Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang
Bulan madu 2


__ADS_3

Erangan serta ******* menambah kenikmatan yang memabukkan, tidak ada lelah bagi mas Dayat. Mau sebanyak apapun dia berada dipuncak *******, dia tidak akan pernah puas dan melakukan nya lagi dan lagi sampai aku benar-benar kelelahan.


Dua hari sudah berlalu,


Aku dan mas Dayat pergi untuk jalan-jalan mengelilingi pulau.


Banyak sekali jenis kerang yang ku temukan, aku sangat menyukai kerang, jadi aku memungutnya.


"Untuk apa kerang itu mell" Tanya mas Dayat.


"Aku ingin mengoleksinya" Ucapku singkat, masih fokus mencari kerang. Bahkan kerang yang masih hidup aku temukan, namun aku tidak mengambilnya, karena kasihan aku hanya mengambil kerang yang sudah mati saja.


"Rian" Seru Mas Dayat pada Rian, aku sontak juga ikut menoleh.


"Ambilkan wadah untuk tempat kerang Melly" Titahnya pada Rian.


Rian yang sejak tadi mengikuti kami dari belakang, hanya mengangguk dan pergi mengambil wadah yang Dayat inginkan. Aku kembali fokus mencari kerang, setelah mendengar perkataan mas Dayat.


Setelah kepergian Rian, aku sontak kembali terkaget.


Sebuah tangan melingkar di pinggang ramping ku dengan begitu eratnya. "Mas, apa yang kamu lakukan" Tanyaku malu. Aku takut jika Rian tiba-tiba kembali dan melihat ini, aku akan sangat malu.


"Gak boleh? Habis aku dicuekin dari tadi, cari kerang aja kerjaannya" Keluh mas Dayat.


Mas Dayat semakin mempererat pelukannya, dan meletakan dagunya tepat diatas bahuku. Bahkan nafasnya begitu dekat dengan telingaku, membuat aku sedikit merinding.


"Mas, nanti Rian kembali. Malu tau" Ucapku sedikit manyun.


"Biarin, makanya dia mas suruh pergi cari wadah biar kita bisa berdua" Jawab mas Dayat santai.


Aku tersenyum manis, dan membalikkan badan menghadap mas Dayat. Ku kalung kan tanganku kepada leher mas Dayat, dan tangan mas Dayat melingkar di pinggang ramping ku.


"Jadi mas Dayat mau berduaan aja?" Tanyaku dengan manja.

__ADS_1


Mas Dayat mengangguk, sembari menatap wajahku. Tubuhnya yang tinggi, dan tubuhku yang sedikit pendek. Tentu membuat aku menengadah keatas, menatap wajah mas Dayat yang jauh tinggi dari ku.


"Mas" Seruku lirih.


"Hmmmz" Hanya deheman yang terdengar.


"Ada sesuatu di kening mas, menunduk lah sedikit, agar aku bisa membuangnya dari kening mas" ucapku dengan wajah serius.


"Apa? Cepat singkirkan benda itu" Mas Dayat sedikit menundukkan kepalanya, sedikit takut, mungkin pikir nya itu adalah ulat.


Kala mas Dayat sudah menunduk, aku sedikit berjungkit.


Cup.


Sebuah kecupan tipis aku berikan dibibirnya, dan berlalu pergi dengan sedikit berlari.


Sebuah tawaku juga menghiasi wajah ku, mas Dayat yang masih mematung, memegang bibirnya dengan sebelah tangannya.


"Hahah, mas tertipu" Teriakku sambil berlari menjauh dari sana.


Kami saling mengejar.


"Dapat" Mas Dayat memeluk tubuhku dari belakang, dengan sedikit mengangkat tubuhku dan memutarnya.


Tawa kebahagiaan begitu terdengar disana, sungguh bahagia tiada duanya.


Kala kami sudah sama-sama kelelahan, mas Dayat melepaskan tubuhku dan berbaring di pasir putih itu. Aku juga berbaring disampingnya.


Terik matahari menambah keindahan pantai, aku dan mas Dayat berjemur sembari menikmati indahnya pantai.


Waktu begitu cepat berlalu, Tidak terasa, hari sudah sore.


Aku dan mas Dayat kembali ke Villa.

__ADS_1


Seperti biasa, dibelakang akan ada Rian yang terus mengikuti kami.


Walaupun dia belum menikah, namun aku sedikit heran. Pulau ini adalah saran darinya, untuk kami berbulan madu.


Sikapnya yang dingin, serta tidak mudah berbicara. Apa ada wanita yang menyukainya dengan sikap yang seperti itu. Ya, walaupun wajahnya tampan.


Didalam kamar,


"Mas, Apa Rian sudah lama bekerja denganmu?" Tanyaku penasaran kala sudah berada didalam kamar.


Mas Dayat nampak menatapku begitu lama, dengan wajah tidak sukanya yang nampak begitu nyata.


"Apa dia marah?" Batinku.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


Please jangan lupa vote, komen dan Like ya. 🥰🥰


Baca juga novel aku yang lainnya,


-Menikahi CEO Yang Kejam 1

__ADS_1


-Menikahi CEO Yang Kejam 2


-Anak genius: Kesalahan Satu Malam


__ADS_2