
Rara tidak puas dengan sikap yang ditunjukkan kemal kepadanya,akhirnya dia keluar dari kamar dan menemui kemal mantan suaminya.
"Lebih baik kamu yang pergi dari rumah ini bawa Selvi anakmu anggap saja rumah ini sebagai imbalan untuk air susu yang sudah kuberikan kepadanya di saat dia masih bayi,dan juga sebagai balasan untukku karna dia sudah menumpang di rahimku selama sembilan bulan." Ucap Rara berang,kemal sangat kaget dengan ucapan Rara mantan istrinya dia pernah menyangka jika ada wanita sekejam itu di dunia ini.
"Luar biasa aku tidak menyangka jika ada wanita sekejam kamu di dunia ini lebih baik kamu mati saja karna hidup pun kamu tidak ada manfaatnya sama sekali pantas saja suami mu membuang mu,ternyata aku yang terlalu bodoh mempertahankan wanita berhati busuk sepertimu." Ucap kemal,tidak kalah sengit hingga pertengkaran hebat terjadi di antara mereka.
Puncak dari pertengkaran mereka Rara masuk ke kamar kemal lalu mengambil koper dan memasukkan seluruh baju kemal kedalam koper.Dan tidak lupa dia juga mengambil karung besar lalu menyusun semua barang Selvi kedalam karung.Dia menyeret koper dan karung berisi semua pakaian kemal dan juga Selvi lalu Rara membuangnya keluar dengan kasar.
__ADS_1
"Keluar dari rumah ini!!!!"Rara memekik dengan kuat,lalu dia mendekati kemal yang sedang syok lalu mencengkram pergelangan tangannya dan menarik kemal dengan kuat lalu mendorong keluar dari rumah hingga terlempar ke luar dan langsung jatuh di lantai.
"Pergi dari rumah ini." Rara menjerit dengan keras seperti orang kesurupan hingga beberapa tetangga keluar dari rumah dan menonton aksi mereka.
Pada saat itu Selvi dan Hariz sampai juga di rumah itu,Selvi langsung membuka pintu lalu berlari mendekati ayahnya lalu menolong ayahnya yang masih duduk di lantai.
" Plakk..... Dasar anak durhaka kamu,aku sumpah kamu tidak akan mendapat keturunan nanti dasar anak kurang ajar.Kalian pergi dari rumah ini,anggap saja rumah ini sebagai balasan air susu yang sudah aku keluarkan dulu kepadamu,dan juga kamu menumpang di rahimku selama sembilan bulan." Ucap Rara,Selvi sangat kaget mendengar ucapan mamanya bukan karna sumpah serapah yang di ucapkan mamanya melainkan kata terakhir yang di lontarkan wanita itu.
__ADS_1
Selvi terdiam,dia sudah kehabisan kata-kata rasanya dia sudah tidak mau lagi untuk berdebat dengan wanita seperti itu,
"Diam kamu Rara,aku sangat menyesal membantumu beberapa Minggu yang lalu ternyata kamu punya rencana jahat kepada kami." Ucap kemal.Hariz sangat terhenyak melihat pertengkaran hebat keluarga calon istrinya,dia sangat kaget dengan sikap mamanya Selvi.
"Sayang,ayo kita pergi ikhlaskan aku akan membeli rumah untuk om sesuai permintaanya,Om ijinkan aku menikah dengan Selvi aku akan bertanggung jawab untuk hidup kalian." Ucap Hariz.Selvi menatap hariz seketika dia ingin menerima Hariz sebagai suaminya.
"Sayang aku bersedia menikah denganmu,kamu harus janji berikan kebahagian untuk ayahku,bantu aku untuk menggugat wanita ini,aku tidak menjadi bagian dari dia,karna dia sudah meminta balasan kepadaku sebagai balas Budi karna sudah melahirkan aku."Ucap Hariz,seketika Rara menatap Selvi.
__ADS_1
****bersambung****