Mencintai pria Casanova

Mencintai pria Casanova
bab 60 ~ Aku mencintaimu ~


__ADS_3

Hariz keluar dari kamar tempat Alice di bekap oleh bara,dia tidak ingin memperdalam masalahnya kepada Alice Karna dia tidak tega kepada seorang wanita hamil,apalagi mengingat dulu mereka pernah dekat bahkan dia hampir berusaha jatuh cinta.


"Sayang,kita pulang,aku sudah menyelesaikan mereka berdua,kamu tidak keberatan kan jika Alice tidak usah kita laporkan ke polisi? "Tanya Hariz dia takut jika nanti Selvi mempermasalahkan itu lagi.Selvi menggeleng,dia juga tidak terlalu menyimpan dendam kepada wanita itu.


"Iya sayang,lebih baik antar aku pulang ke rumahku, aku sangat lelah semalaman aku tidak bisa tidur karna banyak nyamuk." Ucap Selvi.Haruz langsung membantu Selvi dan membawanya masuk kedalam mobilnya,di perjalanan dia melihat Selvi tertidur mungkin karna dia terlalu lelah.Hariz mengabaikan ucapan Selvi untuk membawanya kerumah orang tuanya,dia malah membawa Selvi ke apartemennya,rasanya dia masih menginginkan permainan yang tertunda tadi.


Hariz menghentikan mobilnya diparkiran apertemen,Selvi langsung bangun lalu mengucek matanya dia tidak percaya penglihatannya kalau dia berada di apertemen kekasihnya.


"Sayang kamu kok membawaku kesini? tadi kan aku sudah bilang antar ke rumahku."Ucap Selvi dengan wajah masam,


"Sayang,kamu istrahat di apertemen saja,jika nanti kamu pulang dan tante ada disana terus kalian berantem lagi,jadinya kamu nga bisa istrahat dengan baik." Ucap Hariz mencari alasan,padahal dia hannya ingin modus kepada Selvi.


Hariz keluar dengan sangat semangat saat tidak ada penolakan dari Selvi,dia langsung membuka pintu mobilnya dan membawa Selvi ke apertemen nya.


"Sayang apa kamu ingin minum,aku akan membuatkan untukmu." Hariz menawarkan dengan senang hati,dia begitu bersemangat karna wajah Selvi tidak menunjukkan keberatan.


"Aku mau tidur rasanya mataku sangat ngantuk."Ucap selvi lalu dia berjalan ke arah kamar dan mulai merebahkan tubuhnya di atas ranjang.Dia tidak sungkan lagi di apertemen itu Karna dulu dia lama tinggal disini.

__ADS_1


Hariz membiarkan Selvi istrahat dikamar,dia tidak ingin menganggu istrahat nya karna memang dari tadi Hariz melihat Selvi menguap.


Sementara itu di rumah keluarganya,kemal dan Rara kembali ribut,Rara selalu mengurusi sesuatu yang bukan urusannya membuat kemal semakin benci melihat ya.


"Lihat anak gadismu Selvi,dari kemarin dia tidak kembali kerumah ini,dimana lagi dia tidur kalau bukan di rumah pria itu,kamu memang tidak becus mendidik anak."Sungut Rara membuat kemal sangat emosi.


"Sampai kapan kamu dirumah ini,dasar wanita tidak punya harga diri,kamu yang memilih pergi dulu tapi kamu yang kembali lagi,aku tidak Sudi rujuk denganmu lagi." Kemal membalas ucapan Rara,dia semakin tidak tahan dengan semua ucapan-ucapan mantan istrinya yang cenderung menjelekkan Selvi anaknya.


Setiap hari pertengkaran demi pertengkaran terjadi di rumah itu,kemal sangat menyesali sikap nya yang pernah berbuat baik kepada mantan istrinya beberapa hari lalu hingga membuat wanita itu tidak sadar diri.Ingin rasanya dia meminta kepada Selvi untuk menjual kembali rumah itu dan mencari rumah lain,rasanya dia sudah tidak tahan dengan sikap istrinya yang semena-mena.


"Kamu belum masak dari tadi,sini uangnya biar aku saja yang belanja,kamu jangan menguasai uang pemberian Selvi biar bagaimana pun dia juga anakku,aku yang melahirkan dia." Ucap Rara kembali,kemal mengabaikan ucapan Rara lalu keluar dari rumah Karna dia sudah tidak tahan dengan sikap Rara.


Hariz melihat ponsel Selvi yang bergetar terus,dia melihat ayah Selvi terus memanggilnya dia ingin membangunkan Selvi tapi dia tidak tega karna dia tidur dengan sangat pulas.


"Kemana sih Selvi,tidak biasanya dia tidak pulang sampai beberapa hari.Ini semua karna wanita sialan itu,jadinya aku merasa tidak nyaman di rumahku sendiri,apa dia sengaja melakukan ini agar dia bisa menguasai rumah kami ini."Kemal terus berujar dalam hati,dia menduga jika Rara sengaja membuatnya kesal agar dia bisa menguasai rumah yang dibeli oleh Selvi.


Dia mengingat-ingat semua sikap Rara akhir-akhir ini,dia berfikir jika mantan istrinya itu punya rencana lain,akhirnya kemal bergegas berdiri dan kembali pulang kerumahnya.

__ADS_1


"Harusnya aku tidak bisa mengalah, ini rumah yang dibeli oleh anakku,jangan sampai wanita licik itu menguasainya nanti aku harus lebih pintar dari wanita itu,aku tidak akan memberinya makan."kemal langsung berdiri lalu pergi meninggalkan tempat itu Saat dia memasuki rumahnya dia melihat Rara sedang menonton sambil minum teh ditemani sepiring gorengan.


Setelah tidur kurang dari empat jam dan hari sudah mulai sore akhirnya Selvi terbangun,dia tidak melihat Hariz di sampingnya,lalu dia mengambil ponsel yang ada di dekatnya.


"Ada apa ayah menghubungiku sampai banyak seperti ini tidak biasanya." Selvi akhirnya menghubungi ayahnya lalu mengabari posisinya dia tidak mau orang tuanya itu khawatir kepadanya karna dia tidak kembali kerumah dari kemarin.


"Iya ayah, Selvi baik-baik saja,aku ada tugas keluar kota makanya tidak pulang mungkin nanti malam aku sudah pulang."Ucap Selvi dia mengakhiri panggilannya dengan sang ayah.Lalu keluar dari kamar dan mencari Hariz.


Selvi tersenyum saat melihat Hariz tertidur pulas di atas sopa,dia sangat bangga dengan pria itu karna dia tidak mengganggunya selama dia tidur.


"Dia memang pria yang sangat imut,rasanya aku semakin mencintainya aku benar-benar tergila-gila dengannya."Ucap Selvi lalu mendekati hariz dan menatap wajah tampan Hariz.


"Pria yang tampan,aku ingin mengigit bibirmu ini."Suara hati Selvi,iseng Selvi mencium bibir Hariz,dia ingin mengerjai Hariz di saat dia tidur.


Sementara itu Hariz diam dan terus berpura-pura tidur,dia ingin melihat keberanian Selvi menggodanya di saat tidur,dia menikmati ciuman yang diberikan oleh Selvi kepadanya,bahkan dengan berani Selvi semakin dalam menikmati bibir hariz membuat Hariz semakin tidak tahan lalu mendesah dengan halus.Selvi mengabaikan ******* Hariz,dia tidak peduli lagi lalu dia naik ke perut Hariz dan memeluk Hariz dengan sangat erat.


"Dasar kamu wanita nakal,kamu memperkosaku saat aku sedang tidur."Selvi sedikit kaget dengan suara Hariz tapi dia mengabaikannya dan dia terus mempermainkan wajah Hariz.

__ADS_1


"Sayang,aku sangat menginginkannya,aku sudah tidak tahan entah kenapa aku sangat mencintaimu hingga aku tidak suka dengan wanita lain lagi,dulu saat aku menginginkannya aku hannya membayar tubuh para wanita."Ucap Hariz,mendengar ucapan Hariz yang sangat membuatnya kesal dia langsung menyumpal bibir Hariz dengan bibirnya.


***** bersambung*****


__ADS_2