Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Spesial Episode terakhir


__ADS_3

Hari ini Sasa di perbolehkan untuk pulang oleh pihak rumah sakit , namun sepertinya Sasa kebingungan karena harus pulang kemana .


Keluarga dari Albian , pria yang menabrak Sasa datang menjemputnya .


" Nak , apakah kamu sudah siap untuk pulang". Kata seorang wanita setengah baya .


" Ibu ? ". Kata Sasa .


Wanita itu tersenyum dan mendekat ke arah Sasa sambil memeluk tubuhnya .


" Iya sayang , bagaimana keadaanmu saat ini apakah lebih baik ".


" Kepalaku masih agak pusing ibu ". Keluh Sasa .


Sosok wanita yang di panggil ibu oleh Sasa merupakan wanita mirip madam fi yang tak lain adalah ibu dari gubernur Albiru.


" Ini , mengapa aku seakan - akan berada di dalam keluarga Ningrat . Albiru itu Albian dan apakah wanita ini adalah ibu Albian itu , sungguh sangat kebetulan ". Gumam Sasa dalam hatinya.


Kemudian Nuri datang menjenguk Sasa yang akan di bawa pulang oleh keluarga si penabrak Sasa .


" Sasa ?". Panggil Nuri .


" Nuri ." Langsung memeluk Nuri dengan erat.


" Aku tidak menyangka bahwa ada keajaiban seperti ini , Sasa maafkan aku ya ." Kata Nuri.


" Loh , kok minta maaf sih . Yang seharusnya minta maaf itu aku ".


Nuri menatap ke arah wanita yang mendampingi Sasa .


" Nur, ini ibu aku ?". Kata Sasa .


" Ibu kamu ? Jadi kamu sudah menikah dengan tuan Albian ya ". Kata Nuri yang mengejutkan .


" Apa maksut kamu ?".


" Ibu ini adalah ibu dari tuan Albina yang menabrak kamu itu Lo sa ". Jelas Nuri .


Dalam perjalanan menuju rumah keluarga Albian , Ibu Albian membawa Sasa pulang ke rumahnya .


Nuri maupun Sasa terkejut begitu sampai di rumah yang sangat besar bahkan seperti Istana .


" Rumah ini ? Bahkan sangat mirip sekali dengan Istana Kencana ". Gumam Sasa di dalam hati .


Sasa tidak menyangka jika apa yang pernah di lalui olehnya menjadi sangat nyata.


" Ayo masuk ." ajak ibu Albian .


Sasa berani menebak jika di dalam pasti Albian memiliki adik perempuan seperti layaknya Albina yang menjadi adik kandung gubernur Albiru di masa kuno .


Ketika memasuki rumah , Sasa tercengang melihat wajah Pangeran Mahkota yang tak kalah tampan dari Albian .


" Nak Sasa , ini adalah putra pertamaku ". Kata Ibu Albian .


Pria yang wajahnya mirip Pangeran Mahkota segera menyambut kedatangan Sasa.

__ADS_1


" Kamu Sasa kan ? Sungguh keajaiban memihakkmu , dokter hampir saja mengumumkam kematianmu tapi Albian tidak mengijinkannya karena dia percaya jika kamu pasti akan sadar pada akhirnya ". Ungkapnya .


Sejak tadi , Nuri tidak berhenti menatap ke arah pria yang wajahnya mirip dengan Pangeran Mahkota .


" Andre ? Dimana Albian ". tanya Ibu mereka .


" Albian keluar sebentar ibu katanya ingin menyiapkan surprise buat calon istrinya ". Kata Andre.


Sasa langsung penasaran siapa calon istri Albian .


Ibu Albian meminta pembantu untuk membawa Sasa ke dalam kamar .


" Mengapa bukan Minda saja ." Kata Sasa dalam hati .


Pembantu yang mengantar Sasa terkejut karena yang di tuju Sasa adalah kamar Albian .


" Nona itu kamar tuan Albian ". Kata Pembantu .


" Astaga sa , kamu mau bobok sama tuan Albian ya duhh entar dulu jangan ngebet deh . Minimal nikah dulu lah kalian ". Kata Nuri .


" Mana mungkin , Tuan Albian sudah memiliki calon istri ".


Sasa mengira jika kembali ke dunia asal tidak akan sebahagia di jaman kuno namun ternyata dugaannya salah , akibat peristiwa kecelakaan yang menimpanya itu ada sosok keluarga yang mau bertanggung jawab penuh .


" Nuri !! ". Teriak Sasa saat bercermin di kaca almari kamar .


" Ya ampun sasa kenapa teriak - teriak sih ". Panik Nuri .


" Wajahku ? Itu wajahku kan , gak salah kan nur ". Kata Sasa .


" Mereka yang merawatku ? ". Masih tidak percaya .


" Ya , aku saksinya kok ". Ucap Nuri untuk memastikan .


Albian datang menghampiri Sasa di dalam kamarnya , Nuri segera keluar agar tidak menganggu keduanya .


Degup jantung Sasa berdetak tak karuan saat melihat Albian di depannya bahkan mungkin dapat di dengar oleh Albian langsung .


" Bagaimana keadaanmu sekarang ?". Tanya Albian .


" Aku -- aku sudah merasa baikan tuan ". Jawab Sasa .


Albian mendekat ke arah Sasa untuk mengatakan sesuatu.


" Jangan panggil aku tuan , kamu bukan pembantu ." Kata Albian .


" Lalu aku harus memanggil apa ".


" Mas , kakak atau sayang juga boleh ". Kata Albian .


Sasa tercengang kala mendengar perkataan yang mengejutkan .


" Baiklah , aku akan memanggilmu ---- ". Belum selesai berbicara terpotong oleh sahutan Albian .


" Panggil aku sayang , oke . Besok kita akan menikah ".

__ADS_1


" Apa !! Me -- menikah , besok !?". Sasa benar - benar terkejut bukan main .


" Iya , besok . tidak ada penolakan dan semua persiapan sudah aku siapkan , aku pergi dulu jaga dirimu baik - baik . Ingat besok kita menikah ". Ucap Albina .


Sasa benar - benar tidak mengerti dengan perjalanan hidupnya .


" Tetap saja seperti di jaman kuno , Putri Andara menikah dengan Gubernur Albiru dan sekarang aku anggap pernikahan ini adalah sebagai pengulangan saja bahkan ketika aku melahirkan pasti bayinya perempuan ." Tebak Sasa.


Keesokan harinya , Sasa telah selesai di make over oleh MUA terkenal sehingga penampilannya sangat memukau dan sangat cantik .


Wajah Sasa sangat mirip dengan Putri Andara di jaman kuno .


Semua orang menatap Sasa seakan mengagumi kecantikan yang di miliki olehnya .


" Sudah siap ?". Kata Albian .


Upacara pernikahan telah di laksanakan dengan sakral dan kini Sasa telah resmi menjadi istri Albian .


Albian mengajak Sasa ke dalam kamar untuk beristirahat agar tidak kelelahan .


" Kamu istirahatlah dulu karena nanti aku akan mengajakmu bekerja ". Kata Albian .


" Berkerja apa ?". tanya Sasa.


" Nanti juga pasti tahu ". Kata Albian yang langsung pergi begitu saja .


Sasa langsung menebak jika nanti malam pasti akan melewati malam yang menyakitkan itu lagi .


" Jika di jaman itu aku merasakan betapa sakitnya melakukan hubungan intim bagaimana jika real di dunia asliku , astaga mengapa aku jadi takut ". Gumam Sasa .


Malam sudah tiba , Sasa masih dalam keadaan ketakutan namun segera di redam karena Albian sudah datang menghampirinya .


" Bagaimana ? apakah kamu sudah siap bekerja denganku ". Goda Albian di sertai senyuman yang memikat Sasa.


" Itu ? apakah maksut kamu bekerja untuk membuat anak ." Tebak Sasa.


" Cukup pintar ".


Albian langsung menarik pinggang Sasa dan menggendongnya .


" Ehh mau di bawa kemana aku ". Protes Sasa.


Albian melempar tubuh sasa dengan perlahan dan menindihnya .


" Bolehkah aku melakukannya sekarang ". Bisik Albian di cuping telinga Sasa .


Sasa memejamkan kedua matanya sambil menganggukan kepalanya dengan lembut.


Malam yang panas telah di lalui oleh kedua pasangan yang baru saja resmi menjadi sepasang suami istri .


---------------------- Tamat -----------------------------


Terima kasih telah mengikuti hingga sampai episode terakhir ❤️❤️❤️


Jangan lupa beri dukungan pada Novel berjudul Menjadi Putri Cantik ini ya ❤️❤️🌼🌼🌼❤️❤️.

__ADS_1


__ADS_2