
Alice tersenyum puas saat dia mendapat gambar yang pas untuk dikirim kepada Hariz.
"Tamat sudah riwayat mu wanita murahan,enak banget kamu dengan gampang ingin merebut Hariz kita lihat apa yang terjadi setelah aku mengirim Poto ini "Ucap alice lalu dia meninggalkan cafe itu,padahal tadi dia datang ke cafe itu karna kepalanya begitu panas memikirkan cara untuk menghancurkan hubungan Hariz dan Selvi ternyata hari ini keberuntungan berpihak kepadanya,tiba-tiba dia melihat tontonan gratis.
"Plak...Apa yang kamu lakukan,beraninya kamu melecehkan aku bajingan."Ucap Selvi lalu mendaratkan satu tamparan di wajah Arya.
"Maafkan aku sel,kamu tidak tau sampai hari ini aku tidak terima kamu lebih memilih si Hariz pria Casanova dari pada aku yang sangat mencintaimu."Ucap Arya tampa merasa bersalah setelah dia mendaratkan ciuman di bibir Selvi dengan sengaja.
"Diam kamu,kamu tidak lebih baik dari pada Hariz, se buruk apa pun masa lalunya aku tetap mencintainya."Ucap Selvi lalu segera meninggalkan Arya,Selvi benar-benar malu dilihat banyak orang akhirnya dia memilih pergi meninggalkan Arya dari pada sesuatu yang tidak di inginkan malah terjadi.
"Nindi,malam ini kita dirumah ku saja." Ucap Selvi mereka segera menjauh dari lokasi cafe itu,Selvi takut Arya semakin tidak terkendali,sebenarnya dia sangat penasaran kenapa dari dulu Arya sangat membenci Hariz.
Sementara itu diluar sudah terlihat gelap tetapi Hariz masih sibuk memandangi leptop yang ada di mejanya dia terlihat serius menatap laporan yang belum selesai tiba-tiba ponselnya bergetar menandakan ada pesan masuk
Drttt
Hariz meraih ponsel lalu membuka pesan gambar itu,dia melihat nomor pengirim gambar itu
"Untuk apa wanita gila ini mengirim gambar kepadaku."Suara hati Hariz tapi dia tetap membukanya dan dia sangat kaget melihat pemandangan itu,dia Zoom gambar memastikan penglihatannya
__ADS_1
"Benar ini Selvi,biadap apa yang terjadi sehingga ada gambar seperti ini."Hariz langsung menutup leptop lalu mencari nama Selvi dengan tangan gemetaran dan menghubunginya sayangnya Selvi tidak mengangkatnya membuat Hariz semakin gemetaran.
"Mereka lagi dimana,apa yang mereka lakukan."Tangan Hariz terus gemetaran dia tidak sanggup membayangkan jika Selvi mengkhianatinya,terlalu besar rasa cintanya kepada Selvi hingga dia tidak terima jika Poto itu benar-benar terjadi.Berulang kali Hariz menghubungi Selvi tetapi Hariz semakin kecewa rasa cemburunya sudah semakin memuncak.
[Apa kamu melihat wanita itu,dia tidak lebih seorang pelacur bahkan dia melakukan itu didepan umum,aku masih memiliki video mereka yang sedang berpelukan mesra.] Hariz semakin tidak tahan saat Hariz membaca pesan yang dikirim oleh Alice.
Dia keluar dari ruangannya dan langsung menuju mobilnya dia ingin segera pergi kerumah Selvi dan memastikan jika semua yang dilihatnya hannya sebuah kebohongan.Dia mencoba menghubungi Nomor Selvi sekali lagi
📞 Halo tuan,ini Nindi Selvi sedang di toilet kami lagi menunggu taksi mau pulang aku menginap dirumah Selvi.
📞 Beritahu aku kalian lagi dimana aku akan menjemput kalian.
Setelah Hariz mendapat alamat cafe tempat Selvi dan Nindi,Hariz langsung menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi,sekilas dia merasa lega karna dugaannya meleset.Sementara itu Nindi tidak memberitahu Selvi jika Hariz baru saja menghubunginya dia takut sahabatnya itu marah.Dan tidak lama sebuah mobil mewah langsung berhenti didepan mereka betapa kagetnya Selvi melihat Hariz sudah ada di hadapannya.
Belum sempat melanjutkan ucapannya Hariz langsung menarik tangan Selvi dan membawanya masuk ke mobilnya,
"Kamu membawaku kemana temanku aku ingin bersama Nindi."
"Kamu juga masuk." Setelah melihat Nindi masuk Hariz membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi bahkan dia nyaris menabrak seorang pengendara roda dua Selvi hampir saja jantungan.
__ADS_1
"Sayang kamu apa-apaan,lebih pelan lah sedikit sayang."Ucap selvi mengiba,tapi Hariz mengabaikan ucapan Selvi dia terus menyetir Nindi curiga jika Hariz tau sesuatu hal tentang kejadian yang terjadi di luar cafe.
Hariz membawa Selvi dan Nindi ke apartemennya ,setelah sampai Hariz membuka pintu mobil lalu turun dan mencengkram pergelangan tangan Selvi dan menariknya dengan kasar dan membawanya masuk.
"Apa-apaan sih kamu sayang,kamu jangan kasar aku sangat membenci pria kasar kamu tau tidak."Selvi mulai kesal,dia menarik tangannya lalu duduk di sopa
"Coba jelaskan apa arti semua ini?" Ucap Hariz lalu melempar ponselnya ke samping selvi,Selvi menatap Hariz,lalu meraih ponsel itu dan melihat gambarnya yang sedang dicium Arya.Selvi kaget bukan main,dia tidak tau harus menjelaskan seperti apa karna jika melihat dari Poto itu terlihat jika Selvi pasrah saat dicium.
"Sa..say...Ng ini bukan seperti yang kamu pikirkan pria itu tadi melecehkan aku."Ucap Selvi gugup,dia sangat tau jika Hariz cemburu
Branggg .....Penjelasan apa lagi yang mau kamu jelaskan padaku,kamu sangat murahan sel,aku kecewa padamu.aku tidak menyangka jika kamu wanita murahan seperti itu,apa kurangnya aku sel,apa mungkin ini alasanmu menolak menikah denganku."Ucap Hariz dengan nada lemas.Selvi semakin takut lalu dia mendekati Hariz dan memeluk tubuhnya sayangnya Hariz melepaskan pelukan Selvi dia terlihat sangat kecewa kepada Selvi.
"Maafkan aku sayang ini bukan seperti yang kamu pikirkan aku tadi disana bersaman nindi kamu bisa menanyakan dia,itu dia lakukan secara tiba-tiba sumpah."Ucap Selvi,dia sangat takut jika Hariz membencinya Selvi menagis dia duduk di sopa dan dia tidak bisa menahan air matanya hingga dia terus menagis.
Hariz memandangi ponselnya yang sudah hancur lebur,tetapi untuk saat ini hatinya jauh lebih hancur saat membayangkan bagaimana Arya yang sudah mengotori bibir Selvi.Nindi ingin memberikan semua rekaman yang ada di ponselnya sebagai bukti jika Selvi tidak bersalah tapi dia sangat takut mendekati mereka apalagi Hariz terlihat sangat putus asa.
"Pergilah dengannya sel jika kamu mencintainya." Ucap Hariz membuat Selvi semakin takut,dia memang menolak menikah bukan karna dia tidak mencintai Hariz,tapi karna dia punya alasan tersendiri,tapi jika Hariz sampai meninggalkannya mungkin dia pun akan sangat terluka.
"Maafkan aku sayang,aku mencintaimu tolong jangan begini,aku berani sumpah pria itu tadi melecehkan aku sayang hiks....hiks....hiks..." Ucap Selvi sambil berusaha memeluk Hariz tapi hariz terus menerus menolak pelukannya.Hariz akhirnya masuk ke kamarnya dan meninggalkan Selvi di ruang tamu,dia benar-benar tidak tega melihat Selvi yang terus menagis tapi rasa kecewanya sangat dalam hingga dia mengabaikan tangisan Selvi.
__ADS_1
"Aku kecewa sel,aku tidak menyangka kamu akan mengkhianati cintaku."
****bersambung***""