
Nadia menghampiri Kevin yang berdiri di balkon kamar mereka,,
" Ngapain di sini " Ucap Nadia membuat Kevin menoleh.
" Gapapa Sayang,, Kita makan yuk aku Lapar"
Nadia mengangguk dan mereka menuju Meja makan.
Kevin menatap beberapa makanan yang sudah istrinya masak, benar benar membuat cacing dalam perut nya demo.
" Semua ini kamu yang masak ?" Ucap Kevin
" Iya habisnya kamu lama jadi aku masak deh, Oya kenapa di Lemari banyak bahan makanan memangnya siapa yang tinggal di sini "
Kevin tersenyum,,
" Kita Sayang memangnya siapa lagi ?"
" Memangnya kita mau tinggal di sini terus ?"
" Mana boleh sama Mama, sesekali saja kita menginap di sini tapi jika kamu ingin tinggal di sini nanti biar kita bicara sama Mama "
Nadia menggeleng,,
" Kasihan Mama nanti sepi di rumah, Kakak mau makan apa ?" Ucap Nadia mengambil Nasi dan beberapa lauk di piring Kevin.
Kevin tersenyum,,
" Semua yang kamu masak pasti aku makan "
Mereka menikmati Makanannya,
Tidak salah memilih, Masakan Nadia memang sangat enak.
" Biar aku saja Sayang " Ucap Kevin saat Nadia membereskan meja dan akan mencuci piring kotor.
Nadia mengangguk dan menatap Kevin yang sedang mencuci piring piring kotor mereka.
Ponsel Kevin berdering membuat Nadia mendekat,,
" Hubby ponsel kamu "
" Angkat aja Sayang "
Nadia menggeser tombol hijau dan mengangkatnya.
" Halo Kak "
" Loh Ini Nadia,, Kevin kemana ?"
" Ada Kak Sebentar "
Nadia berjalan menghampiri Kevin dan memberikan nya.
" Kenapa Ko "
" Gue udah dapet Orang nya, terus apa selanjutnya"
" Oke Malam ini kita temui mereka "
" Yoi,, Ya Udah gue cuma mau bilang itu Lo lanjut makannya "
Kevin menutup telponnya dan terlihat Nadia yang menatapnya dengan kedua tangan yang di silang di atas dada.
" Sebenarnya apa yang sedang kalian lakukan, terus nanti malam ?"
Kevin tersenyum dan menghampiri Nadia.
" Miss Gresia sudah mengakui semuanya dan ternyata Emeli lah di balik semua ini "
" Apa Emeli,, ?"
__ADS_1
" Emeli meminta Miss Gres untuk membantunya dengan balasan dia akan membayar semua hutang Miss Gress "
" Bentar deh aku bener gak paham, Maksudnya hutang gimana ?"
" Jadi Miss Gresia punya hutang karena untuk mencukupi hidup keluarganya, biaya sekolah anaknya karena Suaminya menganggur dan Emeli tau akan dia. "
" Astaga,, "
" Dan tadi Riko bilang jika dia sudah mendapatkan siapa orang yang Miss Gresia hutang "
" Terus Kakak mau apa dengan mereka "
Kevin tersenyum,,
" Aku janji akan membantu Miss Gresia Sayang, karena dia sudah menceritakan semuanya."
Nadia mengangguk,,
rasanya bangga memiliki Suami yang berhati baik.
" Sekarang Kita siap siap dan pulang "
" Iya Sebentar aku ambil tas di kamar "
Kevin mengangguk dan duduk di sofa menunggu Nadia,,
Dia pun membuka ponselnya karena Irvan mengirimkan pesan kepada nya.
" Yuk Kak " Ajak Nadia membuat Kevin mendongak.
Mereka berjalan keluar dengan saling bergandengan hingga sampai di depan Lift.
Ting,,
pintu Lift terbuka dan terlihat beberapa perempuan yang berada di dalam.
mereka langsung menatap Kevin yang tampak cuek dengan masih mengandeng tangan Nadia.
******
Sementara di Tempat Lain,,
Gresia duduk bersama kedua anaknya membantu mereka yang sedang belajar.
" Aku minta uang " Ucap Laki laki yang baru saja masuk.
Gresia menatapnya,
dia lah suaminya yang seorang pengangguran dan selalu meminta uang untuk memberi rokok.
" Aku gak ada uang, lagian kamu selalu saja minta uang apa kamu tidak pernah berpikir untuk mencari pekerjaan "
" Kamu tau bukan sudah berapa perusahaan yang aku datangi tapi tidak ada satupun yang menghubungi ku."
" Sembari menunggu kamu bisa kerja apa saja dulu bukan "
" Hahahaha,, Aku gak mau jika bukan kerja kantoran. "
Gresia menggeleng,,
Suaminya memang sangat keras kepala, semenjak Dia di PHK dari Kantornya dia sama sekali tidak mau bekerja.
dia menjadi malas dan hanya mengandalkan dirinya saja yang bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari hari.
" Mas, kamu mau kemana lagi " Ucap Gresia saat melihat suaminya kembali keluar.
" Main,, Bosan di rumah "
Astaga,,
sampai kapan kamu berubah Mas, Lihat anak anak kamu, mereka masih membutuhkan biaya sekolah dan kamu hanya pengangguran.
__ADS_1
" Ma,, aku lapar "
" Kamu lapar, sebentar Mama masakin telor "
" Aku bosan Ma, tiap hari makan telor terus aku mau makan ayam."
Gresia menghela napasnya,,
Hanya ada Telor di kulkas dan itu saja selalu di bagi dua untuk mereka makan.
" Sabar ya Nak, Nanti Mama akan beli Ayam dan kalian bisa makan Ayam."
" Iya Ma "
" Tunggu sebentar "
Gresia berjalan masuk,,
Perasaan nya menciut melihat kedua putrinya, setiap hari hanya makan telor ceplok satu untuk berdua.
Sabar ya Nak,,
Mama akan giat bekerja untuk Kalian,, Gumam Gresia menyeka butiran bening yang menetes di wajahnya.
******
Sesampainya di rumah,,
Nadia melihat Nawang yang sedang membuat sesuatu di dapur, dia langsung menghampiri.
" Mama,, " Ucapnya membuat Nawang menoleh.
" Loh ,, Loh,, Sudah pulang menantu Cantik Mama "
Nadia tersenyum,,
" Mama buat apa, Nadia bantu ya "
Nadia meletakan tasnya di kursi, dia pun mulai membantu mertuanya.
mereka memang sering membuat kue kering, Nadia yang juga sangat menyukai masak pun membuat Nawang semakin semangat Untuk membuat berbagai macam kue kering.
Kevin tersenyum dan membiarkan dua wanita Cantiknya di sana, dia berjalan menuju kamar.
Bau wangi kue yang sedang mereka buat membuat beberapa asisten rumah mendekat, mereka merasa kagum dengan kekompakan Majikan dan anaknya ini.
Nadia yang sangat cantik bahkan dia mau bermain di dapur, semakin membuat kecantikannya bertambah.
" Oya Ma, Mama tau kalau Kak Kevin punya Apartemen. "
" Tau dong,, Kevin bilang jika itu hadiah buat Kamu, Memangnya kenapa Hem ?"
" Gapapa Ma, cuma ,-
" Itu lah Kevin Sayang, Dia akan membeli apa pun jika dia pengin ya Mama hanya memberikan support aja sama dia ."
" Oya, hampir Lupa Pak Nicol tadi menelpon dia bilang ponsel kamu tidak aktif..
Lusa Pak Nicol akan datang Ke Jakarta dan mau bertemu dengan kamu, Dia bilang jika ada sesuatu yang harus di bicarakan ."
" Om Nicol,, Memangnya kenapa Ma Ada Apa ?
" Mama juga gak tau Sayang, nanti coba kamu telpon balik. "
Nadia mengangguk,,
Dia penasaran apa yang terjadi, sedangkan selama ini tidak ada sesuatu yang terjadi dengan rumah ataupun Perusahaan kedua orang tuanya di Bogor.
Kenapa perasaan gue jadi tidak tenang, sebenarnya apa yang sudah terjadi di sana, rumah dan Perusahaan Papa .
kenapa Om Nicol ingin Ke Jakarta dan menemui aku.
__ADS_1
Ya Tuhan,, semoga tidak terjadi sesuatu di sana karena semua peninggalan Papa juga Mama." Batin Nadia yang mulai tidak tenang.