Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Terpanah


__ADS_3

Putri Indira berdecak kesal karena dalam perlombaan 2 hari berturut - turut di menangkan olehnya.


" Kakak pokoknya aku tidak mau dia memenangkan perlombaan lagi dan sepertinya dia diam - diam merayu Albiru dasar ****** tidak tahu diri ". Kesal Putri Indira.


" Apa faedahnya kamu berdecak kesal seperti ini ". Sahut Pangeran Erik.


" Daripada kakak yang hanya berdiam diri saja tidak melakukan tindakan apa - apa ?". Protes Putri Indira.


" Aku hanya menunggu waktu yang tepat saja , dia terlalu bahaya untuk Ibu karena mengetahui rahasia yang besar ". Ungkap Pangeran Erik .


" Apa !! Dia mengetahui rahasia ibu !! lalu bagaimana ". Panik Putri Indira .


" Diamlah , kamu tidak perlu tahu karena bisa gagal jika terlalu ikut campur ". Kata Pangeran Erik.


Pada hari ke 4 barulah Pangeran Erik merencanakan hal yang buruk terhadap Putri Andara , secara kebetulan hari ini juga bertepatan dengan adanya perlombaan berburu yang terbanyak maka dialah pemenang .


Seluruh Pasukan yang di datangkan oleh Pangeran Erik akan bersiap untuk menjalankan aksinya .


" Putri ? kita akan berburu apa hari ini ". Tanya Albina.


" Entahlah , aku tidak tahu hewan apa saja yang harus kita bawa . Andai saja ada sapi gemuk pasti bakalan bisa menang ." Kata Putri Andara.


" Sapi ? Mana ada sapi hidup bebas di hutan pegunungan ini ". Heran Albina .


" Ya kan kali aja ada ? punya orang yang lagi lari gitu ". Jawaban Putri Andara membuat Albina kebingungan.


Pangeran Mahkota bersama pengawal pribadinya untuk berburu di hutan terdalam sedangkan Gubernur Albiru berada di tengah - tengah hutan .


Bagi Wanita yang ingin berburu hanya di perbolehkan di sekitar tempat aman saja tidak boleh melewati batas yang telah di tandai .


" Sepertinya target sudah di depan mata ". Bisik para pesuruh Pangeran Erik .

__ADS_1


" Bagus , kita harus membuat mereka keluar dari perbatasan itu dan jangan membuatnya lolos ". Kata salah satu pesuruh itu .


" Tapi menurut tuan muda , salah satu dari mereka merupakan kekasihnya . Kira - kira yang mana ". Bingung .


" Yang satu sangat cantik dan satunya juga cantik , sayang sekali jika membunuhnya begitu saja ". Kata pesuruh itu sambil berpikir kotor .


Nampaknya Albina merasakan sesuatu yang akan terjadi padanya dan Putri Andara .


" Gawat !! sepertinya di semak - semak itu ada bahaya yang sedang menarget kita ." Gumam Albina .


Putri Andara melihat seekor kijang yang gemuk seperti kambing tentu saja tanpa berpikir panjang dia mengejarnya .


" Ahh Putri hati - hati ". Teriak Albina .


Para pesuruh itu mendengar suara teriakan Albina .


" Kata tuan muda yang kita lenyapkan adalah seorang Putri , jangan - jangan yang tadi mengejar seekor kijang itu ." Tebaknya .


" Ayo kita kejar ".


" Pikiranku sangat tidak enak !! Bagaimana jika terjadi sesuatu diantara kita ". Gumam Albina dengan lirih.


Tanpa melihat tanda yang dilarang untuk melintasi tempat tertentu dan ternyata Putri Andara melampauinya .


Albina seketika terkejut bukan main dan segera mengejar Putri Andara yang saat ini lumayan jauh jaraknya.


" Putri Andara !!". Teriaknya hingga menggema di dalam hutan .


Mereka berdua telah melintasi hutan yang terlarang bahkan kemungkinan marabahaya sedang menantinya .


*Jleb*

__ADS_1


" Ahhh !!". Teriak Putri Andara.


Albina dengan cepat menghampiri Putri Andara yang saat ini dada atasnya terkena panah .


" Pu--putri ? Apa yang terjadi padamu dan siapa yang berani melakukan ini padamu ". Kata Albina.


" Sepertinya ada yang berniat untuk membunuhku ". Kata Putri Andara .


Tubuh Putri Andara seketika memucatt karena darah yang mengucur dengan deras tidak bisa berhenti .


Albina merobek kain bajunya untuk menghentikan aliran darah Putri Andara yang begitu derasnya .


" Albina , maafkan aku yang tidak mendengarkanmu . Sepertinya kita dalam bahaya saat ini , pergilah Albina ." Titah Putri Andara .


" Tidak !! Aku tidak akan pergi meskipun kamu memintaku untuk pergi !!". Kata Albina dengan histeris .


" Pergilah Albina !! kamu akan celaka !!." Teriak Putri Andara .


" Hiks.. Hiks... Putri jangan memaksaku lagi jika kamu mati maka akupun aku demikian ". Gumam Albina sembari memeluk Putri Andara .


Wajah Putri Andara semakin memucat dan tubuhnya melemas .


Para pesuruh Pangeran Erik segera datang menghampiri Putri Andara dan Albina.


Baju Putri Andara bersimbah darah bahkan demikian dengan Albina yang sejak tadi memeluk Putri Andara .


" Hahahaha para gadis manis ? ckckckck lihatlah mereka ini sungguh kasihan sekali ". Kata salah satu pesuruh itu .


" Aku kira kamu hewan buruan eh ternyata wanita cantik dan sangat cantik ".


" Jangan mendekat !! ". Ketus Albina .

__ADS_1


" Hahahaha bawa dia ".


Saat ini Albina ditarik paksa agar menjauh dari Putri Andara , sedangkan Putri Andara langsung berdiri sekuat tenaga dengan memasang gaya kuda - kuda untuk melawan beberapa pria yang mengincarnya .


__ADS_2