Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 46


__ADS_3

Nadia akan beranjak namun Kevin malah menarik tangannya hingga membuatnya terjadi bahkan Tubuh Nadia berada di atas Kevin membuat Mata mereka saling bertemu.


Detak Jantung keduanya terdengar lebih cepat, hembusan napas mereka sama sama terasa.


Nadia memejamkan matanya saat Kevin mendekat kan Wajahnya dan terasa sentuhan kenyal di bibirnya.


Kevin mencium dan sedikit ******* bibir Nadia, Keduanya saling beradu dengan tangan yang saling menggenggam,,


" Teh Nadia,, "


" Teteh di dalam Kan,, Ada Kak Lukman di bawah " Ulang Aisah.


Nadia mendorong tubuh Kevin,,


" I- iya Aisah tunggu "


Kevin menatap Nadia dengan kenaikan satu Alisnya,,


" Nad,, " Ucap Kevin menatap Nadia yang membenarkan rambutnya.


Nadia menghela napasnya,,


" Gue turun dulu temui Kak Lukman " Ucap Nadia namun Kevin menahan tangannya.


" Gue ikut " Ucapnya menggenggam tangan Nadia dan mereka berjalan turun.


Terlihat Guruh menunggu dengan Aisah di ruang tamu, matanya menatap dimana Kevin dan Nadia berjalan turun.


Tatapan nya tertuju pada kedua tangan mereka yang saling menggenggam.


" Hai Kak,, " Sapa Nadia dan Lukman tersenyum seraya berdiri.


" Hai Nad,, Lo apa kabar "


" Gue baik,, Kakak sendiri gimana ?"


" Seperti yang Lo Liat,,


Jadi Lo Dateng bareng Pacar Lo "


Kevin mengernyit,,


" Pasti lah gue bakal temani Cewek gue kemana pun apalagi ke Bogor " Ucap Kevin kesal mendengar ucapan Lukman.


Lukman mengangguk,,


" Kok Bisa tau gue di Bogor "


" Aisah Bilang Kalau Lo lagi di sini makanya gue langsung ke sini "


Nadia mengangguk,,


Sedangkan Aisah tampak heran, dia menatap mereka bergantian.


" Oya Silahkan duduk Kak "


Kevin duduk di samping Nadia dengan terus menggenggam tangannya,,


" Permisi Teh, Ais buatkan minum dulu "


" Makasih Ais "


Aisah mengangguk dan berjalan menuju dapur, Antara Lukman, Nadia juga Aisah itu satu sekolah.


" Oya,, ini gue bawa Roti Unyil kesukaan Lo "


" Waw,, Makasih Kak gue udah lama gak makan ini "


Kevin menatap kesal kepada Lukman, dia tau jika dia menyukai istrinya.


" Bukannya di luar Hujan, Kok Lo bisa datang sih " Ucap Kevin membuat Nadia menoleh.


Lukman tersenyum,,


" Setelah Aisah cerita Nadia di sini, gue langsung datang "


Nadia menatap Kevin,,


dia mengusap tangan suaminya,,


" Permisi Teh, AA silahkan diminum " Ucap Aisah.


" Makasih Is "

__ADS_1


Asiah mengangguk dan akan kembali ke dapur namun Nadia mencegahnya,,


" Lo mau kemana Ais,, sini duduk aja "


" Tapi Teh,-


" Gapapa sini "


Aisah mengangguk dan duduk di sana,,


dia tau persisi bagaimana Lukman, Lukman menyukai Nadia sejak dulu namun Nadia selalu menganggap nya sebagai seorang Kakak.


" Kak,, Lo Coba deh ini rasanya tuh manis " Ucap Nadia mengambil satu Roti dan menyuapkan ke Kevin.


" Kak,, Buka mulutnya " Ulang Nadia membuat Kevin membuka mulutnya.


Sebenarnya Kevin enggan makan roti itu, namun karena Nadia yang memintanya dia pun tidak bisa menolak.


" Gimana enak Kan ?"


Kevin mengangguk,,


" Ya Udah kita makan bareng bareng rotinya, ayo Ais makan "


" Iya Teh "


Lukman menatap Nadia dan Kevin,


Mereka begitu dekat bahkan saling perhatian membuat nya merasa sakit hati namun siapa dirinya, selama ini Nadia hanya mengangguk nya seorang Kakak padahal Lukman selalu berusaha membuat Nadia senang dan selalu menemani nya.


Selang beberapa jam,,


Lukman pamit karena juga sudah malam,,


" Thanks Ya Kak buat Rotinya "


" Sama sama,, Jadi Lo besok balik ke Jakarta"


" Iya, besok Pagi Gue balik "


" Oke hati hati dan jaga diri Lo di Jakarta ya "


Nadia mengangguk dan tidak mengantar Lukman ke depan,,


" Teh,, Ais antar Kak Lukman ke depan dulu "


Nadia mengangguk,,


" Kenapa sih , Kok gitu mukanya ?" Ucap Nadia


Kevin menatap tajam Nadia,,


Nadia melangkah mundur saat Kevin berjalan mendekat,,


" Kak,, Lo mau ngapain " Ucap Nadia khawatir Kevin akan melakukan Hal seperti di kamar tadi.


" Menurut Lo " Goda Kevin dengan menaik turunkan alisnya.


Nadia menggeleng hingga tubuhnya menabrak sofa dan terjatuh,,


Kevin langsung mengurungnya dengan kedua tangan kekarnya membuat Nadia tidak bisa bergerak.


" Kak,, Ada Aisah juga Bi Imah "


" Gue gak peduli, Kita lanjut kegiatan yang tadi"


Nadia membulatkan matanya,,


dan Langsung mendorong tubuh Kevin menjauh saat Aisah masuk.


" Teh Nadia,, " Ucap Aisah


Nadia tersenyum,,


" Tolong beresin gelasnya Is,, Maaf ya " Ucap Nadia langsung Beranjak dan berjalan menuju kamarnya.


Kevin tersenyum dan menggeleng kan kepalanya, dia benar benar gemas dengan tinggal Istrinya.


Sedangkan Aisah menatap Kevin yang tengah tersenyum, pesona ketampanan nya sangat bertambah apalagi senyuman Kevin yang sukses membuat siapa saja klepek klepek.


Kevin menatap Aisah yang masih berdiri menatapnya, dia segera beranjak dan menyusun Nadia ke kamar.


Astagfirullah,,

__ADS_1


Ais sadar, dia suami Teh Nadia..


Aisah mengusap dadanya dan langsung membersihkan Gelas di meja.


_______


Kevin mencari keberadaan Nadia di kamar namun tidak ada, dia melangkah masuk dan mengambil ponsel yang berdering terlihat Riko yang menghubungi nya.


" Halo Ko, Ada Apa ?"


" Susah banget Hubungin Lo , Lo masih di Bogor?"


" Masih kenapa ?"


" Mereka tidak terima kekalahan mereka dan mereka minta kita tanding Ulang "


" Mereka,, ? Maksud Lo Anak SMA 28 ?"


" Siapa lagi,, Gue yakin mereka juga sengaja mengincar Lo sampai melukai Kaki Lo "


" Kapan mereka minta tanding nya "


" Mereka belum bilang kapan, yang pasti Setelah pulang dari Cafe ternyata mereka nunggu kita dan hanya bicara itu . Menurut Lo kita terima tantangan mereka atau,-


" Kalau memang mereka kembali nantang, Kita terima saja mereka "


" Oke ,, gue bakal kabari Mereka tapi Lo kapan balik Ke Jakarta "


" Besok gue balik "


" Oh, gue Kira Lo bakal menetap di Bogor bareng Nadia "


" Ide bagus,, Mending Di sini tenang "


" Eh,, Gue becanda Kali Man,, Astaga..


Balik deh Lo besok "


Kevin tersenyum dan menggeleng,,


" Ya Udah deh udahan telpon nya, nanti ganggu lagi gue "


" Nah Itu Lo tau "


" Sialan Lo "


Kevin menutup ponselnya dan bersandar,,


Sebenarnya dia tidak mau mencari musuh, namun mereka sudah berbuat curang membuatnya mau tidak mau menerima tantangan mereka.


Nadia baru saja selesai membersihkan wajahnya, dia menatap suaminya yang tengah duduk di sofa.


" Kenapa Kak, Ada masalah ?"


Kevin menoleh dan menggeleng,,


" Gapapa Kok,, Sudah malam istirahat "


Nadia menggeleng dan berjalan menghampiri Kevin,,


" Gue tau Lo Bohong,, Ada apa Lo bisa cerita sama gue "


Kevin menghela napasnya,,


Nadia selalu saja peka terhadap nya,,


" Anak SMA 28 ngajak Tanding Ulang "


" Loh Kok bisa, bukannya mereka sudah kalah ?"


" Mereka gak terima dengan kekalahan mereka, Riko di cegah saat pulang dari Cafe "


" Aneh,, "


Kevin tersenyum dan mengacak rambut Nadia..


" Sudah biasa seperti ini Kalau kalah pasti mereka bakal gak terima "


" Ya Aneh Lah,, Namanya Kalah ya ngaku lah kalau permainan mereka memang kurang bukan malah minta tanding Ulang "


Kevin menatap Nadia dengan tersenyum,,


Lucu saja saat Nadia terlihat menggerutu kesal seperti ini,,

__ADS_1


" Apa sih Kak " Kesal Nadia.


" Lo Cantik " Ucap Kevin yang sukses langsung membuat Nadia Blussing.


__ADS_2