Mencintai pria Casanova

Mencintai pria Casanova
bab 7 ~ Teman baru ~


__ADS_3

Selvi selalu terlihat baik-baik saja walau hatinya sangat kecewa.Dia terus mengerjakan apa yang menjadi bagiannya,dia selalu terlihat serius dalam bekerja,hal itu membuat teman-temannya yang lain kurang menyukainya karna dia di cap kariawan cari muka.


"Hai....Kita bertemu lagi disini apa kita berjodoh."Ucap pria yang sedang duduk di meja.Selvi sedikit bingung karna dia lupa dengan pria itu.


"Apa tuan berbicara denganku."Ucap Selvi sopan.


"Ya ampun kamu lupa,bukankah kamu wanita tadi pagi yang hampir tertabrak mobilku?" Tanya pria itu balik.


"Aahh...Aku ingat tuan,anda berkunjung ke tempat ini,silahkan menikmati pelayanan kami."Ucap Selvi.Dia ingin berlalu tapi pria itu menahannya.


"Sebentar kamu jangan langsung pergi dong,kenalkan namaku Arya dan ini temanku Dani."Ucap Arya mengenalkan temannya kepada Selvi.


"Aahh...Iya tuan maaf ya aku masih banyak pekerjaan,permisi!!! "Ucap Selvi tampa sengaja Selvi menyenggol pinggiran meja hingga kaca mata milik Arya jatuh kelantai dan akhirnya pecah.


"Aduh...Ma...maaf tuan,aku nga sengaja gimana ni,tolong tuan jangan kasih tau menejer tuan please."Ucap Selvi,dia lalu memungut kaca mata itu dan meletakkannya kembali ke meja tapi sayang kaca mata itu sudah pecah sebelah.Padahal Selvi tau kaca mata itu brand mahal karna terlihat dari logonya.


"Hmmm,aku tidak marah,dan tidak meminta ganti rugi apa lagi melaporkanmu,tapi ada satu syarat apa kamu ingin mendengarnya."Tanya Arya,Selvi hannya mengangguk entah kenapa dia merasa hidupnya terlalu sial hingga terus membuat kesalahan fatal.


"Besok malam aku ada undangan pesta,kamu temani aku satu malam,jadilah pacar pura-pura ku di pesta itu,karna pesta itu diselenggarakan oleh mantan kekasihku,aku tidak ingin dia melihatku tidak punya pasangan,apalagi sampai dia berpikir kalau aku ini belum bisa move on darinya."Ucap Arya,Selvi sedikit berpikir dia takut jika Hariz melihatnya,apalagi sampai terlambat pulang itu akan membuat Hariz marah kepadanya.


"Bagaimana atau kamu mau membayar kaca mata ini,nga mahal kok paling tiga puluh juta "Ucap Arya dengan ringan hingga membuat Selvi kaget.


"Ap..Apa-apa...Tiga puluh juta,bisa mampus aku,kerja cuma bisa membayari barang orang."Ucap Selvi tampa berpikir panjang dia lalu menyetujui permintaan pria itu.


"Apa salahnya,lagian cuma satu malam saja dan aku juga sekali-sekali pergi ke acara orang kaya."Suara hati Selvi setelah mereka setuju akhirnya Arya dan temannya Dani meninggalkan restoran.

__ADS_1


"Syukurlah wanita itu mau menemaniku,dia terlihat wanita yang baik."Ucap Arya kepada temannya Dani.


Hari yang di tunggu akhirnya tiba,Selvi minta ijin kepada menejer, lalu dia menemu pria ke tempat yang sudah di janjikan.Selvi menolak saat Arya meminta untuk menjemputnya ke restoran tempatnya bekerja.


"Akhirnya kamu datang juga, kamu terlambat dari jam yang sudah tentukan."


"Maaf cuma telat setengah jam,tadi di restoran banyak pelanggan maaf ya."Ucap Selvi lalu menaiki mobil mewah yang di bawa oleh Arya.


Arya membawa Selvi ke sebuh butik,Selvi sedikit merasa heran,karna ini bukan tempat yang dia katakan.


"Tuan,bukankah kita ke pesta kenapa harus membawaku ke tempat ini?" Tanya Selvi dia sedikit takut jika Arya melakukan sesuatu kepadanya.


"Tidak mungkin kamu ke pesta dengan penampilan dan pakaian seperti ini,apa kata mantanku nanti,sekarang ayo beli baju untukmu setelah itu kita ke salon aku tidak ingin malam ini malu karna penampilan mu itu."Ucap Arya lalu menarik tangan Selvi keluar dari mobil dan membawanya memasuki butik.


Setelah mereka mendapat baju yang cocok,mereka meninggalkan butik dan pergi kesebuah salon yang cukup mewah,disana Selvi di make over secantik mungkin.Saat keluar dari ruang ganti Arya benar-benar kagum melihat kecantikan Selvi.


"Tuan,kita berangkat."


"A...apa..Iya kita berangkat."Ucap Arya gugup,dia tidak menyangka Selvi akan secantik itu saat dia di make over di tambah dengan baju yang sangat pas di tubuhnya.


Setelah Arya mampir ke apertemenya dan memakai jas yang senada dengan baju Selvi mereka berangkat menuju pesta.


"Sel,kamu sudah punya pacar? takutnya nanti saat kita di pesta ada pacarmu."Ucap Arya dia pura-pura menanyakan kan itu karna memang dia penasaran.Selvi tidak menjawab pertanyaan Arya dia bingung menjawab karna memang dia tidak memiliki pacar.Tapi tubuhnya sudah milik Hariz,pria yang memberikan dia pinjaman uang.


Arya terus melajukan mobilnya dengan kecepatan santai,dia tidak ingin terlalu buru-buru sampai disana.Selvi sedikit gugup karna dia sama sekali belum pernah pergi ke pesta-pesta orang kaya,biasanya juga dia hannya pergi ke hajatan tetangga, itupun Karna dia mengharapkan makanan gratis.

__ADS_1


"Kekmana sih suasana pesta orang kaya,aku cukup gugup karna ini pertama aku menghadiri undangan pesta orang kaya."Ucap Selvi,dia memang terlihat gugup karna dari tadi kakinya terus bergoyang tampa henti.


"Santai saja,intinya kamu jangan menunjukan sikap kampungan,dan satu lagi kamu harus mengandeng lenganku sepanjang pesta agar kita terlihat seperti pasangan sesungguhnya."Ucap Arya dengan tegas.


Tidak lama akhirnya mereka sampai di pesta,suasana sangat meriah membuat rasa gugup Selvi sedikit berkurang.Dia terlihat mengandeng tangan Arya dengan sangat mesra membuat Arya cukup puas.


"Hai...Siapa ini? apa dia pacarmu?


"eehem iya,dia Selvi kekasih ku,sayang kenalin ini Hanna pemilik pesta ini dan mantan kekasihku."Ucap Arya lalu membawa Selvi dan meninggalkan Hanna.Arya merasa puas melihat perobahan wajah Hanna.


Arya banyak menemui teman-teman bisnisnya hingga membuat kaki Selvi sedikit kram,rasanya dia sudah begitu lelah dari tadi berdiri terus.


"Kamu kenapa?" tanya Arya melihat Selvi yang terus gelisah.


"nga papa lanjut saja,sebentar aku kesana mengambil minum apa kamu mau?"tanya Selvi dia berusaha menjadi kekasih yang baik untuk malam ini sayangnya Arya menolak dan melanjutkan pembicaraannya dengan seorang pria.


Selvi lalu pergi untuk mengambil minuman dan tiba-tiba dia ditabrak seorang wanita dan pria.


"Aahhh.."Akhirnya semua minuman Selvi jatuh mengenai baju Selvi,hingga dadanya terlihat menonjol.


"Selvi.....Apa yang kamu lakukan disini?" Tiba-tiba Hariz sudah berdiri di hadapannya bersama wanita.Selvi merasa sedikit sakit hati karna Hariz membawa wanita lain ke acara pesta.


"Sayang...Ada apa ini?"


****bersambung***

__ADS_1


__ADS_2