Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Bab 63


__ADS_3

Bruk,,, !!


tubuhnya tanpa sengaja menabrak seseorang saat berbalik,,


" Kalau jalan pakai mata dong " Kesal Emeli tanpa menatap laki laki yang menabraknya


" Lo sendiri gak pakai mata " Ucap Riko membuat Emeli langsung mendongak


" Lo,, ,- Ucapnya


Riko mengernyit,,


Matanya menatap Dimana terlibat Kevin yang berdiri tidak jauh darinya,,


" Awas " Ucap Emeli langsung pergi begitu saja membuat Riko semakin bingung.


Emeli di sini dan menatap Kevin,,


Ini benar benar sangat aneh. Gumamnya.


" Astaga,, Cepet banget sih Lo jalannya" Kesal Bian yang ditinggal Riko saat di Kantin.


" Makannya jangan Lelet "


Riko menghampiri Kevin yang masih berada di sana.


" Vin,, gue perlu bicara sama Lo "


Kevin menautkan alisnya namun dia mengikuti Riko menuju taman belakang sekolah.


Riko menatap sekeliling,,


dia menyakinkan jika tidak ada orang lain di sana kecuali dirinya bersama Kevin.


" Kenapa ?" Ucap Kevin duduk di kursi.


Riko menghela napasnya,,


" Gue curia dengan Emeli, dia terlihat sangat aneh Apalagi tadi gue lihat dia terus menatap Lo dan kabur saat kepergok gue "


Kevin mengangguk,,


" Vin,, Lo dengerin gue kan " Ulangnya


" Sebenarnya gue sendiri sudah sangat curiga dengan Emeli, namun gue gak bisa menuduhnya tanpa bukti " Ucap Kevin dan Riko mengangguk.


" Terus apa rencana Lo "


Kevin terdiam,,


Dia sendiri sudah memikirkan cara untuk bisa membuat Emeli mengakui semua perbuatannya,,


Riko menautkan alisnya melihat Kevin yang malah hanya diam.


Sementara Bian lagi lagi dia mencari keberadaan Kevin dan Riko yang selalu menghilang darinya,,


Selalu gue di tinggal,,


Kemana lagi sih mereka..


" Loh Kak ngapain Lo celingukan " Ucap Mita


" Lo liat dimana Kevin sama Riko gak "


" Dih mana gue tau, Lah Lo temennya "


" Kalau gue lihat gak bakal tanya Lo Kali "


" Dih,, B aja kali " Ucap Mita mencebikan bibirnya.


Emeli masuk ke dalam kelasnya,, dia mengepalkan tangannya, Rencana yang sudah dia buat gagal untuk membuat Nadia di keluarkan dari sekolah.


Kini dia harus kembali mencari cara untuk bisa membuat mereka berpisah apa pun itu walau mereka sudah menikah namun baginya Kevin hanya miliknya dan bukan milik orang lain.


*******

__ADS_1


Di Rumah Sakit Nadia sangat merasakan bosan , dia hanya berada di atas ranjang .


Nawang masih berada di sana menemaninya selagi Kevin sekolah.


" Ma,, Kapan Nadia bisa pulang " Rengek Nadia membuat Nawang tersenyum.


" Kenapa bosan ?" Ucapnya dan Nadia mengangguk.


" Nanti Mama tanya Dokter tapi kalau Dokter belum boleh kasih ijin ,-


" Nadia udah sehat Ma "


Nawang tersenyum dan mengusap wajah Nadia,,


" Nanti kita tanya Dokter ya Sayang, sekarang kamu istirahat "


" Nadia boleh minta sesuatu gak Ma "


" Apa itu ?"


" Nadia bosan di kamar, boleh gak Nadia turun dan jalan jalan ke depan aja Ma di taman "


Nawang terdiam,,


Namun menatap wajah Nadia yang memohon rasanya tidak tega jika menolaknya.


" Baiklah,, Sekarang kita jalan keluar Ya tapi setelah itu kamu harus istirahat "


" Makasih Ma "


Nawang mengangguk dan membantu Nadia turun untuk berganti duduk di kursi roda, beliau pun mendorong nya keluar.


_____


Berada di taman Rumah Sakit ,,


Nadia tampak tersenyum, menghirup udara segar setelah beberapa hari dia hanya berada di dalam kamar.


" Gimana Sayang , Sekarang sudah tidak bosan lagi "


Nadia tersenyum dan mengangguk,,


---


Bel sekolah terdengar bunyi panjang, semua siswa dan siswi pun berhamburan keluar untuk pulang ke rumah.


Beberapa dari mereka menuju parkiran karena mereka memakai kendaraan namun ada juga yang sudah di jemput.


Guruh masih berada di ruang OSIS, dia meminta beberapa anggota OSIS untuk berkumpul di sana.


" Sorry semua gue minta kumpul Dadakan siang ini, Kalian tau jika salah satu teman kita Nadia di rawat di Rumah Sakit sebagai anggota OSIS sudah seharusnya kita datang menjenguk, jadi gue minta diantara kalian apa ada yang mau ikut gue jenguk ke Rumah Sakit "


" Aduh sorry Bukan nya gue gak mau, cuma gue udah janji sama Nyokap gue "


" Iya Gue juga,, "


Guruh mengangguk,,


" Tia,, Lo bisa kan temenin gue " Ucap Guruh


" Em ya Udah boleh, kita jalan sekarang ?"


" Sekarang deh,, Kita jalan sekarang ..


dan buat yang lain thanks waktunya "


" Oke ,, Salam buat Nadia "


Guruh bersama Tia menuju parkiran, mereka akan menuju Rumah Sakit untuk menjenguk Nadia yang masih di Rawat.


Tia adalah salah satu anggota OSIS, dan dia bisa di bilang Wakil Ketua OSIS karena Guruh selalu bersama Tia.


mereka berangkat dengan Mobil Guruh,,


Dalam Perjalanan Guruh menatap sekeliling, dia akan mencari sesuatu untuk dibawanya,,

__ADS_1


" Enaknya kita bawa apa ya ?" Ucap Guruh membuat Tia menoleh.


" Mending buah deh, setau gue kalau Asam Lambung tuh gak boleh makan Roti atau semacamnya "


Guruh mengangguk dan mencari kios buah yang berada di sana.


Nawang menatap ponselnya yang berdering, ternyata Kevin lah yang menelepon nya.


" Ya Vin,, "


(...)


" Nadia bosan jadi kita ke taman, kenapa Kamu sudah datang "


(....)


" Ya Sudah Mama tunggu "


Nadia menatap Nawang,,


" Kevin baru sampai dan mencari kamu, tapi dia akan kemarin " Ucap Nawang dan Nadia mengangguk.


tidak lama Kevin datang dengan membawa Pizza yang Nadia pesan.


" Kenapa di Luar, Kan harus banyak istirahat " Ucap Kevin lembut mengusap rambut Nadia.


Nadia menoleh dan tersenyum,,


" Bosan Kak di kamar terus, lagian cuma di sini Iya Kan Ma "


" Iya,, Kasihan Nadia di kamar terus Vin "


Kevin mengangguk,,


" Itu Pizza , Aku mau "


Kevin menatap tangannya dan tersenyum,,


" Kita Kembali ke Kamar dan makan di sana "


" Iya,, "


Kevin mendorong Kursi Roda Nadia kembali ke kamar, sementara Nawang tersenyum melihat perlakuan Kevin terhadap Nadia.


Selama ini beliau tidak melihat Kevin memperlakukan Nadia kasar bahkan Kevin sangat lembut terhadap Nadia.


Nadia sendiri berpengaruh besar dalam perubahan sikap dan sikap Kevin, dulu Kevin jarang berada di rumah dan selalu di Cafe setiap pulang sekolah dan malam baru kembali ke rumah.


Namun kini, Kevin lebih sering berada di rumah menemani Nadia, Kalau pun keluar Nadia akan selalu diajaknya.


Kevin membantu Nadia kembali ke ranjang, tangannya masih di Infus membuat nya sedikit kesusahan.


" Mana Pizza nya " Ucap Nadia membuat Kevin mengacak pucuk rambut Nadia.


" Sayang,, Mama Ke Kantin sebentar ya kamu sama Kevin dulu gapapa ya " Ucap Nawang.


" Iya Ma,, "


" Mama ke Kantin, Kamu mau nitip sesuatu "


" Gak Usah Ma "


Nawang mengangguk dan keluar,,


" Sini aku suapi " Ucap Kevin dan Nadia mengangguk.


Kevin tersenyum dan mengusap sudut bibir Nadia yang tersisa saos.


" Kok cuma aku yang makan, Kakak gak makan"


" Buat kamu Sayang "


Nadia tersenyum dan kembali mengunyah..


tok,,

__ADS_1


tok,,


tok,,


__ADS_2