Memilikimu Dalam Hati

Memilikimu Dalam Hati
Operasi


__ADS_3

Tak lama kemudian ayah Velix tiba di rumah sakit. Dia merasa putranya itu terdengar sangat khawatir saat di telepon. Itulah sebab nya dia bertanya keberadaan Velix pada supir yang menjemput nya. Dia ingin sekali ada bersama Velix untuk menenangkan putranya itu.


"Ayah, kau di sini?" Sahut Velix yang terkejut melihat ayahnya datang ke rumah sakit.


"Kau sepertinya sangat khawatir, karena itu ayah menyusul mu. " Jawab ayah velix.


Velix tak tahan langsung saja memeluk ayah nya itu. Dia sangat merindukan ayah nya. Sejak pernikahan nya dengan Mey, ia belum pernah bertemu lagi dengan ayah kesayangannya itu.


Ayah nya juga menyambut pelukan Velix dengan sangat hangat. Dia sangat senang melihat keadaan Velix yang sehat dan baik baik saja.


"Di mana wanita itu nak? " Tanya ayah Velix sambil melepaskan pelukan nya.


"Di sana ayah,, " Jawab Velix sambil menunjukkan ruang IGD tempat Jesi di rawat.


Tak lama kemudian seorang dokter keluar dari ruang perawatan Jesi.


"Pasiennya kritis, Terjadi benturan yang sangat kuat dikepala nya. dia harus segera di operasi." Jelas dokter.


"Lakukan apapun dok, asal wanita itu bisa diselamatkan. Aku yang akan bertanggung jawab atas semua biayanya. " Jawab Velix.


"Baik pak, kami akan berusaha. Pasien akan kami pindahkan ke ruang operasi. Permisi pak. " Jawab dokter.

__ADS_1


Velix hanya mengangguk mengiyakan perkataan dokter itu.


Tak lama kemudian Jesi yang sedang terbaring di tempat tidur itu di dorong oleh beberapa perawat untuk di pindahkan ke ruang operasi.


Velix hanya terdiam melihat wajah Jesi yang terlihat tak berdaya melintas di depan nya.


Berbeda hal dengan ayah nya. Ayah nya merasa mengenali Jesi.


"Apa dia Jesi? " Tanya ayah Velix refleks melihat wajah Jesi.


Velix terkejut mendengar ayahnya menyebut nama itu. Velix menoleh ke ayah nya dan langsung bertanya.


"Apa ayah mengenal nya? " Tanya Velix terkejut.


Ayah nya buru buru mengambil ponsel nya dan seperti ingin menelpon seseorang.


"Tunggu ayah, ayah mau menelpon siapa? " Tanya Velix penasaran.


"Aku mau menelpon tuan Wandy, manager penjualan di kantor kita. " Jawab Ayah nya.


"Untuk apa ayah? " Tanya Velix bingung.

__ADS_1


"Jesi adalah sekretaris tuan Wandy. Kau ingat tuan Wandy kan? Manager devisi penjualan di kantor ayah. " Jelas ayah Velix.


"Apa tuan Wandy akan peduli pada kondisi Jesi? " Tanya Velix ragu.


"Mana mungkin dia tidak akan peduli jika kekasih nya sekarang sedang kritis karena kecelakaan. " Jawab Ayah Velix.


"Apaaaa? Kekasih? " Tanya Velix sangat terkejut.


"Yaa... mereka pasangan kekasih." Jawab Ayah Velix mengangguk.


Mendengar kata kata ayah nya, Velix tak bertanya lagi. Dia cukup sakit hati mendengar Jesi adalah kekasih Wandy. Ternyata selama ini Jesi juga bekerja di perusahaan nya, dan dia tidak tahu.


"Hallo tuan Wandy, apa kau sedang berada di kantor? " Tanya Ayahnya Velix.


"Hallo pak direktur, kebetulan saya memang masih di kantor. Ada yang bisa saya bantu pak direktur? " Jawab Wandy.


"Ada kabar buruk untuk mu tuan, kekasih mu Jesi mengalami kecelakaan, dan sekarang sedang dioperasi di rumah sakit....... " Jelas Ayah Velix.


"Apaaaa? Jesi kecelakaan? Lalu bagaimana keadaan nya pak? " Tanya Wandy.


"Keadaan nya sangat kritis, lebih baik kau datanglah ke sini. " Jawab Ayah Velix.

__ADS_1


"Baik, baik pak, saya segera datang. Terima kasih atas informasi nya pak direktur.


__ADS_2