Mencintai pria Casanova

Mencintai pria Casanova
bab 10 ~ bertemu lagi ~


__ADS_3

Arya begitu penasaran dengan kehidupan Selvi,dia sedikit merasa aneh dengan wanita yang baru saja dikenalnya.Arya merasa curiga kenapa seorang pelayan cafe bisa tinggal di sebuah apertemen yang cukup mahal.


"Tidak sembarang orang bisa memiliki apertemen itu,aku saja yang sudah memiliki perusahan merasa belum mampu untuk membeli apertemen semewah itu,apa yang disembunyikan wanita itu dariku."Ucap Arya sambil menyetir mobilnya.Semenjak malam itu dia mengantar selvi ke apertemenya dia terus penasaran,ingin sekali dia bertanya tapi dia merasa takut,jika Selvi tersinggung.


Saat dia sedang asik menyetir tiba-tiba dia melihat Selvi uang sedang mengantri untuk membeli makanan di warung pinggir jalan,Arya langsung menepikan mobilnya dan menghampiri Selvi yang sedang menunggu antriannya.


"Selvi....Sedang apa kamu disini?"Tanya Arya sambil menepuk bahu Selvi hingga membuat wanita itu menoleh ke arahnya,bukan Selvi saja semua orang yang mengantri di sana menoleh ke arah Arya yang sudah berdiri di belakanganya.


"Mas Arya,apa yang mas lakukan disini?" Tanya Selvi,dia sedikit malu karna orang-orang yang sedang mengantri menatap ke arah mereka.


"Aku hannya sekilas lewat,dan aku melihatmu disini."Ucap Arya,kali ini dia ingin mulai menyelidiki kehidupan Selvi,dia takut jika wanita itu simpanan om-om.Tidak ada yang salah di jaman sekarang,Selvi cantik bodynya sangat bagus,mungkin akan banyak pria hidung belang yang mau menjadikannya sebagai simpanan.


"Mas,mau disini atau langsung pulang,aku ingin membawa ini kepada temanku yang sedang sakit."Akhirnya Arya mengikuti Selvi,ke rumah temannya karna dia ingin melihat kehidupan Selvi yang sebenarnya.


****


Satu harian Hariz tidak semangat untuk melakukan aktifitasnya bahkan dia membatalkan beberapa meeting penting hari ini,entah kenapa dia begitu kehilangan saat Selvi tidak kembali beberapa hari ke apartemennya.Dia sangat menyesali ucapannya malam itu,yang membuat wanita simpanannya menjadi marah dan kecewa.


"Harusnya aku bisa menjaga sedikit ucapan ku,entah kenapa aku selalu saja membuatnya kecewa,padahal waktu kami hannya tiga bulan lagi."Ucap Hariz,ingin sekali dia pergi menemui Selvi,tapi dia takut jika Selvi masih marah kepadanya.

__ADS_1


"Aahh,aku tidak peduli lagi,aku akan membawanya pulang ke apertemen hari ini juga."Ucap Hariz,lalu dia keluar kantor dan berangkat menuju tempat Selvi bekerja.


Saat Hariz sampai di restoran, dia harus melihat pemandangan yang membuatnya semakin marah,Selvi keluar dari restoran bersama Arya,mereka terlihat sangat mesra membuat Hariz benar-benar marah.Ingin sekali dia menghampiri mereka tetapi Selvi sudah keburu memasuki Arya.


Hariz terus mengikuti mobil Arya dia ingin tau kemana Arya membawa Selvi.


"Sial...Aku akan memberikan kamu pelajaran sepertinya kamu sedang menguji kesabaran ku."Ucap Hariz,dia terus mengikuti mereka hingga akhirnya mobil itu berhenti di sebuah taman bunga.


Selvi hari ini merasa sedikit terhibur karna Arya mengajaknya bermain ke taman bunga setelah selesai bekerja.Awalnya dia ingin menolak karna alasan sudah lelah,tapi saat dia mengingat semua ucapan Hariz,akhirnya Selvi menerima tawaran Arya,Karna dia juga tidak ingin terus-menerus memikirkan masalah yang selalu hadir di dalam hidupnya.


"Selvi,aku membawakan dua es ini untukmu."Ucap Arya menawarkan lalu dia duduk di samping Selvi Ada sedikit getaran di hati pria itu,sudah lama dia tidak berpacaran membuatnya sedikit gugup jika dekat dengan wanita.Saat itu mereka hannya diam sambil memandangi bunga-bunga yang ada di hadapan mereka.Entah kenapa tiba-tiba Arya begitu gugup tidak biasanya dia gugup bersama wanita.


"Selvi,apa yang kamu lakukan disini bersama pria bajingan ini?" Tanya Hariz,membuat Selvi dan Arya kaget,mereka sangat bingung kenapa tiba-tiba Hariz sudah ada di hadapan mereka.


"Kamu belum mengerti,kenapa kamu membawanya tanpa ijin dariku,kamu memang brengsek."Ucap Hariz hampir saja melayangkan pukulan ke wajah Arya tapi tangannya langsung di tahan oleh Selvi.


"Hentikan....."Ucap Selvi menjerit, keributan mereka memancing beberapa pasangan yang kebetulan sedang berada di sana.


Saat itu Arya sangat kaget melihat kedatang Hariz,pria Casanova yang sangat tidak dia sukai,sudah lama Arya memiliki dendam kepada Hariz,tapi selama ini Arya sudah melupakan dendamnya kepada Hariz,karna dia tidak ingin berurusan lagi dengan Hariz.

__ADS_1


"Apa maksud semua ini sel?" Tanya Arya,tiba-tiba Hariz meraih tubuh Selvi dan mencengkram dagu nya lalu Hariz mencium bibir Selvi di hadapan pria itu.


"Dasar brengsek kamu."Ucap Selvi lalu mendorong tubuh Hariz hingga dia hampir terlempar.


"Apa kamu belum mengerti,wanita ini milikku kamu tidak berhak membawanya kemana pun Tampa ijinku."Ucap Hariz lalu menarik tangan Selvi dengan kasar dan meninggalkan Arya sendirian di taman.Saat Hariz memaksa Selvi memasuki mobilnya Arya sudah berlari ke arah mereka,


"Sel,jangan katakan jika kamu tinggal di apartemennya milik pria bajingan ini,apa kamu gila sel berurusan dengan pria seperti dia."Ucap Arya membuat Hariz semakin emosi lalu menendang Hariz hingga pria itu terlempar ke tanah.


"Jangan kamu coba-coba mempengaruhi dia,karna kamu selamanya akan di bawahku,kamu tidak akan mampu jika ingin bersaing denganku "Ucap Hariz lalu meninggalkan Arya yang masih duduk di lantai.


Saat itu Selvi tidak mendengar apa yang di katakan Hariz kepada Arya Karna,Hariz sudah menguncinya di dalam mobil.Selvi begitu malu kepada Arya Karna Hariz menciumnya persis di depan Arya.


Setelah Hariz memasuki mobil dia langsung menyetir dengan kecepatan tinggi,Selvi sangat ketakutan dia tau jika hariz sedang marah kepadanya itulah sebabnya dia tidak berani mengeluarkan suaranya.Setelah mereka sampai di parkiran hariz langsung membuka pintu mobil lalu menarik Selvi dengan kasar.


"Cepat...Kamu benar-benar wanita murahan,apa kamu menjual seluruh tubuhmu kepada setiap pria,apa kamu kekurangan pria hingga kamu terus menggoda pria lain?"


"Iya...Aku murahan,aku wanita sampah,jika kamu merasa tidak terima silahkan lepaskan aku,mulai hari ini aku tidak mau menjadi wanita pemuas nafsumu lagi,aku muak."Ucap selvi dia tidak terima Hariz selalu memandangnya hina.


"Ahhh,kamu sudah mulai berani gadis nakal,kamu sudah mulai lupa kenapa kamu bisa berada di tempat ini?apa karna bajingan itu sudah menikmati tubuhmu?gimana goyangan nya siapa yang lebih mantap apa kamu menikmati goyangan pria itu?" Ucap Hariz dengan pandang sinis.Sebenarnya dia sangat jijik mengatakan itu kepada Selvi,dia tidak terima jika Selvi benar-benar tidur dengan pria itu.

__ADS_1


Tampa terasa air mata Selvi langsung jatuh dari di wajah cantiknya dia benar-benar tidak menyangka jika Hariz memandangnya se hina itu.


****bersambung****


__ADS_2