
Melly nampak berbinar-binar. Begitupun dengan Dayat. Kini Dayat menghamburkan pelukannya kepada Melly dengan sedikit menyeka air mata kebahagiaan.
"Kalau begitu saya permisi dulu" Ucap Toni cepat. Dayat yang semula memeluk erat istrinya, kini sudah melepaskan pelukannya.
"Terimakasih Ton" Ucap Dayat kemudian. Toni hanya membalas dengan senyuman sebelum dia pergi meninggalkan Dayat dan Melly dikamar.
Krekkkk..
Pintu dibuka.
Dokter Tony tau betul, jika keluarganya juga menunggu kabar bahagia ini. Jadi ia pun langsung menyampaikan kabar ini.
"Selamat ya tante, sebentar lagi tante akan menjadi seorang nenek" Ucap Tony dengan menjabat tangan kepada Mama Sonia.
Mama nampak menatap Dokter Tony dengan pandangan berbinar-binar. "Melly hamil?" Tanyanya meyakinkan.
Matanya mulai memerah, kala Dokter Tony membalasnya dengan anggukan sambil tersenyum ramah.
"Alhamdulilah, buk anak kita sedang hamil buk. Sebentar lagi kita akan menjadi nenek" Ucap Mama senang dengan menghamburkan pelukannya kepada ibunya Melly yang juga menunggu diluar kamar itu.
"Kalau begitu saya pamit ya tante" Ucap Dokter Tony kemudian. Mama Sonia melepaskan pelukannya, lalu berkata.
"Terimakasih ya Ton. Hati-hati dijalan" Balas mama ramah disana.
Mereka semua pun masuk kedalam kamar setelah kepergian Dokter Tony.
Masing-masing dari mereka menghamburkan pelukan bahagianya kepada Melly. Tidak lupa mereka juga mengucapkan selamat atas kehamilan Melly.
Hari pun berlalu,
Kehamilan Melly adalah sesuatu yang sangat membahagiakan bagi semua orang.
__ADS_1
Acara syukuran pun dilakukan setelah kehamilan Melly menginjak usia 4 bulan.
Banyak tamu yang berdatangan, termasuk para anak yatim serta oak ustadz dari yayasan pondok pesantren An-Nur yang sengaja diundang untuk mendoakan keselamatan sang ibu dan calon bayi.
Diusia kehamilan 4 bulan ini, dimana seorang janin akan diberikan Ruh oleh sang maha pencipta, kepada sebuah tubuh janin yang semakin membentuk sempurna.
Menurut keyakinan suatu agama, janin mulai hidup dan bernyawa karena telah ditiupkan ruh pada saat ia berusia 120 hari (4 bulan). Jika ditilik dari pernyataan tersebut, maka yang dimaksud adalah usia janin, bukan usia kehamilan.
Ini adalah waktu yang tepat bagi semua orang untuk mendoakan yang terbaik untuk sang ibu dan calon bayi.
Acara pun dimulai, semua orang duduk dengan berbaris memanjang mengikuti dinding yang ada di ruangan tengah. Masing-masing dari mereka membacakan sebuah ayat yang dibimbing langsung oleh seorang ustadz disana.
Ayat-ayat yang hendak dibaca diantaranya:
Khususnya, bacaan surat untuk ibu hamil yang berusia 4 bulan, yakni:
QS. Al-Fatihah ayat 1-7.
QS. Al-Baqarah ayat 233.
QS. Al-Ahqaf ayat 15.
QS. Maryam ayat 18-22.
QS. Yusuf ayat 1-6.
Acara dilakukan selepas Isya, Melly begitu senang mendapati banyak sekali orang-orang yang mau datang mendoakan kehamilannya.
Ia juga turut dalam pembacaan doa yang dibawa oleh ustadz itu disana.
Tepat pukul 22.45 acara pun selesai. Tidak lupa Melly beserta keluarga membagikan sebuah bingkisan untuk para anak yatim itu untuk dibawa pulang.
__ADS_1
"Terimakasih buk, semoga ibu dan dedek bayi nya selamat di persalinan nanti" Ucap salah satu anak santri itu.
"Terimakasih ya atas doa nya" Balas Melly ramah kepada mereka.
Setelah pembagian bingkisan selesai, Melly merasakan pinggangnya yang sedikit sakit karena terlalu lama duduk. Ia berniat untuk pergi ke kamar untuk beristirahat sejenak, sembari meluruskan pinggang nya yang sangat sakit itu.
Tanpa menghiraukan Dayat yang masih sibuk mengemasi sisa acara syukuran itu, Melly berjalan menuju kamar dengan sedikit meringis memegang pinggang nya yang sakit.
.
.
.
.
.
.
Bersambung,,,,,,,
Please jangan lupa vote, komen dan Like ya. 🥰🥰
Baca juga novel aku yang lainnya,
-Menikahi CEO Yang Kejam 1
-Menikahi CEO Yang Kejam 2
-Kesalahan Satu Malam
__ADS_1