Masih SMA Kok Nikah

Masih SMA Kok Nikah
Part 55


__ADS_3

Emeli berjalan masuk ke dalam kelasnya dan melewati Kevin yang sudah duduk di kursinya, dia masih penasaran bagaimana hubungan Kevin dengan Nadia, mereka berciuman di dalam mobil dan memakai cincin yang sama persis bahkan sikap Kevin terlihat melebihi seorang kekasih.


" Widih Superhero Kita udah sampai aja nih " Ucap Bian masuk bersama Riko.


" Eh Vin, ada yang minta ajarin Motor tuh " Riko menyambar membuat Kevin mengernyit.


" Iya Vin ajarin gue dong naik Motor biar bisa kaya Lo semalem "


Kevin menggeleng,,


" Motor,, Maksud Kalian Kevin naik motor lagi tapi bukannya Kevin,-


Emeli bahkan tau Jika Kevin sangat trauma dengan motor.


" Heran gue selalu nyambar aja sih Lo kaya Petir " Kesal Bian


" Vin, Lo naik motor lagi ?"


" Kevin mau melawan Rasa takut hanya demi melindungi Nadia, Jadi Lo tau kan bagaimana perasaan Kevin terhadap Nadia "


Emeli semakin dibuat penasaran ,,


" Terus Lo gapapa Kan Vin,, Lo baik baik saja kan ?"


" Jaga sikap Lo ,, Gue Ga apa " Ucap Kevin saat Emeli menyentuh tangannya.


Emeli langsung menarik tangannya,,


" Sorry gue cuma khawatir sama Lo Vin, Lo lama gak naik motor setelah kejadian itu dan semalam Lo lakuin itu hanya demi Nadia "


Kevin langsung menatap Emeli,,


" Nadia segalanya bagi gue, Apa pun bakal gue lakuin untuk menjaganya walau nyawa gue taruhannya "


Deg..!!


Emeli sungguh sangat kaget dengan apa yang Kevin ucapkan, Bahkan Nadia baru beberapa bulan pindah dan di kenalnya sudah mampu membuat Kevin menjadi seperti ini.


Selama bertahun tahun dia berusaha mengambil hati Kevin namun sama sekali tidak di hiraukan nya.


" Kursi Lo di sana Bukan,, " Ucap Bian membuat Emeli kembali duduk di kursinya.


Ini sangat aneh benar benar aneh,,


gue harus segera cari tau. Batin Emeli menatap Kevin.


______


Bel istirahat terdengar,,


Tandanya semua siswa berkerumun menuju kantin tidak terkecuali Nadia juga Mita yang juga berjalan keluar.


" Nadia " Ucap Seseorang membuat keduanya menoleh terlihat Emeli yang memanggil nya dan berjalan mendekat.


" Males banget Si Lampir, mau apa lagi sih dia " Ucap Mita yang sangat malas berurusan dengan Emeli.


" Lo sebenarnya beneran sayang Kevin atau Lo hanya pura pura suka untuk bisa dilindungi sih"


" Hah Maksud nya apa sih Nih "


" Gak Usah Sok be** deh Lo, Lo Tau Kevin trauma motor dan Lo sengaja buat dia kembali naik motor hanya demi lindungi Lo..

__ADS_1


Kalau Lo memang bener sayang harusnya Lo melarangnya bukan malah membiarkan nya, gimana kalau Terjadi sesuatu dengannya apa Lo mau tanggung jawab ?"


" Trauma,, ?" Ulang Nadia.


" Gak usah sok polos Lo, Harusnya sepasang kekasih itu saling menjaga bukan malah membuatnya celaka " Ucap Emeli berjalan meninggalkan mereka yang masih berdiri mematung terutama Nadia yang baru saja tau jika Kevin trauma naik motor dan malah dia balapan hanya karenanya.


" Gak usah dengerin Si Lampir , Dia sirik aja sama Lo " Ucap Mita .


Nadia mengangguk namun dia tetap memikirkan Ucapan Emeli jika Kevin melakukan semua itu demi dirinya.


Bruk..


Lagi lagi karena melamun Nadia menabrak Guruh yang berjalan di depannya.


" Aw " rintih nya


" Astaga Nad, Lo gapapa mana yang sakit " Reflek Guruh akan memegang nya namun Nadia langsung menghindar.


Guruh mengangguk,,


" Sorry Ucapnya tapi Lo Gapapa "


" Gue Gapapa Kok,, Ayo Mit " Ajak Nadia menarik tangan Mita.


Mita menatap Guruh,,


Kasihan rasanya namun tetap saja perasaan tidak bisa di paksakan dan dia tau Nadia menjaga perasaan Kekasihnya.


Mereka sampai di Kantin,,


Ramai inilah yang mereka lihat, tidak terlihat kursi kosong semua terisi dengan siswa/wi yang sedang menikmati jajanan juga makanan mereka.


" Yah gak kebagian deh kita " Keluh Mita namun tiba tiba terlihat seseorang memanggil mereka.


Mereka menoleh dan terlihat Bian yang memanggilnya.


" Kita ke sana "


Kevin tersenyum menatap kekasih sekaligus istrinya berjalan mendekat,,


" Gabung sini aja " Ucap Riko dan mereka mengangguk.


" Sini Sayang " Ucap Kevin menepuk sebelahnya membuat semua menatap nya.


" Ciyee Sayang,, " Goda Mita membuat Nadia malu dan mencubit lengan Kevin.


" Udah mulai Go Publik nih " Lanjut Riko semakin membuat Nadia semakin Malu sementara Kevin hanya tersenyum dan menggeleng.


" Udah Udah kasihan sahabat gue, dia udah laper dari tadi " Ucap Mita membuat semua mengangguk.


Tidak lama datang makanan yang memang sudah di pesan Kevin,,


" Silahkan Mas Kevin " Ucap seorang Pedagang.


" Makasih Pa "


Nadia menatap Kevin yang menarik mangkuk nya, matanya mengernyit saat Kevin memotong kecil bakso di dalamnya dan kembali mendorong ke depan Nadia.


" Makan tapi jangan Banyak sambalnya " Ucap Kevin mengusap rambut Nadia.


" He'em "

__ADS_1


Riko, Bian juga Mita menatap tidak percaya dengan perlakuan Kevin terhadap Nadia.


Terlihat jelas bagaimana sayangnya Kevin terhadap Nadia.


Sama Halnya dengan Guruh yang juga melihat bagaimana perlakuan Kevin, dia sadar jika Kevin benar benar sangat menyayangi Nadia dan terlihat juga bagaimana Nadia bahagia berada di samping Kevin.


" Lo cuma diam dan gak mau gerak liat cewek yang Lo suka bareng cowok lain " Ucap Emeli yang tiba tiba berdiri menatap Guruh.


" Jika Kebahagiaan Nadia itu adalah Kevin gue bakal ikhlasin dia bersamanya, melihatnya bahagia itu sudah lebih dari cukup bagi gue "


" Cemen banget Lo "


Guruh menatap Emeli dan tersenyum,,


" Ya Memang gue Cemen, tapi gue sadar Jika Kevin lebih dari gue dan dia bisa membuat wanita yang gue suka bahagia " Ucap Guruh berjalan meninggalkan Emeli yang membulatkan mulutnya heran.


********


Hari sudah siang dan Nadia menunggu Kevin di depan Mobilnya,,


Kevin masih bersama team basketnya dan entahlah mereka membicarakan apa.


Kevin memintanya untuk menunggu di Mobil.


Nadia kembali teringat dengan ucapan Emeli jika Kevin balap motor kemarin.


Bagaimana bisa dia melakukan itu semua sedangkan dia masih syok dengan motor sebenarnya apa yang sudah terjadi dengan Suaminya di masa lalu.


" Maaf Lama ya " Ucap Kevin membuyarkan lamunan Nadia


Nadia hanya menggeleng dan Kevin tersenyum seraya membuka pintu Mobilnya.


Nadia masuk dan Kevin sendiri berjalan memutar.


Rian juga Bian pun masuk ke dalam mobil masing masing begitu juga beberapa temannya.


Nadia masih terdiam,


bagaimana dia harus bertanya kepada Kevin tentang masalah ini.


Kevin meliriknya, Nadia yang terus meremas seragam sekolah nya membuatnya heran apa yang sedang di pikirkan oleh istrinya itu.


" Hei,, Kamu kenapa Hem " Ucapnya mengusap punggung Tangan Nadia.


Nadia menoleh dan menggeleng namun Kevin sangat tau jika Nadia memikirkan sesuatu.


" Aku tau kamu bohong, Cerita kenapa ?"


Nadia menghela napasnya,


Dia menatap wajah suaminya yang masih fokus dengan stir mobilnya.


" Jadi Lo kemarin Balap motor "


deg.!!


Kevin menghentikan Mobilnya,,


" Kenapa Lo lakuin itu, Lo trauma dengan Motor tapi kenapa Lo malah Terima tantangan itu Ka kenapa ?"


Kevin terdiam,,

__ADS_1


Dia masih belum menatap Nadia yang terus menatapnya dan menunggu jawabannya,,


__ADS_2