Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang
hamil?


__ADS_3

" Sayang... ini keluarga kamu datang " Ucap Daniel. Yasmine pun menoleh dan langsung mendekati orang tua nya untuk mencium telapak tangan mereka.


" Bi Anin..." Panggil Daniel.


"Ya pak, ada yang bisa saya bantu pak?" Tanya Bi Anin bergegas saat Daniel memanggil nya.


" Ini keluarga mertua saya, tolong kamu bikinkan minuman untuk mereka! " Pinta Daniel dengan tegas.


" Baik pak.. " Jawab Bi Anin bergegas menuju dapur.


" Itu pembantu baru kamu Dan?" Tanya Pak Burhan bingung, karena sebelumnya pembantunya bukan Bi Anin melainkan Bi Nina.


" Iya Yah. " Jawab Daniel singkat.


" Lah Bi Nina kmn?" Tanya Pak Burhan.


" Pulang kampung Yah, katanya anak nya sedang sakit" Jawab Daniel memperjelas.


" Kak.. gimana kabarnya? baik kan " Tanya Aina setelah Pak Burhan dan Daniel memberhentikan bicaranya.


" Iya..kakak baik-baik aja kok" Jawab Yasmine.


"Loh tapi kok kakak kayak pucat gitu mukanya?" Tanya Aina khawatir.


" Kakak gk apa-apa na cuma sedikit gk enak badan" Jawab Yasmine dengan raut wajah yang lemas.

__ADS_1


Tak lama kemudian Bi Anin datang dengan membawa minuman segar beserta camilan. Daniel pun mempersilahkan keluarga nya untuk menyantap hidangan itu.


Tiba-tiba kepala Yasmine terasa sangat berat dan sakit, ia pun pingsan di sebelah Daniel karena waktu itu Daniel duduk di samping nya.


Keluarga nya pun kaget termasuk Daniel suami nya itu.


"Sayang... kamu kenapa??" Tanya Daniel yang kaget sambil menggoyangkan tubuh Yasmine.


" Kak.. " Ucap Aina yang kaget.


" Cepat bawa ke rumah sakit! " Saran Pak Burhan tegas.


Daniel pun segera menggendong tubuh Yasmine yang pingsan itu.


" E- eee iya yah" Jawab Aina dan Nayla l.


Daniel, Pak Burhan dan Bu Ratna segera bergegas membawa Yasmine ke rumah sakit.


di rumah sakit


Daniel pun segera memanggil dokter untuk memeriksa istrinya.


Daniel dan dokter membawa masuk Yasmine dalam ruangan.


" Jangan Bun, jangan masuk! " Ucap Pak Burhan saat Bu Ratna (Bunda Yasmine) akan ikut masuk ke dalam ruangan.

__ADS_1


" Tapi kenapa Yah? Yasmine kan anak kita!" Ucap Bu Ratna tidak terima.


" Sudahlah Bun! Yasmine kan sudah memiliki suami, jadi biar suaminya saja yang menjaganya" Sahut Pak Burhan menjelaskan dgn halus agar Bu Ratna tidak menjadi salah faham.


Bu Ratna pun menurut dan duduk di kursi yang ada di depan ruangan beserta Pak Burhan.


Di dalam ruangan, terlihat Dokter yang sedang memeriksa keadaan Yasmine, Daniel hanya bisa berdoa agar istrinya itu tidak terkena penyakit yang membahayakannya.


Tak lama setelah dokter memeriksa, ia pun kembali ke kursi duduknya untuk memberitahukan keadaan Yasmine yang merupakan istri Daniel.


" Bagaimana keadaannya dok?" Tanya Daniel yang khawatir.


" Tidak ada yang perlu di khawatirkan! Istri bapak sedang hamil.‘‘ Jawab Dokter itu dengan senyuman. Dokter juga memberikan ucapan selamat kepada Daniel atas kehamilan Yasmine.


Daniel yang mendengarnya langsung kaget dan berterima kasih kepada Tuhan yang maha kuasa karena ia akan menjadi seorang ayah.


" Lalu apakah istri saya sudah sadar dok?" Tanya Daniel lagi.


" Sebentar lagi pasti sadar pak.." Jawab Dokter itu.


"Kalau gitu saya permisi dulu ya pak" Ucap Dokter dengan sopannya.


"Oh iya dok.. terimakasih ya" Sahut Daniel. Dokter pun tersenyum serta mengangguk.


Daniel pun segera menghampiri Yasmine ke kasur nya tempat ia di periksa tadi. di sana ia menatapi Yasmine dengan senyuman.

__ADS_1


__ADS_2