
"Pantas saja Dayat anakku begitu terpukul" Ucapnya kemudian dengan tatapan memilukan. Menatap Dayat yang sedari tadi memegang tangan Melly tanpa mau melepaskannya.
Keesokan harinya,
Mama kembali menjenguk Melly kerumah sakit. Karena kemarin Dayat sempat tidak mengijinkan mamanya untuk menemani dirinya dirumah sakit untuk menjaga Melly, jadi mama berinisiatif untuk datang kembali disiang harinya dengan membawa makanan untuk anaknya, Dayat.
Mama berlenggang memasuki rumah sakit, dengan membawa beberapa makanan kesukaan Dayat.
"Aku yakin, Dayat pasti tidak akan sempat makan disana. Dia tidak akan mau meninggalkan Melly walau sebentar" Gumam mamanya sepanjang perjalanan memasuki koridor rumah sakit.
Namun seketika langkahnya terhenti, tatapannya terfokus kepada seseorang yang berdiri didepan pintu ruangan Melly.
"Bukannya itu Fina?" Ucap Mama dengan masih menajamkan penglihatannya.
"Iya bener itu Fina. Jangan-jangan dia mau mendekati Dayat lagi" Ucap mama lagi yang mulai menggeram.
Ia mempercepat langkahnya, kali ini ia benar-benar dibuat geram oleh kehadiran Fina disana. Rasanya ia ingin sekali melabrak wanita tidak tau malu itu.
"Hei kamu wanita tidak tau diri. Ngapain kamu ngintip-ngintip" Teriak mama menggeram.
Seketika Fina gelagapan, ia menjadi salah tingkah. "Bagaimana mungkin Tante sonia mengenali aku? Padahal aku sudah memakai masker dan penutup kepala?" Batin Fina.
"Begong aja kamu. Mau kesurupan ya kamu" Ucap mama lagi ketus.
"Maaf tante. Aku gak sengaja lewat tadi. Aku melihat Dayat masuk keruangan ini, karena penasaran jadi aku melihatnya dari sini" Jelas Fina.
Mama diam sejenak, dengan tatapan menyelidik. Nampak Fina tersenyum kecut.
"Awas ya, kalau kamu berani-berani mendekati anak saya lagi! Kamu akan berurusan dengan saya" Balas Mama tegas, penuh penekanan.
"Iya Tante" Balas Fina pasrah.
__ADS_1
Mama Sonia melenggang pergi, dan masuk kedalam ruangan Dayat.
Fina nampak masih mematung disana, tatapan tajamnya seakan tidak terima akan perkataan mama Sonia lontarkan untuknya barusan.
Didalam ruangan rawat.
"Pagi kesayangan mama" Seru mama ramah disana.
"Ma, sendirian kesini?" Tanya Dayat yang sudah menghampiri mamanya.
"Nih makanan buat kamu" Mama memberikan makanan yang ia bawa kepada Dayat.
"Iya ma, terimakasih ya ma" Jawab Dayat singkat. Lalu meletakan makanan itu keatas meja.
"Yat, bagaimana keadaan Melly?" Tanya mama kemudian.
"Sudah mulai membaik ma. Kata Dokter tinggal menunggu beberapa hari lagi Melly akan sadar" Jawab Dayat yang sudah duduk di samping ibunya.
"Iya ma" Jawab Dayat singkat, seraya tersenyum simpul.
Sebenarnya hatinya masih sangat sedih. mengingat anaknya yang sudah lebih dulu meninggalkan dirinya di dunia ini. Namun ia harus tetap menguatkan diri, ini semua demi Melly, Istri yang sangat ia cintai itu.
"Mama tu kesel banget loh tadi" Tiba-tiba mama membuka suara dengan nada kesal. Dayat segera menoleh dan langsung bertanya.
"Kesal kenapa ma?" Tanya Dayat singkat.
"Itu mama ketemu Fina didepan ruangan ini. Dia kayak ngintip-ngintip gitu, jadi mama langsung marahin deh dia" Jawab mama masih dengan nada kesalnya.
"Fina?" Dayat menyernyitkan sebelah alisnya. "Kok dia tau Dayat disini ma?" Tanya Dayat kemudian.
"Dia bilang melihat kamu masuk keruangan ini tadi. Makanya dia tau kamu disini" Jawab mama enteng.
__ADS_1
Dayat masih diam, dengan sedikit berpikir. "Perasaan tadi aku gak ada keluar. Kok Fina tau aku ada disini dan kenapa dia bilang sama mama seperti itu?" Batin Dayat.
"Yat, Dayat" Seru mama kesekian kalinya dengan sedikit menggoyang tubuh Dayat. Karena sudah lima kali mama memanggilnya namun Dayat tidak merespon.
"Kamu kenapa?" Tanya mama kemudian, kala Dayat sudah tersadar.
"Gak ma, aku gak kenapa-kenapa kok" Jawab Dayat cepat. Dayat kembali diam dengan segala pikiran nya.
"Mencurigakan sekali. Fina gak mungkin tau dari Clara, karena Clara sedang ada di asrama dan dia gak mungkin tau hal itu. Lagi pula Clara juga tidak diijinkan menggunakan handphone disana. Lalu siapa yang memberitahu Fina?" Batin Dayat.
.
.
.
.
.
.
Bersambung,,,,,,,
Please jangan lupa vote, komen dan Like ya. 🥰🥰
Baca juga novel aku yang lainnya,
-Menikahi CEO Yang Kejam 1
-Menikahi CEO Yang Kejam 2
__ADS_1
-Kesalahan Satu Malam