Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang
Ekstra Chapter 2


__ADS_3

Mereka berdua pun pergi dengan menggunakan mobil sport bewarna merah tanpa seorang pengawal yang mengikuti.


Sesampainya disana.


"Mas ini rumah siapa?" Tanya Melly penasaran. Bagaimana tidak? Sebuah rumah mewah dan besar dengan desain terbagus dan termahal yang tidak pernah Melly Lihat sebelumnya.


"Kita masuk dulu!" Ajak Dayat tersenyum manis. Dayat pun memegang lembut tangan istrinya, lalu membawanya masuk.


"Selamat datang tuan. Selamat datang Nyonya" Sapa seorang pelayan pria paru baya disana.


Melly dan Dayat hanya membalas dengan senyuman tipisnya.


Lalu melanjutkan perjalanan nya masuk kedalam rumah.


"Mas. Rumahnya bagus banget" Puji Melly dengan penuh kekaguman.


"Selamat datang dirumah kita sayang!" Ucap Dayat. Dengan sukses membuat Melly meneteskan air mata kebahagiaan.


"Apa? Kamu serius mas? Ini rumah kita? Sebagus ini?" Tanya Melly beruntun. Dayat mengangguk seraya tersenyum manis.


Dayat mengangguk pelan seraya tersenyum manis.


"Kamu suka?" Tanya Dayat kemudian.


"Suka banget mas!" Jawab Melly senang.


"Besok kita akan pindah kesini" Ucap Dayat. Melly menatap manik mata Dayat dengan dalam.


"Besok mas?" Tanya Melly memastikan.

__ADS_1


"Iya. Kenapa? Gak mau?" Tanya Dayat Balik.


"Apa gak terlalu cepat mas! Nanti bagaimana dengan mama? Dia pasti akan sedih" Jawab Melly. ia merasa tidak enak hati jika harus meninggalkan mertuanya sendirian.


"Kamu tenang aja. Mama sudah tau kok kalau aku beli rumah ini untuk kamu. Dan dia sudah setuju jika kita pindah" Jelas Dayat.


Senyum Melly kembali mekar, "Benarkah mas? Terimakasih ya mas" Ucap Mely bahagia.


Malam harinya.


Sepulang Melly dan Dayat. Dayat sudah membicarakan ini sebelumnya kepada mamanya perihal kepindahan mereka besok kerumah barunya.


Sebenarnya mama Sonia sedikit sedih dan berat melepaskan anak sulungnya pergi. Namun bagaimanapun dia harus bisa, karena Dayat juga perlu belajar dalam membina rumah tangga yang sesungguhnya tanpa ada kaki tangan orang tua yang ikut campur.


"Buk. Dayat akan membawa Melly pindah kerumah baru kami. Apa ibu juga mau ikut? Melly juga berharap ibu bisa ikut bersama kami" Ucap Dayat kepada ibu mertuanya yang sudah tidak muda lagi itu.


Melly dan Dayat nampak menatap orang tua itu dengan wajah mengkerut.


"Namun apa buk?" Tanya Melly cepat.


"Namun ibu ingin pulang ke kampung. Ibu merindukan kampung halaman ibu. Dan ibu juga merindukan bapak mu Mell. Ibu takut bapak mu ga tenang jika ibu berada jauh darinya" Ucap ibunya dengan sedikit menyeka air matanya.


Memang, setelah kepergian ayah Melly. Ibunya lebih suka berada dirumah dan juga kebun peninggalan ayahnya. Mungkin karena rasa sayangnya kepada Sang suami. membuat ibunya tidak bisa jauh dari kenangan masalalu nya. Begitulah pikir Melly.


"Baiklah buk. Melly akan antar ibu aja dulu ke kampung. Baru setelah itu Melly akan pindah kerumah baru" Ucap Melly kemudian.


Ibunya mengangguk senang. Bukan tidak ingin, namun ia lebih merasa bahagia tinggal dirumah lama nya dibanding rumah Melly dan Dayat.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


Bersambung


Haiii Guys. Author mau promosi nih. Namun sebelum itu kalian kasih like dulu ya untuk karya Menikah Karena Hutang ini.


Author mau promosi sedikit.


Author sedang mengikuti lomba Kategori pria ( Mengubah Takdir).


Jadi untuk itu! Author mau kalian mendukung karya Author ya. dengan Like dan komen serta tambahkan kedaftar favorit kalian.


Ini juga merupakan Karya terbaru Author juga. Mampir ya dan tinggalkan jejak kalian.


Judul: Menantu Terbuang Mendadak Kaya



Selamat membaca 🙏🌺


Jangan lupa ya like dan komen nya biar author berkesempatan untuk menang.

__ADS_1


__ADS_2