Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Kemarahan Gubernur


__ADS_3

Pangeran Erik kali ini ingin melihat seperti apa keadaan Putri Andara yang sudah menderita tidak ada yang menghiraukannya .


Langkah kakinya membuat Putri Andara seketika terbangun dari tidurnya .


" Apa kabar Andara ? Bagaimana keadaanmu saat ini , hmm sudah merasakan betapa sakitnya tidak ada yang menghiraukan bahkan tidak ada juga yang berusaha mencarimu ckckck sungguh kasihan sekali ." Kata Pangeran Erik .


" Aku tidak perduli ". Jawabnya dengan songong .


" Hahaha dalam keadaan seperti ini kamu masih songong ".


Pangeran Erik mendekati Putri Andara dan meraih dagu yang indah itu dengan kasar .


Namun sebelum mengatakan sesuatu , Putri Andara malah menyemburkan air liurnya seperti biasa .


Akibatnya , Pangeran Erik murka dan mengamuk hingga menyiksa Putri Andara.


Pada saat penyiksaan itu terjadi , datanglah Gubernur Albiru yang langsung bergantian menghajar Pangeran Erik tiada hentinya .


Pukulan demi pukulan membuat Pangeran Erik lemah dan hampir saja akan di buat tidak bernyawa akibat meluapnya emosi Gubernur Albiru .


Beruntung ada Bramana yang segera datang untuk mencegah Gubernur Albiru membunuh Pangeran Erik .


" Albiru , Albiru !! Hentikan , heii Albiru. Ayah mohon jangan seperti ini . Kamu tahu dia siapa ?". Ucap Bramana .


" Aku tidak perduli ayah !! Aku akan membunuhnya bahkan tidak akan memberinya ampun lagi , aku sudah mengatakan sebelumnya pada ayah bukan . Ternyata malah melindunginya !!". Tekan Gubernur Albiru .


" Aku memang salah tapi jangan seperti ini ? dia adalah kakakmu !!". Pekik Bramana .


" Sudah ku katakan , aku tidak memiliki saudara kejam sepertinya yang telah menyiksa wanita yang aku cintai ". Geram Gubernur Albiru.


Putri Andara tidak sadarkan diri akibat cambukan kasar yang menggila oleh Pangeran Erik .

__ADS_1


Sedangkan Pangeran Erik pun demikian , hampir tidak sadarkan diri akibat amukan dari Gubernur Albiru yang menggila bahkan tidak ada ampun .


Bramana sempat terkena pukulan Gubernur Albiru karena mengalangi serangan yang akan di lakukan pada Pangeran Erik .


" Aku tidak akan membiarkan dia membunuh Andara , cukup Ratu Eliza yang menjadi korban akibat kejahatan dia dan ibunya ". Teriak Gubernur Albiru sambil menendang tubuh Pangeran Erik dengan kasar .


Gubernur Albiru bersimpuh bahkan menangis tersedu - sedu melihat keadaan dari Putri Andara yang di penuh luka dan darah mengucur .


Perlahan mendekatinya dan segera membawa pergi dari tempat penyiksaan itu.


Bramana pun juga terhanyut bahkan tak sadar meneteskan air matanya karena melihat ketulusan putranya terhadap Putri Andara yang mengingatkan pada ketulusan hatinya pada Ratu Eliza .


Dengan keadaan Putri Andara saat ini , dendam gubernur Albiru semakin menggebu bahkan dia akan membalaskannya pada Pangeran Erik ataupun Ratu Bianca.


" Aku akan menghancurkan hidup kalian semua !!". Murka Gubernur Albiru.


Dia membawa Putri Andara ke kediamannya sendiri seraya merawat sampai pulih .


Kondisi Putri Andara memang sangat mengenaskan , Kulit putihnya yang mulus semakin memar bahkan yang sebelumnya masih nampak berwarna keunguan .


Luka tusuknya sangat dalam , namun Putri Andara begitu kuat menahan rasa sakit itu .


" Tuan Muda , Dokter sudah datang ". Kata pelayan .


" Persilahkan dia masuk ". Jawab Gubernur Albiru .


Dokter kepercayaan Gubernur Albiru sangat terkejut melihat keadaan Putri Andara yang mengenaskan , dia mengira ini adalah perlakuan dari Gubernur Albiru .


" Tolong periksa dia bahkan berikan perawatan yang terbaik , jangan mengecewakan aku ". Kata Gubernur Albiru.


" Baik gubernur ."

__ADS_1


Dokter itu berpikir lagi , kemungkinan telah salah paham pada Gubernur Albiru .


Setelah mengobati luka tusuk dengan baik , Dokter menyarankan untuk mengoles kulit Putri Andara dengan salep agar bekas cambukan memudar .


" Terima kasih dokter ". Ucap Gubernur Albiru


Sebelum pergi , Dokter ingin memberitahu informasi penting pada Gubernur Albiru.


" Ada apa dok !". Kata Gubernur Albiru dengan menatap penuh selidik .


" Wanita yang terluka itu apakah istri anda ". Tanya Dokter .


" Benar , dia adalah Istriku yang sempat di culik bahkan di siksa hampir mati oleh orang kejam ". Jelas Gubernur Albiru .


" Gubernur , Istrimu sedang hamil muda bahkan kandungannya sangat lemah kemungkinan karena kurang nutrisi makanan yang cukup maka ku tambahkan vitamin dan suplemen ini untuknya ". Jelas Dokter.


Mendengar hal itu , raut wajah gubernur Albiru seketika langsung berubah yang semula penuh dendam dan amarah kini berganti suka cita kebahagiaan .


" Benarkah dok , dia hamil ". tanya Gubernur Albiru untuk meyakinkan dirinya sendiri .


" Semoga saja kandungannya baik - baik saja karena aku melihat istrimu bukan wanita sembarangan , dia begitu kuat ". Gumam dokter .


" Dia adalah Putri Andara ".


" Putri Andara ? Anak Raja Erlangga ". Kejut Dokter .


" Benar , semua orang hanya mengenal namanya tidak wajahnya ".


Rasa penasaran dokter itu pada akhirnya terpecahkan , selama ini ingin sekali tahu bagaimana rupa dari Putri Andara yang kata orang - orang penyakitan namun sangat cantik .


" Luar biasa di pertemukan bahkan berjodoh dengan anda , selamat gubernur Albiru karena sebentar lagi akan memiliki seorang bayi kecil yang mungil ". Ucap Dokter .

__ADS_1


Setelah kepergian dokter , Gubernur Albiru menghampiri Putri Andara untuk melihat keadaannya .


__ADS_2