Menikah Karena Hutang

Menikah Karena Hutang
Kesadaran Melly


__ADS_3

"Bisa tuan ceritakan lebih dulu kronologi kejadian, serta kejanggalan yang tuan rasakan itu?" Tanya Detektif Bram.


Dayat pun mulai menceritakan kecelakaan yang di alami istrinya, hingga kedatangan Fina kerumah sakit itu. Dayat tidak bisa memastikan bahwa Fina mempunyai niat jahat, hanya saja ia merasa aneh akan sikap Fina yang mencurigakan.


"Begitulah ceritanya" Ucap Dayat diakhir cerita nya.


Detektif Bram manggut-manggut, "Kalau begitu, apa saya boleh melihat ke TKP? Tempat Nona Melly terjatuh?" Tanya Bram serius.


"Pergilah, apapun yang kamu butuhkan disana akan ada Rian yang akan menunjukkan padamu" Balas Dayat.


Setelah berbincang-bincang sebentar, Bram dan Rian pun pergi dan mulai penyelidikannya.


Sementara itu, Dayat masih berada di ruangan Melly. Matanya tidak lepas dari Melly yang masih terbaring, serta suara monitor yang terdengar begitu jelas disana.


Dayat duduk di samping tempat tidur Melly, tangan nya tergerak untuk mengelus lembut pucuk kepala istrinya dengan penuh kasih sayang.


"Sayang, bangunlah! Aku sangat merindukan senyummu, suaramu, dan juga kasih sayangmu" Ucap Dayat lirih.


Seketika, Dayat terlonjak senang. Kala melihat sebelah tangan Melly bergerak.


"Sayang, kau bangun. Sebentar, aku akan memanggilkan Dokter" Dayat beranjak dan segera memanggil Dokter disana. Tidak terasa buliran air matanya menetes begitu saja, rasa bahagianya begitu sangat ia rasakan sehingga air mata kebahagiaan nya tidak bisa ia sembunyikan lagi.


Tidak berapa lama, Dayat dan Dokter serta beberapa perawat masuk kedalam ruangan itu.


Mereka menangkap sosok Melly sudah terbangun disana, ia nampak celingak-celinguk melihat disekitar, namun masih belum bisa mengeluarkan suara.


Dokter itu pun mulai memeriksa Melly. Setelah beberapa saat, Dokter itu nampak melukiskan senyuman manisnya. Membuat Dayat mengira-ngira bahwa istrinya pasti akan baik-baik saja.

__ADS_1


"Bagaimana Dok?" Tanya Dayat cepat kala Dokter itu sudah selesai memeriksa.


"Ini diluar perkiraan saya. Nona Melly 2 hari lebih cepat sadar dari apa yang saya perkirakan. Ini sungguh luar biasa, keadaan nya sudah mulai membaik. Namun saya juga tidak tau, apa dia masih mengenali orang-orang disekitarnya?" Ucap Dokter.


Awalnya Dayat begitu senang, mendengar istrinya lebih cepat membaik. Namun ia juga penasaran, apakah istrinya masih mengenalinya atau tidak saat ini.


"Baiklah Dok, saya akan mencoba menyapanya" Jawab Dayat kemudian.


Melly yang masih terpasang oksigen di mulutnya, tidak bisa berbicara apapun. Matanya hanya terus memandang wajah setiap orang yang ada di ruangan itu.


"Lepaskan dulu oksigennya!" Titah Dokter kepada perawatnya, sebelum Dayat berbicara kepada istrinya.


"Sayang, apa kamu sudah merasa baikan sekarang?" Ucap Dayat lembut.


"Kamu siapa?" Tanyanya dengan nada heran. Pasalnya ia tidak mengenali Dayat sama sekali.


Seketika hati Dayat merasakan sesuatu yang begitu menyakitkan didadanya. Ia tidak bisa membayangkan akan dilupakan oleh istrinya saat ini. Dayat sedikit menoleh kepada Dokter yang ada dibelakang nya, Dokter itu nampak hanya menggeleng tanpa harapan.


Belum sempat Dayat menjawab, Mely kembali bertanya.


"Apa kamu mengenali aku?" Tanya Melly lagi.


Dayat yang awalnya merasa sangat sedih, kini ia kembali memaksakan senyumnya. Lalu semakin mendekati Melly.


"Aku mengenali kamu. Kamu adalah istriku" Jawab Dayat dengan sangat lembut.


Melly nampak masih bingung, "Istri?" Ucap Melly kemudian.

__ADS_1


"Sebaiknya kamu istirahat ya. Kamu baru saja bangun. Nanti kita bicara lagi" Ucap Dayat lagi.


Ia tidak kuasa menahan air matanya lagi. Melihat istrinya yang sudah melupakan nya membuatnya merasa kehilangan separuh jiwa nya.


Dayat beranjak keluar ruangan untuk sedikit menenangkan diri. Sementara itu, Dokter dan para perawat juga ikut pergi setelah memasangkan selang oksigen di mulut Melly.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


Please jangan lupa vote, komen dan Like ya. 🥰🥰


Baca juga novel aku yang lainnya,


-Menikahi CEO Yang Kejam 1


-Menikahi CEO Yang Kejam 2

__ADS_1


-Kesalahan Satu Malam


__ADS_2