Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang
Kehilangan


__ADS_3

Tanpa mengurangi rasa penasaran nya. Melly berjalan kearah sana. Bahkan beberapa pengawal yang didepan pintu menyapa Melly dengan sangat ramah.


Sesampainya disana.


Melly terus berjalan, melihat disekitar tempat itu.


Sebuah rumah pohon yang sangat indah. Melly berjalan dengan langkah yang pelan. Menikmati pemandangan taman yang sangat indah itu.


Seketika pandangan Melly tertuju kepada seseorang yang melambaikan tangannya diujung taman itu. Nampak ada pintu disana, namun Melly tidak tau itu pintu apa.


Melly terheran, lalu mendekati seseorang yang sejak tadi seperti meminta pertolongannya.


"Ada apa buk?" Tanya Melly ramah kepada seorang ibu-ibu itu.


Nampak ibu itu berdiri dengan senyuman menyeringainya.


Bruuakkkkkk.


Tiba-tiba, seseorang memukul Melly dari belakang. Melly tersungkur dan pingsan disana.


Didalam kamar.


"Sayang!"


"sayang. Kamu dimana?" Dayat mencari kesana kemari. Hingga seluruh ruangan ia periksa untuk mencari keberadaan Melly.


"Yat. Cari siapa?" Tanya Mama heran yang baru keluar dari dalam kamar.


"Melly ma" Balas Dayat tanpa menatap ibunya dan masih fokus mencari Melly.


"Bukannya dia dikamar" Tanya mama.

__ADS_1


"Udah gak ada di kamar ma" Jawab Dayat sekenanya. Wajahnya nampak begitu khawatir.


"Coba kamu cari di taman. Mungkin dia disana" Ucap mama sekenanya.


"Iya ma. Aku coba cari kesana" Jawab Dayat sebelum meninggalkan mamanya.


Di Halaman rumah.


"Apa kalian melihat Melly?" Tanya Dayat. Kala sudah berada dihalaman rumah depan.


"Tadi ke taman tuan" Jawab salah satu pengawal nya. Tanpa menjawab lagi, Dayat langsung pergi menuju ke Taman yang ada didekat rumah pohon.


Sesampainya disana.


Dayat mengedarkan pandangannya. menatap kesana-kemari mencari keberadaan istrinya. Namun sosok yang ia cari tidak kunjung hadir dihadapannya.


Dayat menengadahkan kepalanya keatas, menatap rumah pohon yang ada di atasnya.


"Apa dia diatas?" Tanya Dayat pada dirinya sendiri. Ia mulai menaiki anak tangga sembari memanggil nama istrinya.


Dayat semakin mempercepat langkah, kala tidak mendapat jawaban dari Melly.


Dan benar saja. Sosok Melly tidak ia temukan di rumah pohon itu, membuat Dayat semakin khawatir. Ia keluar, lalu melihat disekitar taman itu dari atas sana. Matanya tertuju kepada sebuah pintu belakang didekat taman yang terbuka.


"Kenapa pintu itu terbuka?" Ucap Dayat heran.


Tanpa menunggu lagi, Dayat segera turun dan berjalan menuju pintu itu.


Sesampainya disana, ia melihat keluar pintu dan tidak mendapatkan siapapun disana. Namun, disaat ia berbalik badan, matanya menangkap sesuatu yang tidak asing baginya.


Tangannya tergerak kepada sebuah kalung yang tergeletak di tanah dekat pintu.

__ADS_1


"Ini kalung Melly" Ucap Dayat lirih. Ia diam sejenak, berpikir apakah Melly keluar dari rumah melalui pintu belakang? Begitulah pikir Dayat.


"Tapi kenapa Melly keluar dari pintu belakang? Sedangkan Melly tidak ingat apapun tetang rumah ini" Ucap Dayat lagi. Hatinya semakin kacau, saat ia menyadari sesuatu yang salah telah terjadi dirumahnya. Dan kemana Melly pergi? Dia benar-benar tidak tau.


Dengan marah ia berjalan menuju halaman rumah, menghampiri para pengawal itu.


"Apa yang kalian kerjakan seharian ini?" Teriak Dayat menggema disana. Para pengawal itu gelagapan, tidak mengerti apa yang menjadi kemarahan tuannya itu.


"A-ada apa tuan?" Tanya salah satu pengawal itu dengan takut.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


Cerita ini sebentar lagi akan segera tamat gaes. Mohon untuk tinggalkan jejak kalian ya.


Please jangan lupa vote, komen dan Like ya. 🥰🥰


Baca juga novel aku yang lainnya,


-Menikahi CEO Yang Kejam 1

__ADS_1


-Menikahi CEO Yang Kejam 2


-Kesalahan Satu Malam


__ADS_2