Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Pangeran Mahkota


__ADS_3

Minda tidak bisa berkata - kata lagi hanya pasrah dan berdoa agar kesehatan Putri Andara tidak turun karena memakan makanan pantang untuk kesehatannya.


Karena sudah merasa sangat kenyang bahkan terlalu kenyang , Putri Andara mulai mengantuk .


Minda melihat pergerakkan Putri Andara yang sepertinya mulai ada tanda - tanda , maka segera cepat menghubungi Dokter Reinhard .


" Nona Minda dimana Putri Andara ". Kata Dokter Reinhard.


" Dia di dalam kamar Dokter ".


Minda mengantar Dokter Reinhard ke kamar Putri Andara , keduanya sangat terkejut begitu mendapati Putri Andara terkapar di tempat tidur dalam keadaan terpejam.


" Ah Putri , Dokter tolong -- tolong selamatkan Putri Andara ". Kata Minda yang mulai panik dan khawatir.


" Kamu tenanglah dulu , aku akan memeriksanya ". Ucap Dokter Reinhard.


Ketika Dokter Reinhard mendekati Putri Andara tiba - tiba tangannya ditarik olehnya hingga tubuh keduanya hampir saling menindih.


" Hah ". Minda terkejut.


Tangan Dokter Reinhard masih dalam keadaan dicekal oleh Putri Andara akibatnya tidak bisa bergerak .

__ADS_1


Minda segera membantu Dokter Reinhard untuk melepaskan diri dari Putri Andara.


" Sepertinya dia berada di dalam bawah sadarnya , Nona Minda tidak perlu panik . Aku akan memeriksanya ". Ucap Dokter Reinhard.


Dengan jarak yang begitu dekat , Dokter Reinhard memeriksa Putri Andara .


" Entah mengapa aku merasa jika Putri Andara belakangan ini sangat berbeda . Bahkan kali ini aku tidak bisa untuk tidak menyukainya , tidak . Tidak mungkin aku menyukainyai ". Ucap Dokter Reinhard di dalam hatinya.


" Dok , bagaimana keadaan Putri Andara ? mengapa anda sepertinya sedang kebingungan ". Kata Minda yang merasa jika Dokter Reinhard begitu kebingungan.


" Putri Andara baik - baik saja . Mungkin hari ini hanya kelelahan saja ." Ujar Dokter Reinhard.


Dokter Reinhard mulai menganalisa tubuh Putri Andara , jika seandainya dia memakan makanan yang pantang untuk kesehatannya maka benar adanya jika dia akan mengalami penurunan kesehatannya.


Namun yang di lihat saat ini sangat berbeda , tidak ada reaksi apa - apa terhadapnya.


" Baiklah Nona Minda , Aku akan memberikan obat untuknya . Tolong pantau Putri Andara berikan kabar secepatnya apabila terjadi apa - apa padanya ." Ucap Dokter Reinhard.


" Baik Dokter , terima kasih atas kesediaannya telah datang mendadak ". Ucap Minda.


Di dalam perjalanan pulang , Dokter Reinhard kepikiran pada Putri Andara . Bagaimanapun tubuhnya sangat lemah dan selalu tampak pucat namun sejak kemarin bertemu setelah kejadian jika Putri Andara di kabarkan meninggal lalu hidup kembali ,

__ADS_1


Kesehatannya seakan sembuh total dan tingkahnya juga berbanding terbalik dari sebelumnya.


" Wajahnya kali ini tampak segar bahkan aura kecantikannya seakan terpancar bagai cahaya , sejak dulu terasa biasa saja namun mengapa hari ini hatiku berdesir ". Ungkap Dokter Reinhard seraya menyetir mobil .


Minda memantau keadaan Putri Andara namun masih belum bangun dari tidurnya.


Keesokan harinya , Minda ketiduran karena merasa kelelahan dalam semalaman menjaga Putri Andara.


" Minda ? tumben sekali dia masih tidur di jam segini. Ahh , mumpung dia tidur mending aku mandi ajah deh ". Gumam Putri Andara.


Hari ini Pangeran Mahkota akan tiba di Istana Kerajaan Kencana , semua siap menyambutnya di halaman Istana . Bahkan banyak pejabat dan para menteri yang menunggu kedatangannya termasuk Gubernur Albiru.


Mobil yang di kendarai oleh Pangeran Mahkota telah tiba , semua orang bersorak gembira .


Putri Andara diam - diam merasa penasaran seperti apa wajah Pangeran Mahkota atau lebih tepatnya lagi kakak kandungnya.


" Astaga , mengapa anak Raja Erlangga ini sangat tampan dan cantik . Bahkan Indira termasuk cantik juga sih . Heran deh pada Zaman kuno ini ? tapi kali ini aku sangat menikmati peran menjadi Putri Andara , sangat menyenangkan ". Gumam Putri Andara .


Dia memantau dari lantai atas tepatnya di balkon kamarnya.


Gubernur Albiru memang berada di Istana namun tidak bergabung dalam keramaian . Tentu saja dia lebih memilih tempat yang tenang hingga secara tak di sengaja melihat ke arah Putri Andara.

__ADS_1


__ADS_2