
"Awas, pelan-pelan!" Matthew membimbing Melody turun dari mobil dan menuntunnya perlahan masuk ke kediaman Orlando yang sudah beberapa bulan ini mereka tinggalkan.
Pekerjaan Matthew di luar negeri yang membuat Matthew, Melody dan Gretha menetap sementara di negeri orang. Namun hari ini mereka bertiga sudah kembali lagi ke rumah besar ini dan akan tinggal lagi disini.
Perut Melody juga sudah kembali membulat karena kehamilan kedua Melody yang kini sudah menginjak usia delapan bulan.
Matthew baru membuka pintu depan saat tiba-tiba semua orang berteriak,
"Surprize!"
Melody kaget dan sungguh tak menyangka kalau di dalam rumah Matthew sudah ada Navya, Erlan, Bu Ayana, dan putra Erlan serta Navya, Victor yang kini usianya juga sudah genap tiga tahun. Sama seperti Gretha.
"Ibu!" Melody langsung memeluk Bu Ayana dan meluapkan rasa rindunya pada ibu kandungnya tersebut.
"Kapan datang?" Tanya Melody lagi.
"Kemarin. Kata Navya kalian pulang hari ini, jadi Ibu kesini untuk menengok cucu ibu dan calon cucu ibu," Bu Ayana mengusap perut Melody.
"Yang ini laki-laki," ucap Melody memberitahu Bu Ayana.
"Sudah kelihatan?" Tanya Bu Ayana berbinar senang.
"Iya, sudah, Bu!" Bukan Melody, tapi Matthew yang menjawab.
"Gretha tidur tadi.".
"Iya sudah dibawa ke kamar oleh pengasuhnya," ujar Bu Ayana.
"Ayo duduk dulu!" Ajak Navya pada semua orang yang sejak tadi masih berdiri. Mereka pun duduk di sofa dan saling bertukar cerita.
"Ngomong-ngomong, Abang dan Kak Melody dapat undangan dari Felichia," ucap Erlan yang langsung membuat Melody dan Matthew mengernyit bersama.
__ADS_1
"Felichia akhirnya menikah?" Melody yang terlebih dahulu melontarkan pertanyaan.
"Sudah menikah tepatnya. Ini acara resepsinya," jelas Erlan.
"Kalian akan terkejut saat tahu siapa suami Felichia."
"Siapa?" Tanya Melody penasaran.
"Dean Alexander!" Jawab Navya yang langsung membuat Melody dan Matthew menganga tak percaya.
"Bagaimana ceritanya?" Tanya Matthew bingung.
"Aku pun tidak terlalu tahu. Yang jelas saat itu Dean datang ke kantor menemuiku."
"Lalu Erlan menceritakan semua kebenaran tentang Felichia yang sebenarnya adalah Chia dan Dean terlihat sangat menyesal." Navya menyambung cerita Erlan.
"Dan setelahnya aku rasa Dean mulai mencari Felichia serta Richard," ujar Erlan lagi.
"Mungkin. Mereka melaksanakan pernikahan di sebuah desa. Jadi mungkin mereka akhirnya memang bertemu dan Dean benar-benar sudah berubah," Pendapat Erlan yang langsung membuat Matthew dan Melody mengangguk bersamaan.
"Setiap orang punya masa lalu, dan setiap orang juga bisa mengambil oelajaran dari masa lalunya lalu berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ucap Bu Ayana bijak yang langsung dibenarkan oleh semua yang duduk di ruang tengah kediaman Orlando.
"Ngomong-ngomong, kapan HPL-nya, Kak?" Tanya Navya yang kembali mengusap perut Melody.
"Bulan depan."
"Akhirnya Victor akan punya teman bermain, ya!" Ujar Erlan yang langsung membuat semuanya tertawa.
****
Matthew menggenggam erat tangan Melody dan tak berhenti memberikan semangat untuk istrinya itu yang sedang berjuang melahirkan putra kedua mereka. Hingga akhirnya tepat pukul toga dinihari, suara tangusan bayi sudah terdengar dari dalam ruang persalinan. Ucapan syukur langsung terucap dari bibir Melody dan Matthew.
__ADS_1
"Terima kasih, Sayang! Terima kasih!" Ucap Matthew yang tak berhenti menciumi wajah Melody yang sudah bertaruh nyawa untuk melahirkan putra keduanya.
"Selamat, bayinya laki-laki," ucap perawat yang langsung meletakkan bayi Melody di dada ibu dua anak tersebut untuk Inisiasi Menyusu Dini.
Matthew mengusap lembut pipi gembil kemerahan dari bayinya yang kali ini mirip Melody.
"Dia tampan," gumam Melody yang langsung membuat Matthew mengangguk.
"Wajahnya mirip sekali denganmu. Lihatlah hidung dan bibirnya," ucap Matthew seraya menunjuk ke arah hidung dan bibir mungil tersebut.
"Sudah menyiapkan nama untuknya?" Tanya Melody selanjutnya.
"Noah."
"Noah Orlando!" Jawab Matthew seraya menggenggam tangan mungil putranya.
"Nama yang bagus!"
"Selamat datang di dunia, Bayi Noah!"
*************TAMAT**********
Terima kasih sebesar-besarnya untuk semua reader yang sudah membaca dan mengikuti karya ini sampai tamat.
Mohon maaf jika masih banyak typo bertebaran atau kata-kata yang kurang berkenan.
Terima kasih juga buat yang sudah memberikan like,komen, hadiah,vote, dan dukungan pada othor remahan emping melinjo ini.
Jangan lupa untuk mampir di karya othor yang selanjutnya tentang anak-anaknya Dean Alexander dan Felichia di "Queen of Alexander's"
Melody-Matthew dan Claudia-Aaron aku tamatin sampai disini.
__ADS_1
Bye!