Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 81


__ADS_3

Selepas kepergian Kevin, Nadia berjalan keluar dengan tidak lupa membawa ponselnya.


dia berniat untuk membuat Jus karena cuaca yang memang sangat cerah membuat tenggorokannya terasa kering.


Baru saja membuka pintu kamarnya ponselnya berdering, matanya mengernyit saat melihat Irfan menelpon nya.


" Ya Halo Van " Ucap Nadia setelah menggeser tombol hijau pada layar ponselnya.


" Maaf Mba Nadia, Apa Mas Kevin ada ?"


" Kak Kevin lagi keluar, Kenapa Van ?"


" Oh Pantas ponselnya di hubungi tidak di angkat, Ini Mba Di Cafe ada Suplier baru dan ingin bertemu Owner Cafe"


" Loh memangnya sudah janjian sama Kak Kevin.?"


" Belum Mba, cuma mereka datang langsung dan ingin bertemu Mas Kevin."


" Saya ke Cafe sekarang, Kamu temani mereka dulu."


" Baik Mba,, "


Nadia kembali masuk untuk bersiap, dia akan menggantikan suaminya bertemu Suplier yang bekerja sama dengan Sean Coffee.


Dengan memakai pakaian casual Nadia kembali keluar dan bertemu Nawang yang juga baru saja keluar kamar.


" Loh Sayang,, kamu mau kemana ?" Ucap Nawang membuat Nadia menoleh.


" Mah,,


Nadia ijin ke Cafe sebentar ya,, "


" Cafe,, sendiri ? Kevin kemana ?"


Nadia terdiam,,


Dia bingung harus menjawab apa, sementara mertuanya belum tau apa yang sebenarnya terjadi.


" Oh,, Kak Kevin lagi sama Kak Riko Mah jadi Nadia mau ke Cafe "


" Oh,, Ya Sudah kamu di antar Sopir ya "


" Nadia jalan dulu Ma,,


Assalamualaikum " Pamit Nadia mencium punggung tangan mertuanya.


" Waalaikumsalam " Ucap Nawang tersenyum menatap kepergian menantu Cantiknya.


*******


Sementara di tempat Lain,,


Riko sudah berada di sana bersama beberapa temannya, mereka masih menunggu kedatangan Kevin yang masih di jalan.


" Bos,, Ada mobil lain." Ucap salah satu dari mereka membuat Riko menatapnya.


sebuah mobil sedan sport warna merah berhenti tepat diantara mereka namun itu bukan mobil Kevin,,


Riko terus menatapnya tidak ada yang keluar dari mobil itu.


" Siapa orang dalam mobil itu, kenapa dia tidak keluar dan malah mereka yang menghampiri " Gumam Riko.


Tidak lama mobil merah kembali melaju dan meninggalkan mereka bersamaan dengan datangnya Kevin.


" Gimana Ko " Ucap Kevin .


Riko menoleh,,


" Mereka berada di sana, tapi baru saja datang mobil sport merah menghampiri mereka."


" Mobil merah, siapa?"


" Gue gak tau tapi mereka langsung menghampiri nya."


Kevin menatap dimana dua orang berdiri tidak jauh dari mereka.


" Gue Curiga ada orang di balik semua ini "

__ADS_1


Kevin terdiam,,


dia terus menatap mereka, sementara di tangannya sudah ada sejumlah uang.


" Kita datangi mereka, Kalian tunggu di sini ."


" Siap Bos."


Kevin kembali masuk ke dalam Mobil nya bersama Riko, sedangkan semua temannya berada jauh dari mereka untuk terus mengintainya.


Dua orang yang sudah lebih dulu datang langsung menatap Mobil Kevin yang baru saja datang,,


Kevin terlihat keluar bersama Riko.


" Dimana uangnya " Ucap mereka membuat Kevin tersenyum.


" Kalian tenang saja, saya sudah bawa semua uangnya. " Ucap Kevin membuka koper yang di bawanya berisi uang.


" Tunggu dulu, kalian bisa bawa semua uang ini dengan satu syarat."


" Apa syaratnya."


" Sesuai perjanjian jika setelah ini tidak ada lagi hubungan dengan Miss Gresia, dan Kalian tidak bisa lagi mengganggu keluar nya."


" Itu Hal mudah,, Bawa sini uangnya "


" Kalian tanda tangan di sini, dan uang ini akan menjadi milik kalian "


Riko memberikan selembar kertas berisi perjanjian, dengan mudahnya mereka langsung menandatangani nya tanpa lebih dulu membacanya.


" Mana Perjanjian Kalian dengan Miss Gresia " Ucap Riko dan mereka memberi nya.


Setelah semua aman,,


Kevin memberikan kopernya,,,


Mereka terlihat tertawa dan langsung masuk ke dalam mobilnya.


Riko tersenyum,,


" Dasar Bod** , mereka sama sekali tidak membaca perjanjian ini ." Ucapnya menatap Perjanjian yang dia bawa.


Sebenarnya Kevin dan Riko membuat Perjanjian jika mereka hanya memberikan uang senilai hutang Miss Gresia tanpa dengan bunga yang mereka ucapkan.


" Kita kemana sekarang ?" Ucap Riko.


" Ke rumah Miss Gresia,, "


Riko mengangguk dan melajukan mobilnya di susul beberapa orang suruhan Riko yang juga mengikuti mereka.


_____


Gresia sendiri terus khawatir dengan Kevin juga Riko yang sedang bertemu mereka, dia takut jika terjadi sesuatu dengan muridnya.


Tidak lama terdengar suara mobil di depan rumahnya dengan segera di membuka pintu rumahnya dan terlihat Riko bersama Kevin.


" Kevin, Riko,, Kalian tidak kenapa kenapa bukan?" Ucapnya


" Seperti yang Miss Lihat, Kita baik baik saja bukan ?" Sombong Riko membuat Kevin menggeleng.


" Syukurlah,, Kalian masuk lah "


Kevin mengangguk dan mereka masuk ke dalam, untuk kedua kalinya Kevin melihat kedua anak gurunya ini sedang bermain Bonek di lantai bahkan terlihat boneka yang sudah rusak membuat hatinya miris.


" Silahkan minum, Maaf hanya air putih " Ucap Gresia.


" Tidak Papa Miss,, " Ucap Kevin dengan meminumnya.


" Oya Miss,, Ini Perjanjian yang dulu Miss pernah tandatangani bersama mereka, Miss simpan jangan sampai hilang"


Gresia menerimanya,,


Matanya mulai berkaca,, Tidak percaya hutang nya sudah lunas Sekaran.


Matanya mendongak dan menatap dua remaja yang duduk di hadapan nya dimana salah satu dari mereka adalah suami dari gadis yang sudah di fitnah.


dia malah membantu nya Sekarang.

__ADS_1


" Saya tidak tau harus bagaimana sekarang, Saya malu dengan kamu Kevin, dengan Nadia, Saya sudah memfitnah Nadia tapi kamu malah membantu saya."


Kevin tersenyum,,


" Yang sudah berlalu biarlah Miss, Kami sudah memaafkan Miss "


" Terima Kasih Kevin,, Saya berhutang Budi sama kamu."


" Miss tidak usah di pikirkan, Yang penting sekarang hidup Miss sudah tenang tapi pesan saya jangan kembali meminjam uang di orang sembarangan seperti mereka karena bunganya akan terus bertambah setiap harinya."


" Ini akan menjadi yang terakhir untuk Saya, ini pengalaman untuk Saya."


Riko tersenyum melihat bagaimana sikap dan sifat sahabat nya ini.


dia selalu menolong Siapa pun.


" Ya Sudah Miss,, Kami permisi dulu "


" Sekali lagi terima kasih dan Saya Minta Maaf "


" Sama sama Miss "


Gresia mengantar mereka sampai di luar hingga mereka masuk ke dalam Mobilnya.


Berbeda dengan Gresia yang sudah merasa tenang karena hutangnya sudah lunas, seseorang di lain tempat bingung dengan uang yang mereka bawa.


" Sialan mereka, ternyata kita di bohongi. mereka hanya memberikan uang senilai hutang Gresia tanpa bunganya "


" Halo Boss "


(....)


" Saya juga tidak tau jika mereka hanya memberikan sejumlah Hutang nya saja. "


(....)


" Baik Boss."


Sialan mereka


dasar anak anak tengil, tunggu saja apa yang akan Boss lakukan terhadap kalian.


******


Sean Coffee.


Nadia bersama dua orang yang sudah bekerja sama dengan Cafe nya,,


Dia menggantikan Kevin sebagai owner Cafe saat ini.


" Baiklah Mba Nadia, terima Kasih atas waktunya dan Saya Minta Maaf karena sudah merepotkan Anda."


" Tidak,, Maaf karena Kak Kevin tidak bisa menemui Kalian hari ini. " Ucap Nadia ramah.


" Baiklah kalau begitu,, Kami Permisi "


" Silahkan. "


Nadia mengantar mereka keluar,,


Walau di Usianya yang muda dan status yang sama sama masih Sekolah namun baik Nadia ataupun Kevin sudah sangat pandai dalam bisnisnya.


Tiba tiba ponselnya berdering,,


Nadia pun tampak merogoh tasnya untuk mengambil benda pipih di dalamnya.



namun matanya memicing saat melihat nomor yang tidak dia kenal ..


" Halo "


(.....)


" Ya Benar, Saya istrinya "


(....)

__ADS_1


" Apa ?"


Nadia menjatuhkan ponselnya dengan jantung berdetak cepat..


__ADS_2