tega jika membangunkannya.
Ting,,
Ponselnya bunyi dan terlihat Pesan masuk dari Riko.
Ricko
Mereka minta sore ini Kita Tanding,
Lo bener balik hari ini.
__ADS_1
Kevin langsung membalasnya,,
dan tidak lama Riko malang menelpon nya, Kevin menoleh dia tidak mau mengganggu tidur istrinya.
Dia pun berjalan menjauh untuk mengangkatnya.
" Lo beneran terima tantangan mereka " Ucap Riko saat Kevin menerima telpon nya.
" Memangnya kenapa,, "
" Tapi Lo baru balik dari Bogor, dan Kaki Lo ,-
" Kaki gue gapapa,, Setelah sampai di Jakarta kita Langsung tadi, Kita Liat mau mereka apa "
" Tapi gue rasa kita mesti hati hati, pasti mereka akan melakukan sesuatu "
" Yang penting kita harus waspada, Lo bilang anak anak hati hati "
" Oke,, Ya Udah gue hubungi mereka "
" Hem,, "
Kevin menutup telponnya dan kaget saat berbalik Nadia telah terbangun dan menatapnya.
" Kenapa gak tolak aja sih Kak, Kaki Lo baru sembuh "
Kevin tersenyum dan berjalan menghampiri Nadia,,
" Kaki Gue gapapa,, Lagian gue pengin tau apa yang mereka mau "
" Tapi Kalau terjadi sesuatu gimana ?"
" Lo lagi khawatir sama gue ?"
" Terserah,, " Kesal Nadia namun Kevin malah tersenyum dan menggenggam tangannya.
" Gue bakal baik baik saja asal Lo ada di samping gue "
Kata kata simpel namun sukses membuat perasaan nya melayang.
" Gue janji " Ucap Nadia membuat Kevin memeluk nya dana mengecup dalam kening wanitanya.
______
Keduanya sudah selesai mandi dan bersiap, setelah sarapan mereka akan langsung kembali Ke Jakarta.
Nadia menghampiri Kevin yang masih menatap ponselnya, Irfan baru saja memintanya untuk membuka email darinya .
karena Dirinya Lupa membawa Laptop membuat nya membukanya lewat Ponselnya.
" Sudah selesai " Ucap Nadia saat Kevin menutup ponselnya.
" Udah,, "
Nadia mengangguk,,
" Jadi Lo,-
" Sstt,, " Potong Kevin membuat Nadia menautkan alisnya.
" Mulai sekarang gak ada Lagi Gue_ Lo tapi ganti Aku_kamu "
Nadia terdiam dan tidak lama mengangguk,,
" Semua udah kamu bawa, Kita turun " Ajak Kevin dan Nadia mengangguk.
Keduanya berjalan turun dan terlihat Aisah juga Bi Imah yang berada di bawah.
" Neng sama Aden beneran mau pulang, Padahal Bibi masih kangen sama Neng Nadia"
__ADS_1
Nadia melepaskan tangan Kevin yang menggenggam nya dan memeluk Bi Imah, selama ini mereka begitu dekat apalagi Bi Imah sudah lama bekerja di keluarganya dari sebelum Nadia lahir.
" Nadia bakal sering sering main ke sini Bi, Bibi jaga kesehatan jangan kelelahan, makan yang teratur "
" Iya Neng "
giliran Nadia menatap Aisah yang berdiri diantara mereka.
" Ais,, Belajar yang rajin, sekolah yang bener ya bantu Bi Imah " Ucap Nadia dan Aisah mengangguk.
Nadia pun memeluk nya,,
Kevin merasa sangat kagum dengan istri nya yang sama sekali tidak menganggap mereka pelayan Rumah, Nadia bersikap seperti saudara dengan mereka.
Setelah berpamitan,
Kevin membuka pintu mobil Nadia,, dan dia pun berlari memutar.
Mobil melaju keluar rumah mewah, Nadia terus menatap belakang.
rumah yang dulu dia tinggali bersama kedua orang tuanya.
Kevin menggenggam tangan Nadia, dia tau jika Nadia merasa sedih harus kembali meninggalkan rumah peninggalan orang tuanya.
Mobil melaju membelah jalanan Bogor dan mereka berhenti di sebuah supermarket untuk membeli minuman.
" Kamu mau ikut turun apa nunggu di mobil " Ucap Kevin menatap Nadia.
" Kakak aja yang masuk ya, Aku nunggu di mobil "
Kevin mengangguk dan melepas sealbeth nya.
" Mau beli apa ?" Ucapnya sebelum turun.
Nadia tampak berpikir,,
" Coklat "
Kevin mengangguk dan berjalan masuk ke dalam.
Nadia membuka ponselnya dan membalas Chat Mita.
___
Kevin berjalan masuk,,
dia membeli beberapa cemilan, coklat juga minuman.
Walau perjalanan mereka tidak jauh namun dia tidak mau Jika Nadia bosan atau merasa lapar.
Kevin mencari Coklat titipan Nadia,,
dia pun mengambil beberapa dan membawanya ke Kasir.
Ketampanan Kevin memang tidak pernah membuat semua berpaling, mereka menatap kagum dengannya termasuk Kasir yang berada di sana.
Beberapa kali dia salah saat memasukan belanjaan customer.
" Lo sendiri,, dimana Nadia " Ucap Lukman yang juga ternyata berada di sana.
Kevin menoleh,,
" Nadia di mobil " Ucap Kevin meletakan beberapa belanjaan.
Lukman menatap nya, Coklat dan sudah pasti itu Untuk Nadia.
" Sorry gue bisa bicara sama Lo " Ucap Lukman membuat Kevin menatap nya bingung.
" Sebentar saja " Lanjut Lukman.
__ADS_1
" Gue bayar dulu dan setelah nya kita bicara"
Lukman mengangguk dan menunggu Kevin yang masih sibuk dengan belanjaan.