
Karena terlalu lama bermain air kini Putri Andara merasakan jika tubuhnya mulai tidak enak .
Minda khawatir karena tubuh Putri Andara begitu panas .
" Aku tidak apa Minda , sebaiknya aku istirahat saja ". Kata Putri Andara.
" Tapi tubuhmu sangat panas sekali Putri ". Panik Minda.
Minda selalu siap siaga berada di samping Putri Andara .
" Albiru ? ". Lirih Putri Andara yang ternyata mengigau.
Minda seketika langsung semakin panik pasalnya tubuh Putri Andara semakin panas saja dan segera bergegas mengambil air hangat untuk mengompres .
" Putri ? Astaga , ada apa dengannya . Bahkan terus menerus memanggil nama Gubernur Albiru ". Gumam Minda.
Pagi harinya , Minda terlihat kelelahan hingga tertidur di sebelah Putri Andara .
" Minda ? Aduh kenapa jidatku di tempelin kain sih ". Heran Putri Andara .
Putri Andara membangunkan Minda namun sepertinya dia terlalu lelah sehingga tidurnya sangatlah nyenyak .
Udara pagi ini sangat sejuk karena kemungkinan cuaca mendung hingga menciptakan suasana yang dingin dan merilekskan tubuh .
Putri Andara sudah lama tidak pergi berkunjung ke kamar Raja Erlangga takutnya dia masih mengkonsumsi obat yang dilarang atau menyebabkan overdosis.
" Andara ? " . Kata Raja Erlangga.
__ADS_1
" Ayah , maaf jika aku kemari mengejutkanmu. Aku hanya ingin melihat ayah saja ". Gumam Putri Andara .
" Duduklah nak , ayah tidak apa ? Oh iya dua hari lagi akan ada acara tahunan mungkin kamu tidak akan pernah ikut karena keadaan tubuhmu yang begitu lemah tidak bisa pergi ke tempat yang dingin ". Kata Raja Erlangga .
" Tempat yang dingin . Ayah , jika semua ikut mengapa aku tidak ". Kata Putri Andara.
" Disana sangat dingin ketika malam hari apakah kamu sanggup untuk menahan rasa dingin itu ".
" Banyak perlengkapan untuk menghangatkan tubuh Ayah , kali ini aku akan ikut denganmu bersama yang lain tapi di rahasiakan dulu ". Pintanya.
" Pikirkanlah dengan baik ".
" baik ayah ".
Dokter Reinhard tidak ikut dalam acara tahunan yang di adakan oleh Istana karena mengetahui jika Putri Andara tidak ikut dalam acara itu.
Albina datang ke Istana untuk menggoda Pangeran Istana karena belakangan ini sedikit urusan hingga tidak bisa pergi ke Istana .
" Duhh kenapa mesti ketemu sama pangeran Erik dulu sih ahh mana nyebelin lagi ". Gumam Albina di dalam hatinya.
Pangeran Erik menghampiri Albina dan mulai merayu agar mendapatkan perhatiannya.
" Aku harus mendapatkan Albina bagaimanapun caranya ". Ucap Pangeran Erik di dalam hatinya .
Namun ucapan itu dapat terbaca oleh Albina sehingga tanpa terduga membuatnya semakin ilfeel .
" Mau mendapatkan aku ya ? Hah , aku kerjai dulu boleh lah mumpung dia lagi mengharap perhatian dariku meski sebenarnya malas ngadepinnya ". Kata Albina dalam hati .
__ADS_1
Albina mulai mengatur rencana untuk mengerjai Pangeran Erik.
" Ahh Pangeran Erik , aku rasa wajahmu sedikit aneh hari ini ya ". Kata Albina .
" Aneh ? Memang kenapa dengan wajahku , tampan ya ". Kata Pangeran Erik .
" Sungguh sangat tampan tapi agak sedikit berkurang sih , itu kulit wajahmu sedikit kering dan tidak sehat jadi terlihat seperti orang yang sedang sakit ." Ucap Albina .
" Apa kamu bilang ? Se -- seperti orang sakit ".Pangeran Erik terkejut.
" Iya , sebaiknya rajinlah berendam di air Pangeran Erik agar kulit wajahmu menjadi bernutrisi dan makan buah yang banyak jika bisa sebanyak - banyaknya . Lihatlah kulit wajahku bukankah sangat halus ". Kata Albina .
" Terima kasih atas saran darimu , baiklah aku akan menjalankan dengan apa yang kamu katakan. Tapi aku masih tampan kan ." Imbuhnya .
Albina merasa ingin memuntahkan isi di dalam perutnya karena rasa kepercayaan diri Pangeran Erik membuatnya tidak enak.
Selepas kepergian Pangeran Erik barulah Albina bersorak gembira .
" Berhasil saatnya mencari Pangeran Tampan ku yang sesungguhnya ." Gumam Albina .
Saat ini Pangeran Mahkota sedang duduk bersantai ria di taman belakang Istana sambil menikmati teh .
" Pangeran bisakah aku duduk disini denganmu ?". Kata Albina.
Perkataan Albina tidak di jawab namun tidak berhenti begitu saja , Albina tetap berusaha dan terus berusaha .
" Pangeran Mahkota tidak menjawab ku itu berarti tidak apa - apa jika duduk disini ". Gumam Albina .
__ADS_1
Kebetulan Jonathan lewat dan di ketahui oleh Albina .
" Kesempatan untukku jika Pengawal pribadi Yang mulia melihatku lebih dekat dengan Pangeran Mahkota maka kemungkinan akan ahh memang hari yang baik ". Kata Albin di dalam hatinya sambil tersenyum .