Mencintai pria Casanova

Mencintai pria Casanova
bab 61 ~ Membahagiakan ayahku ~


__ADS_3

Hariz memeluk erat tubuh Selvi,dia tidak membiarkan sedikitpun beralih dari pelukannya,saat Selvi ingin ke toilet Hariz bahkan tidak mengijinkannya.


"Sayang lepasin aku mau ke kamar mandi." Ucap Selvi sambil berusaha melepaskan kedua tangan Hariz yang mengapit pinggang rampingnya.


"Sayang sampai kapan kita seperti ini,yang kita lakukan ini hannya menumpuk dosa saja.Nikah aja yuk,kalau masalah orang tuamu,calon suami mu ini bukan pria yang kekurangan uang sayang,aku akan membiayai mereka nantinya aku sangat mencintai mu sayang,aku nga mau setiap hari khawatir saat kamu tidak ada kabar atau apa pun itu." Ucap Hariz.Selvi membalikkan badannya lalu menatap wajah pria yang sangat dia cintai.


"Sayang,aku tidak mau menikah nanti,orang tuaku jadi beban bagimu,sekarang saja kamu gampang bicaranya lain lagi jika nanti kita sudah menikah,kasih aku satu tahun untuk ngumpulin uang hari tua ayahku."Ucap Selvi,Hariz menghela napas panjang entah kenapa Selvi begitu berbakti kepada orang tuanya sehingga membuatnya susah menerima lamarannya.

__ADS_1


"Kalau gitu kita tinggal bersama saja ya sayang,biar kita bersama setiap saat,biarkan saja semua orang kantor tau kalau kamu pacarku,emang apa salahnya jika mereka tau kita pacaran."Ucap Hariz,Selvi tersenyum lebar mendengar ucapan kekasihnya.


"Aku bukan tipe wanita yang suka pamer sayang,nga perlu mereka tau kita pacaran aku tidak mau mereka segan kepadaku hannya karna aku pacar bos mereka sabar lah yang sayang love you."Ucap selvi lalu mencium kening kekasihnya.


Kemal makan diluar,sepanjang hari dia tidak memasak apa pun dan bahkan dia tidak membeli stok makanan di kulkas.Jafilah Rara hari ini makan dengan telor ceplok yang tersedia di kulkas.


"Sialan tu kemal,bisa-bisanya dia tidak belanja hari ini,jika dia terus melakukan ini sama saja dia sengaja agar aku keluar dari rumah ini,itu tidak akan pernah terjadi,lebih baik mereka saja yang pergi dan aku bisa di rumah ini,toh Selvi punya kekasih kaya raya,jadi dia bisa minta dibelikan lagi rumah."Ucap Rara,sambil makan nasi dengan lauk telor ceplok.

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak belanja,kamu memang mantan suami sialan,makanya dulu aku lebih memilih Rahmat dari pada kamu itu karna kamu tidak berguna sama sekali."Ucap Rara,dia sudah


sangat kesal melihat kemal yang selalu makan diluar dari tadi pagi sementara dia tidak punya uang untuk makan diluar lagi.


Kemal tidak peduli dia sengaja membuang sampah bekas ayam geprek yang dibeli diluar,dia membeli itu hannya untuk cemilan sore.


"Cari suamimu,itu dan pergi dari rumah ini,bukankah kamu meninggalkan kami dulu hannya untuk mengejar pria itu,kenapa di saat kami sudah bisa hidup bahagia kamu malah datang,kamu dari dulu memang manusia yang tidak punya harga diri."Ucap kemal,dia tidak peduli lagi dengan perasaan Rara,Karna semakin kesini dia merasa Rara semakin tidak menghargainya sebagai tuan rumah,dan dia selalu merasa jika rumah itu miliknya.

__ADS_1


Mendengar ucapan kemal yang sedikit menusuk membuat Rara,tersinggung tapi dia tidak berani melawan malah dia pergi memasuki kamar Selvi dan menghidupkan televisi,hari ini dia menghindari keributan dengan mantan suaminya.


**** bersambung****


__ADS_2