Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 43


__ADS_3

Kevin menatap Wajah Nadia yang terlihat sembab, hatinya hancur tangannya mengusap butiran bening yang masih terus mengalir di wajah mulus Nadia.


" Maafin Gue, Pliss jangan lagi menangis Hati gue sakit melihatnya " Ucap Kevin menatap Nadia dengan mata sendu.


Nadia terdiam,,


Kevin menangkup wajah Nadia dan mengecup kedua mata Nadia bergantian dan dia kembali menarik Wanitanya ke dalam pelukannya.


_____


SMA N 28 Jakarta,,


Disinilah dimana akan dilakukan pertandingan Basket Antara SMA N 28 Jakarta melawan SMA Pelita Harapan.


Semua penonton dari kedua sekolah sudah terlihat memadati gedung pertandingan,,


Riko dan Bian terus mencari keberadaan Kevin yang belum juga datang, Bahkan pertandingan akan di mulai satu jam lagi.


" Riko,, Bian, Dimana Kevin satu jam lagi kita tanding tapi Kevin belum juga datang " Ucap Pelatih mereka.


" Em,, Kevin lagi di jalan Pa mungkin kena macet "


" Kamu hubungin dia, suruh segera datang "


" Baik Pa "


Riko terus mencoba menghubungi Kevin namun tidak ada jawaban membuat mereka khawatir.


Emeli tersenyum,,


Dia tau Kevin pasti masih bersama Nadia,,


Gue pastikan hari ini dan jam ini mereka putus, Boleh deh kali ini sekolah gue kalah tanding yang penting mereka Putus.


Nadia berjalan untuk bergabung dengan Team Cheerleader nya.


Namun matanya terus menatap dimana Riko dan Bian yang mondar mandir.


Sudah hampir 1 jam dan Kevin belum juga datang membuat semua Team Basket SMA Pelita merasa bingung dan heran, tidak biasanya Kevin seperti ini, dia akan On time dan jika memang Kevin tidak datang maka pertahanan sekolah mereka tidak bakal kuat.


" Gimana sudah ada kabar dari Kevin " Ucap Ridwan pelatih mereka.


Riko menggeleng membuat Ridwan mengusap wajahnya,,


Dia harus segera berpikir untuk menangani jika Kevin sampai tidak datang.


Di Luar Sekolah,,


Kevin baru saja datang bersama Nadia, dia segera keluar Dangan menggandeng tangan Nadia masuk.


" Kita masuk sekarang " Ucapnya dan Nadia mengangguk.


" Sorry,, gue telat " Ucap Kevin membuat mereka langsung menoleh.


" Akhirnya Lo datang,, "


" Kevin, cepat ganti pakaian kamu " Ucap Ridwan dan Kevin mengangguk.


" Lo tunggu di sana,, gue ganti baju dulu " Pamit Kevin mengusap wajah Nadia.


Nadia tersenyum dan mengangguk,,

__ADS_1


" Ciyee Nadia,, " Goda beberapa teman Kevin membuat Nadia malu.


Sedang Emeli tidak percaya dengan apa yang dia lihat, bahkan hubungan mereka baik baik saja setelah kejadian di sekolah tadi.


beberapa teman teamnya pun terus membicarakan keromantisan Kevin terhadap Nadia.


" *Astaga Kevin, So sweet banget sih "


" Gue pengin berada di posisi Nadia "


" Em,, Baper parah hati gue* "


Nadia menghentakan kakinya kesal,,


Sial,, Kenapa mereka baik baik saja bahkan Kevin malah semakin memperlihatkan hubungan mereka.


Nadia duduk bersama team Basket sekolah nya, dia pun memegang Ponsel Kevin yang di titipkan nya tadi.


" Kalian kemana sih sampai mau telat gini " Ucap Riko menghampiri Nadia.


" Pacaran Mulu deh Kalian bikin iri gue " Lanjut Bian membuat Nadia menggeleng.


Kevin masuk ke dalam lapangan dengan sudah berganti pakaian basket, banyak yang meneriakkan namanya, pesona Kevin memang sangat besar membuat siapa jaya yang melihatnya langsung terpesona apalagi dengan memakai baju basketnya.


" Semua kumpul " Ucap Ridwan untuk memberi arahan


Nadia terus berada di sana, .dia mencari sekeliling dan terlihat Mita yang duduk di kursi penonton dengan tangan yang melambai-lambai.


Nadia tersenyum dan membalasnya,,


Guruh yang juga berada di sana terus menatap Nadia,,


Lo terlihat bahagia bersama Kevin , Kalian saling menyukai. tapi entahlah apa gue bisa melupakan Lo Nadia.


Tidak lama Kedua Team akan masuk ke dalam Lapangan,,


Kevin menoleh dan tersenyum menatap Wanitanya,,


Nadia mengangguk dan tersenyum,,


Kedua team Cheerleader pun mulai menunjukan aksinya,,


Semua berteriak ramai melihat aksi keduanya..


___


Pertandingan sudah di mulai,,


Kevin tetap saja menjadi penguasa Bola, sudah 1-0 Skor mereka.


Semua terus berteriak memberi semangat untuk team masing masing begitu juga Nadia yang terus menatap Kevin.


Emeli menatap kesal ke arah Nadia yang terus memberi semangat untuk Kevin, bahkan Kevin selalu menoleh dan tersenyum saat Nadia meneriaki namanya.


Menit menit terakhir pertandingan mereka, dan Skor keduanya Seimbang 1-1 sama membuat kedua team tegang, begitu Juga Nadia yang terus berharap jika sekolah nya akan kembali menang.


Bruk,,,


Kevin terjatuh membuat semua berdiri kaget,,


" Astaga Kak Kevin " Ucap Nadia yang juga tak kalah kaget bahkan di khawatir .

__ADS_1


" Eh Lo Yang benar dong mainnya " Kesal Riko yang melihat kecurangan dari Team lawan.


" Apa Loh "


" Udah Ko,, " Ucap Kevin menahan Riko yang tampak Emosi.


" Tapi dia curang Vin "


" Gue gapapa ,, "


Riko terus menatap nya, sangat jelas jika dari pertama tanding mereka selalu melakukan kecuraman.


Pertandingan kembali di lanjutkan,,


Kevin terlihat menahan sakit pada kakinya namun dia berusaha bertahan.


" Kevin " Teriak Bian akan melempar bola nya namun lagi lagi tema lawan sengaja menabrak tubuh Bian hingga terjatuh.


" Wong,, jangan curang Dong" Teriak pemain lain dari SMA Pelita.


" Apa Lo "


Kedua team terlihat saling memanas hingga wasit menghentikan nya.


Pertandingan kembali dimulai, kali ini Bola berada di tangan Kevin.


namun team lawan terlihat akan melakukan sesuatu, Riko sadar dia pun terlihat terus menjaga Kevin yang akan melempar bolanya.


" Yes " Ucap Kevin saat Bola berhasil masuk ring dan sorak penonton memenuhi Lapangan pertandingan.


Nadia tampak berdiri dan bertepuk tangan, suaminya memang tiada tanding.


Kevin menoleh ke arah Nadia,


Tanpa di sadari dia berkedip memainkan matanya ke arah Nadia yang terus melihat nya.


Nadia tersenyum dan hanya menampilkan kedua jarinya membentuk Sarange.


Sial,, Awas aja Lo..


Gue pastikan pertandingan selanjutnya gue ada di posisi Lo.


Kevin berjalan menghampiri Nadia yang langsung mengambil botol mineral, dia memberikan nya sat Kevin sampai di depannya.


Keringat bercucuran di wajah Kevin, Nadia mengambil tisu dan mengusapnya.


semua menatap iri ke arah mereka,bahkan ingin berada di posisi Nadia yang sangat dekat dengan laki laki Idola mereka.


" Makasih ya " Ucap Kevin sembari meneguk minumnya.


" Pliss Dong Nad, Hargai Kaum Jomblo kaya Kita " Ucap Bian.


" Lo aja kali yang jomblo, gue mah kagak "


Bian mencebikan , dan tangannya meraih botol di samping nya.


" Selamat Kalian kembali menang dan Kamu Kevin, Kamu memang selalu buat bangga sekolah "


" Sama Sama Pa "


Ridwan mengangguk,

__ADS_1


Walau datang terlambat dan sempat membuat semua Kebingungan namun tetap saja Kevin berhasil memenangkan pertandingannya.


Selama ini memang belum ada yang bisa mengalahkan Kevin dalam pertandingan pantas saja gelar Kapten selalu di Sematkan dalam dirinya.


__ADS_2