Memilikimu Dalam Hati

Memilikimu Dalam Hati
Segera Menikah


__ADS_3

Beberap hari kemudian...


"Jes, batalkan meeting ku hari ini dengan klien. Sekretaris pak direktur utama perusahaan ini baru saja menghubungi ku. Beliau akan berkunjung ke devisi kita. Perintahkan semua staf untuk tak ke mana mana dulu. " Sahut Wandy sesaat setelah masuk ke ruangannya.


"Ohh,, baiklah tuan. " Jawab Jesi.


"Selamat siang tuan Wandy! " Sahut pak direktur utama perusahaan.


"Selamat siang pak direktur, senang sekali bisa berjumpa dengan mu tuan. Mari silahkan duduk. " Jawab Wandy sedikit terkejut karena tak menyangka secepat itu pak direktur datang padanya.


Wandy mempersilahkan direktur utama perusahaan itu untuk duduk di sofa ruangannya.


Sementara Jesi bergegas ke pantry untuk membuat teh hangat dan membawakan makanan ringan untuk kedua pejabat itu.


"Mari pak, silahkan di minum teh nya. " Sahut Jesi sambil tersenyum pada bapak direktur itu.


Direktur itu melirik sebentar pada Jesi dan kemudian mengerutkan kening nya.


"Sekretaris mu sudah di ganti? "Tanya pak direkrur.


"Ahh tidak pak, sekretaris saya masih yang lama. Hanya saja karena dia sering pergi untuk menggantikan saya di beberapa pertemuan, jadi saya meminta salah satu staf saya untuk menggantikan nya mengerjakan pekerjaan di kantor. " Jelas Wandy panjang lebar.


"Dari pada dijadikan sekretaris pengganti, lebih baik sekalian dijadikan istri saja. Gadis itu kelihatannya baik, he. he. he. he.. " Canda pak direktur.

__ADS_1


Sedikit banyak pak direktur juga sebenarnya sudah mendengar gosip yang beredar tentang manager penjualan dan sekretarisnya itu.


"Ahh,, pak direktur bisa saja. he. he. he. " Jawab Wandy membalas tertawa.


"Jangan kau pikir aku tidak tau dengan hubungan kalian" Bisik pak direktur pada Wandy.


"Semua orang di kantor ini sudah tahu kalau kau dan sekretaris pengganti mu itu punya hubungan lebih dari seorang atasan dan bawahan. Lebih baik secepatnya kau nikahi dia, agar gosip ini tidak akan melebar lebih jauh. Aku hanya tidak mau citra perusahaan ku terganggu hanya karena gosip sepele ini.." Jelas pak direktur.


Wandy terkejut mendengar perkataan pak direktur itu. Dia tak menyangka gosip ini beredar cepat hingga ke telinga pak direktur. Yang lebih mengejutkan lagi, pak direktur memintanya untuk segera menikahi Jesi.


Bagaimana ini, jangankan menikah, menjadi kekasihnya saja Jesi tidak mau. Bahkan Jesi sama sekali tak memberikan harapan sedikit pun padanya.


"Baiklah tuan Wandy, aku harap kau bisa pertimbangkan perkataan ku tadi." Timpal pak direktur.


"Pasti pak, saya akan persiapkan semua nya. Terima kasih atas kunjungan bapak ke sini. " Jawab Wandy sambil mengangguk.


Kemudian pak direktur utama perusahaan itupun beranjak pergi. Jesi yang sejak tadi hanya duduk di luar ruangan langsung berdiri dan membungkuk saat melihat pak direktur itu keluar dari ruangan Wandy.


Seketika itu Wandy langsung menarik tangan Jesi untuk memintanya segera masuk ke ruangan Wandy.


"Pak direktur meminta aku untuk segera menikahi mu. " Ucap Wandy sesaat sudah berada di dalam ruangan.


"Apaaaaa? " Jawab Jesi sangat terkejut.

__ADS_1


"Tak usah melotot seperti itu pada ku" Ucap Wandy kesal melihat ekspresi wajah Jesi dengan mata terbuka dan mulut yang ternganga.


"Ini bisa bisa nya tuan saja kan. Mana mungkin pak direktur mengurusi urusan pribadi tuan seperti itu. " Jawab Jesi.


"Dengar, semenjak kejadian di warung gado gado kemarin itu, semua orang merasa kita punya hubungan spesial. Pak direktur tidak mau citra perusahaan nya tercoreng. Apa lagi tingkah kita kemarin sangat mesra, dan semua nya melihat itu. " Jelas Wandy.


"Bukan kita, tapi tuan yang bertingkah seperti itu. Sudah ku ingatkan dari awal di situ banyak karyawan kantor ini, tapi tuan tak mau mendengar. Tuan malah bertingkah yang aneh aneh terhadap ku. " Jawab Jesi sedikit marah.


"Itu karena kamu sangat menggemas kan" Jawab Wandy sambil tersenyum.


Sebenarnya Wandy sangat senang dengan gagasan pak direktur untuk nya dan Jesi. Tapi sayang sekali Jesi benar benar menolak nya.


"Ayolah Jesi, aku sudah terang terangan mengungkapkan perasaan ku pada mu. Jika kau sudah menjadi istri ku, kau tak perlu bekerja seperti ini. Aku akan membahagiakan mu. " Sambung Wandy.


"Tidak tuan. Aku bekerja bukan hanya sekedar ingin mencari uang saja, aku ingin mandiri. " Jelas Jesi.


"Tapi menikah adalah solusi dari masalah ini. " Jawab Wandy.


"Berhenti merayu ku, dan bersikap lah selayaknya atasan ku, itu solusi paling tepat. " Jawab Jesi sambil berlalu dari hadapan Wandy.


"Jesi,, Jes,,, mau ke mana? " Sahut Wandy mengejar Jesi.


"Aku masih ingin sendiri tuan, tolong jangan mengganggu ku.. " Jawab Jesi kesal.

__ADS_1


Wandy akhirnya membiarkan Jesi ke luar dari ruangannya. Entah ke mana tujuan Jesi, tapi Wandy tak bisa berbuat apa apa lagi untuk menahan nya.


__ADS_2