Memilikimu Dalam Hati

Memilikimu Dalam Hati
Ratu Ku


__ADS_3

"Hai Jes... " Sapa Velix yang tiba tiba sudah berada di depan Jesi saat Jesi sedang di kampusnya.


"Kau di sini? " Tanya Jesi terkejut.


"Seperti yang kau lihat, aku memang sedang berdiri di depan mu. Apa kau senang melihat ku? " Tanya Velix menggoda.


Jesi tersenyum sambil menutup wajah dengan tangannya. Jesi senang melihat Velix sudah tak marah lagi padanya.


"Heyy,, kenapa kau hanya tertawa saja. Ayoo ikut denganku..! " Ajak Velix.


"Kemana? " Tanya Jesi mengkerutkan keningnya.


"Aku ingin berbicara penting dengan mu. " Bisik Velix di telinga Jesi.


"Apa tidak sebaiknya kau bicara di sini saja? " Tanya Jesi.


"Aku masih ada kuliah dua jam lagi. " Sambung Jesi.


"Kamu tenang saja, ini tidak membutuhkan waktu dua jam. Di sini terlalu banyak orang, aku malu jika ada yang mendengarnya. " Jawab Velix memaksa.


"Malu..? " Tanya Jesi.


"Tapi kita harus kembali sebelum 2 jam dari sekarang. " Pinta Jesi.

__ADS_1


"Baiklah Ratu ku. Cepatlah naik ke mobil ku. Atau aku akan menggendong mu dari sini. " Jawab Velix.


Jesi tertawa geli mendengar perkataan Velix itu. Jesipun akhirnya menuruti permintaan Velix untuk naik ke mobilnya.


Mobilpun melaju dengan cepatnya.


"Sebenarnya kau akan ajak aku ke mana? " Tanya Jesi sesaat setelah mobil itu sudah bergerak menuju ke suatu tempat.


"Ke tempat yang tidak akan pernah kau lupakan! " Jawab Velix.


"Oohh yaa. Apa kau tahu, aku selalu melupakan sesuatu yang tak akan pernah menjadi milikku. " Ucap Jesi.


"Kita lihat saja nanti" Jawab Velix seolah merasa yakin.


"Kau membawaku ke sini? " Tanya Jesi sesaat setelah duduk di kursinya.


"Apa kau suka? " Bisik Velix.


Jesi hanya mengangguk. Matanya tak berhenti melihat seisi ruangan restoran itu. Restoran itu sangat mewah. Tentulah sangat mahal jika ingin makan di sini.


Ada beberapa lilin yang menyala di sudut ruangan itu. dan Setangkai bunga Mawar putih di atas meja.


Velix memang sangat tahu kalau Jesi menyukai cahaya lilin dan mawar putih. Bagi Jesi, cahaya lilin itu melambangkan ketenangan dan kesederhaan. Sementara Mawar Putih berarti sebuah ketulusan dan kesucian.

__ADS_1


Beberapa pelayan datang membawa hidangan mewah. Jesi tambah terkejut saat melihat semua makanan itu adalah makanan kesukaannya.


"Kau masih mengingat semua kesukaan Desi? " Tanya Jesi.


"Desi adalah Jesi. Bukankah begitu? " Tanya Velix lagi pada Jesi.


Jesi hanya menjawabnya dengan senyum manisnya itu.


"Ayoo beritahu padaku apa yang ingin kau bicarakan " Tanya Jesi pada Velix.


"Apa kau begitu sangat tidak sabar mendengarnya. " Tanya Velix menggoda Jesi.


"Ha. ha. ha... " Jesi tertawa mendengar Velix selalu menggodanya.


"Restoran ini terlalu mewah untuk kita sekedar makan saja. Sayang sekali jika kita hanya sebentar di sini karena aku buru buru harus kuliah. " Jawab Jesi.


"Kita bisa kembali ke restoran ini lagi kapan pun kau mau. " Jawab Velix.


"Ohh tidak, bukan seperti itu maksud ku. Tapi harusnya kita bisa makan di cafe dekat kampus saja. Rasanya terlalu berlebihan kalau kita ke restoran ini hanya untuk sekedar berbincang sebentar. " Jelas Jesi.


"Ini tak berlebihan menurutku. ini pantas untuk ratu ku. " Jawab Velix menggoda.


"Ayolah Velix, kenapa kau selalu memanggil ku ratu? " Tanya Jesi mulai tak nyaman dengan panggilan itu.

__ADS_1


"Aku serius, aku mau menjadikan mu ratu ku" Ucap Velix serius sambil meraih tangan Jesi dan menggenggamnya.


__ADS_2